Berstatus sebagai tim tamu tak membuat Persiraja bermain defensif. Begitu laga dimulai, Fahrizal Dillah dan kawan-kawan langsung menekan pertahanan Persema.
Persema sendiri enggan terus-terusan ditekan. Melalui Yogi Saiful Rizal dan Pandi Widiarto, tuan rumah berusaha mengalirkan bola ke pertahanan Persiraja.
Usaha kedua tim untuk membongkar pertahanan lawan masih belum menemui hasil. 30 menit laga berjalan, tak ada satupun peluang emas yang diciptakan kedua tim.
Persema harus bermain dengan 10 orang sejak menit 30. Pandi Widiarto harus meninggalkan lapangan usai mendapat kartu merah. Gelandang muda Persema dianggap wasit Daryanto melakukan pelanggaran keras terhadap Muchlish Nakata.
Kehilangan seorang pemain, permainan Persema kian tumpul. Umpan-umpan yang dilepaskan penggawa Laskar Ken Arok kerap tak menemui sasaran.
Di babak kedua, Persiraja berusaha tampil lebih agresif. Usaha mereka membuahkan hasil kala laga babak kedua baru berlangsung semenit.
Pergerakan Fahrizal Dillah, yang berhasil masuk kotak penalti Persema, bisa dihentikan kiper Persema, Ruhanda Merdiyansa. Namun, bola bergulir ke Nurul Zikra, yang dengan mudah menceploskan bola ke gawang yang telah kosong.
Menit 48, Persiraja sukses mencetak gol. Namun, gol Fahrizal Dillah dianulir karena berada dalam posisi offside.
Dua menit kemudian, Persiraja akhirnya sukses menggandakan keunggulan mereka. Tendangan bebas Fitra Ridwan gagal diantisipasi Ruhanda dan menembus pojok kanan bawah gawang Persema.
Kebobolan dua gol, para penggawa Persema berusaha bangkit. Mereka mulai berani untuk bermain menyerang. Beberapa kali pergerakan anak asuh Rudi Hariantoko ini merepotkan barisan pertahanan tim tamu.
Asyik menyerang, Persema justru kembali kebobolan. Menit 68, sundulan Septi Hariansyah gagal diantisipasi Ruhanda. Namun, gol tersebut dianulir karena Septi dinilai telah berada dalam posisi offside.
Menit 75, Persiraja memiliki peluang menambah pundi-pundi gol mereka melalui tendangan penalti. Sayang eksekusi Erik Sahputra masih bisa ditepis Ruhanda. Upaya rebound kapten tim Persiraja ini juga gagal karena bola masih membentur mistar gawang.
Semenit kemudian, gawang Ruhanda akhirnya bobol. Kali ini Septi Hariansyah berhasil menaklukkan penjaga gawang andalan tuan rumah itu.
Sepanjang sisa laga, kedua tim tampil menyerang. Namun, sampai laga usai, tak ada tambahan gol yang tercipta. (den/mac)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Pelatih Persema Akui Salah Menilai Persiraja
Bola Indonesia 6 Juli 2013, 18:56
-
Raih Kemenangan Away Perdana, Persiraja Bersuka Cita
Bola Indonesia 6 Juli 2013, 18:32
-
Review IPL: Persiraja Sukses Tumbangkan Laskar Ken Arok
Bola Indonesia 6 Juli 2013, 17:04
-
Bola Indonesia 6 Juli 2013, 16:18

-
Rasyid Dipanggil Perkuat Timnas U-23
Tim Nasional 6 Juli 2013, 16:12
LATEST UPDATE
-
Nasib Sial AC Milan di San Siro
Liga Italia 23 Februari 2026, 06:12
-
Runtuhnya Rekor Unbeaten AC Milan di Tangan Parma
Liga Italia 23 Februari 2026, 06:09
-
Rapor Pemain Barcelona vs Levante: Cancelo Gemilang, De Jong Memukau
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 05:31
-
Marah-Marah Saat Diganti, Lamine Yamal Malah Dapat Pujian dari Hansi Flick
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 05:26
-
Liverpool Menang Sih, Tapi Memang Main Buruk Lawan Nottingham Forest
Liga Inggris 23 Februari 2026, 05:18
-
Hasil AS Roma vs Cremonese: Gawang Emil Audero Diberondong Tiga Gol
Liga Italia 23 Februari 2026, 04:59
-
Tottenham vs Arsenal 1-4: Panggung Pembuktian Pemain dan Karakter Juara Meriam London
Liga Inggris 23 Februari 2026, 04:50
-
Man of the Match AC Milan vs Parma: Mariano Troilo
Liga Italia 23 Februari 2026, 02:59
-
Man of the Match Tottenham vs Arsenal: Viktor Gyokeres
Liga Inggris 23 Februari 2026, 02:42
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09























KOMENTAR