Pada pertandingan ini, Arema Cronus langsung mengambil inisiatif serangan sejak awal laga. Namun, hal ini tak membuat Pelita Bandung Raya keder.
Alih-alih hanya bertahan selazimnya tim tandang, Pelita Bandung Raya bermain terbuka. Bahkan, beberapa kali serbuan Gaston Castano dan kawan-kawan merepotkan lini belakang tuan rumah.
Tampil di hadapan pendukungnya, Arema ogah dipermalukan sedemikian rupa. Melalui Hendro Siswanto dan Arif Suyono, mereka coba balik menekan pertahanan PBR.
17 menit laga berjalan, Arema sukses memimpin. Berawal dari kesalahan lini belakang PBR membuang bola, Beto Goncalves, yang tak terkawal, melepas sepakan keras. Deniss Romanovs berupaya melompat menepis bola. Namun, upaya Romanovs gagal menyelamatkan gawangnya.
Unggul satu gol, para penggawa Arema kian bernafsu menambah keunggulan mereka. Menit 20, Dendi Santoso dan Thierry Gathuessi bergantian mengancam gawang Romanovs.
PBR mendapat peluang emas menyamakan kedudukan melalui eksekusi penalti Gaston Castano menit 22. Penalti ini diberikan wasit Handri Kristianto menyusul pelanggaran Victor Igbonefo pada penyerang asal Argentina ini di kotak penalti.
Sayang, Gaston gagal memanfaatkan peluang emas ini menjadi gol. Sepakan kapten PBR ini justru melambung di atas mistar gawang Arema.
Gagalnya sepakan penalti Gaston membuat motivasi penggawa Arema berlipat. Serbuan demi serbuan mereka membuat lini belakang PBR pontang-panting.
Menit 35, Hermawan nyaris membobol gawang Meiga melalui sebuah sepakan spekulasi dari sisi kanan pertahanan Arema. Beruntung bagi tuan rumah, Meiga berhasil menepis bola yang mengarah ke pojok kiri atas gawangnya.
Menerima umpan matang David Laly di depan gawang, Musafri sempat mengancam gawang Arema di akhir babak pertama. Namun, eks pemain Arema Indonesia ini gagal mencetak gol karena bola lebih dahulu dibuang barisan belakang Arema Cronus.
Di awal babak kedua, PBR langsung tancap gas. Mengandalkan umpan-umpan jauh, anak asuh Dejan Antonic ini berupaya memecah kebuntuan serangan mereka.
Upaya ini sempat membuahkan hasil pada menit 48. Namun, sepakan Kim Kurniawan masih melambung tipis di atas mistar gawang Meiga.
Empat menit berselang, giliran Gaston mendapat peluang emas ketika menerima umpan Hermawan di kotak penalti Arema. Namun, buruknya kontrol Gaston membuat bola terlepas.
Menambah kekuatan lini tengahnya, PBR melakukan pergantian pemain di menit 57. David Laly ditarik dan digantikan Wawan Febrianto. Usai ditarik, Laly berjalan gontai ke ambulans yang berada di tepi lapangan.
Sementara, Arema juga melakukan pergantian. Arif Suyono yang sudah kehabisan nafas ditarik dan diganti Gustavo Lopez.
Menit 63, PBR memasukkan Bambang Pamungkas untuk memperkuat lini depan mereka. Pemain yang karib disapa Bepe ini menggantikan Agus Indra.
Masuknya Bepe belum mampu mengubah kedudukan. Pasalnya, serangan-serangan Persib selalu kandas di lini tengah Arema.
Berupaya menambah gol, Arema memperkuat lini penyerangan mereka. Irsyad Maulana dimasukkan pada menit 72 menggantikan Dendi Santoso.
Upaya ini berbuah manis. Melalui skema serangan balik, Arema menggandakan keunggulan mereka. Kali ini, giliran Gustavo Lopez yang mencetak gol ke gawang Romanovs.
Tak mau lini tengahnya kedodoran, Pelatih PBR, Dejan Antonic memasukkan Anggo Julian. Mantan penggawa Arema Indonesia ini masuk menggantikan Gaston Castano di menit 76.
Menit 78, PBR harus bermain dengan sepuluh orang. Boban diusir wasit, setelah menerima kartu kuning kedua, akibat melanggar Irsyad Maulana.
Semenit kemudian, Arema memperbesar keunggulan mereka. Memanfaatkan serangan balik cepat, Beto Goncalves menaklukkan Romanovs dengan tendangan chipnya.
Sukses menambah keunggulan mereka, para penggawa Arema terus mengurung pertahanan tamunya. Namun, sampai wasit meniup peluit panjang, tak ada gol tambahan tercipta. (den/pra)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Review: Blunder Reina Buang 3 Poin Napoli
Liga Italia 19 April 2014, 22:39
-
Review: Livorno, Korban Streak Menang Kelima Milan
Liga Italia 19 April 2014, 22:11
-
Review: Inter Menangi 'Duel Eropa' vs Parma
Liga Italia 19 April 2014, 21:59
-
Bola Indonesia 19 April 2014, 21:13

-
Review ISL: PSM Berhasil Tahan Imbang Persipura
Bola Indonesia 19 April 2014, 17:30
LATEST UPDATE
-
Dipercaya Jadi Caretaker MU, Darren Fletcher: Ini Beneran Kan?
Liga Inggris 7 Januari 2026, 10:27
-
Burnley vs MU: Kobbie Mainoo Bisa Comeback?
Liga Inggris 7 Januari 2026, 10:16
-
Manchester United dan Ole Gunnar Solskjaer Semakin Dekat untuk Balikan
Liga Inggris 7 Januari 2026, 10:02
-
BRI Super League: Ze Valente Mencapai Tonggak Penting 100 Laga
Bola Indonesia 7 Januari 2026, 09:56
-
West Ham vs Nottingham Forest: Keterpurukan West Ham di Premier League 2025/26
Liga Inggris 7 Januari 2026, 08:55
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58
-
3 Kandidat Pengganti Enzo Maresca di Chelsea
Editorial 1 Januari 2026, 13:40





















KOMENTAR