Bola.net - Persebaya Surabaya happy ending di putaran pertama Indonesia Super League (ISL) 2014. Berjumpa PSM Makassar di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Jumat (2/5) sore, Greg Nwokolo cs menang 2-0. Gol pertama Persebaya dicetak Fandi Eko Utomo menit ke-17. Gol kedua hadir melalui Emmanuel Kenmogne menit ke-48.
Baru delapan menit babak pertama bergulir, Persebaya sudah mendapatkan peluang emas. Berasal dari umpan thru pass yang dikirimkan Greg Nwokolo ke Emmanuel Kenmogne, bola langsung dituntaskan lewat tembakan keras dari pemain yang akrab disapa Pacho tersebut. Sayang masih bisa ditepis kiper Komang Arya. Bola liar jatuh di kaki Fandi Eko Utomo. Tapi tendangan Fandi justru melambung di atas mistar.
Fandi akhirnya mencatatkan namanya pada papan skor di menit ke-17. Berawal dari umpan lambung Hasim Kipuw, Fandi menuntaskannya dengan tendangan first time kaki kiri. Persebaya leading 1-0. Setelah tertinggal, Juku Eja sejatinya meningkatkan serangannya. Sayangnya barisan penyerangnya kurang bertaji, support dari lini tengah pun kurang.
Peluang beruntun didapat pada menit ke-38 dan 40 lewat Kurniawan Karman dan Robertino Pugliara. Berawal dari serangan balik, Kurniawan Karman memberikan umpan lambung ke arah Andi Oddang. Sayang bola berhasil dipetik kiper Persebaya, Jandri Pitoy. Peluang Robertino didapat setelah ia mendapat umpan pendek Oddang. Akan tetapi sontekannya melenceng.
Crossing manis dilepaskan Novri Setiawan pada menit ke-41. Namun heading Pacho Kenmogne justru tipis di kiri gawang. Skor 1-0 bertahan hingga turun minum. Paruh kedua baru masuk menit ke-48, Persebaya memperbesar kedudukan menjadi 2-0 lewat Pacho Kenmogne. Meneruskan umpan terobosan Greg, tembakan Pacho bersarang di pojok kiri atas gawang Komang Arya.
Kebobolan dua gol menjadi tamparan bagi PSM. Mereka menaikkan tempo permainan, lebih agresif dan keras. Peluang diperoleh pada menit ke-54 saat umpan cantik disodorkan Ponaryo Astaman kepada Oddang. Apes, tandukan penyerang berusia 36 tahun itu justru membentur mistar gawang Jandri Pitoy.
Meski tampil lebih menyerang, PSM teramat lemah di lini depan. Padahal mereka membombardir pertahanan Persebaya dengan serangkaian peluang. Akan tetapi kombinasi penyerang Rahmad dan Abanda Rahman tak bisa berbuat banyak. Hingga menit ke-75, belum ada perubahan skor.
Pada menit ke-81, Pacho Kenmogne melepaskan tembakan dari jarah jauh. Sayang arah bola melenceng. Persebaya nampaknya berusaha mengamankan tiga poin. Itu dibuktikan dengan dimasukkannya dua pemain dengan tipikal bertahan, yakni Vava Mario Yagalo dan Zaenal Haq menit ke-84 dan 86. Skor 2-0 untuk keunggulan Persebaya bertahan hingga peluit panjang. (faw/dzi)
Baru delapan menit babak pertama bergulir, Persebaya sudah mendapatkan peluang emas. Berasal dari umpan thru pass yang dikirimkan Greg Nwokolo ke Emmanuel Kenmogne, bola langsung dituntaskan lewat tembakan keras dari pemain yang akrab disapa Pacho tersebut. Sayang masih bisa ditepis kiper Komang Arya. Bola liar jatuh di kaki Fandi Eko Utomo. Tapi tendangan Fandi justru melambung di atas mistar.
Fandi akhirnya mencatatkan namanya pada papan skor di menit ke-17. Berawal dari umpan lambung Hasim Kipuw, Fandi menuntaskannya dengan tendangan first time kaki kiri. Persebaya leading 1-0. Setelah tertinggal, Juku Eja sejatinya meningkatkan serangannya. Sayangnya barisan penyerangnya kurang bertaji, support dari lini tengah pun kurang.
Peluang beruntun didapat pada menit ke-38 dan 40 lewat Kurniawan Karman dan Robertino Pugliara. Berawal dari serangan balik, Kurniawan Karman memberikan umpan lambung ke arah Andi Oddang. Sayang bola berhasil dipetik kiper Persebaya, Jandri Pitoy. Peluang Robertino didapat setelah ia mendapat umpan pendek Oddang. Akan tetapi sontekannya melenceng.
Crossing manis dilepaskan Novri Setiawan pada menit ke-41. Namun heading Pacho Kenmogne justru tipis di kiri gawang. Skor 1-0 bertahan hingga turun minum. Paruh kedua baru masuk menit ke-48, Persebaya memperbesar kedudukan menjadi 2-0 lewat Pacho Kenmogne. Meneruskan umpan terobosan Greg, tembakan Pacho bersarang di pojok kiri atas gawang Komang Arya.
Kebobolan dua gol menjadi tamparan bagi PSM. Mereka menaikkan tempo permainan, lebih agresif dan keras. Peluang diperoleh pada menit ke-54 saat umpan cantik disodorkan Ponaryo Astaman kepada Oddang. Apes, tandukan penyerang berusia 36 tahun itu justru membentur mistar gawang Jandri Pitoy.
Meski tampil lebih menyerang, PSM teramat lemah di lini depan. Padahal mereka membombardir pertahanan Persebaya dengan serangkaian peluang. Akan tetapi kombinasi penyerang Rahmad dan Abanda Rahman tak bisa berbuat banyak. Hingga menit ke-75, belum ada perubahan skor.
Pada menit ke-81, Pacho Kenmogne melepaskan tembakan dari jarah jauh. Sayang arah bola melenceng. Persebaya nampaknya berusaha mengamankan tiga poin. Itu dibuktikan dengan dimasukkannya dua pemain dengan tipikal bertahan, yakni Vava Mario Yagalo dan Zaenal Haq menit ke-84 dan 86. Skor 2-0 untuk keunggulan Persebaya bertahan hingga peluit panjang. (faw/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jamu Arema, Persija Terancam Tanpa Ismed Sofyan
Bola Indonesia 2 Mei 2014, 21:16
-
RD Sebut Pemainnya Sempat Over Confidence
Bola Indonesia 2 Mei 2014, 18:08
-
Pelatih PSM Akui Persebaya Lebih Baik
Bola Indonesia 2 Mei 2014, 18:06
-
Hari Ini, Penggawa Arema Cronus Kembali Berlatih
Bola Indonesia 2 Mei 2014, 17:55
-
Review ISL: Persebaya Happy Ending di Putaran Pertama
Bola Indonesia 2 Mei 2014, 17:35
LATEST UPDATE
-
Alasan Persib Pilih Igor Tolic Jadi Penerus Era Emas Bojan Hodak
Bola Indonesia 26 Mei 2026, 05:26
-
Ini Alasan Di Balik Perpisahan Persib Bandung dan Bojan Hodak
Bola Indonesia 26 Mei 2026, 05:17
-
RESMI: Persib Ganti Bojan Hodak dengan Igor Tolic
Bola Indonesia 26 Mei 2026, 05:09
-
Piala Dunia 2026: Pesan Haru Gavi Setelah Masuk Skuad Spanyol
Piala Dunia 26 Mei 2026, 01:00
-
Juventus dan AC Milan Buang Tiket Liga Champions karena Tim Kecil
Liga Italia 25 Mei 2026, 23:34
-
Persib Bandung Ditinggal Bojan Hodak Usai Hat-trick Juara?
Bola Indonesia 25 Mei 2026, 19:12
-
Tyrell Malacia Ucapkan Salam Perpisahan untuk Fans Manchester United
Liga Inggris 25 Mei 2026, 18:52
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
























KOMENTAR