Baru delapan menit babak pertama bergulir, Persebaya sudah mendapatkan peluang emas. Berasal dari umpan thru pass yang dikirimkan Greg Nwokolo ke Emmanuel Kenmogne, bola langsung dituntaskan lewat tembakan keras dari pemain yang akrab disapa Pacho tersebut. Sayang masih bisa ditepis kiper Komang Arya. Bola liar jatuh di kaki Fandi Eko Utomo. Tapi tendangan Fandi justru melambung di atas mistar.
Fandi akhirnya mencatatkan namanya pada papan skor di menit ke-17. Berawal dari umpan lambung Hasim Kipuw, Fandi menuntaskannya dengan tendangan first time kaki kiri. Persebaya leading 1-0. Setelah tertinggal, Juku Eja sejatinya meningkatkan serangannya. Sayangnya barisan penyerangnya kurang bertaji, support dari lini tengah pun kurang.
Peluang beruntun didapat pada menit ke-38 dan 40 lewat Kurniawan Karman dan Robertino Pugliara. Berawal dari serangan balik, Kurniawan Karman memberikan umpan lambung ke arah Andi Oddang. Sayang bola berhasil dipetik kiper Persebaya, Jandri Pitoy. Peluang Robertino didapat setelah ia mendapat umpan pendek Oddang. Akan tetapi sontekannya melenceng.
Crossing manis dilepaskan Novri Setiawan pada menit ke-41. Namun heading Pacho Kenmogne justru tipis di kiri gawang. Skor 1-0 bertahan hingga turun minum. Paruh kedua baru masuk menit ke-48, Persebaya memperbesar kedudukan menjadi 2-0 lewat Pacho Kenmogne. Meneruskan umpan terobosan Greg, tembakan Pacho bersarang di pojok kiri atas gawang Komang Arya.
Kebobolan dua gol menjadi tamparan bagi PSM. Mereka menaikkan tempo permainan, lebih agresif dan keras. Peluang diperoleh pada menit ke-54 saat umpan cantik disodorkan Ponaryo Astaman kepada Oddang. Apes, tandukan penyerang berusia 36 tahun itu justru membentur mistar gawang Jandri Pitoy.
Meski tampil lebih menyerang, PSM teramat lemah di lini depan. Padahal mereka membombardir pertahanan Persebaya dengan serangkaian peluang. Akan tetapi kombinasi penyerang Rahmad dan Abanda Rahman tak bisa berbuat banyak. Hingga menit ke-75, belum ada perubahan skor.
Pada menit ke-81, Pacho Kenmogne melepaskan tembakan dari jarah jauh. Sayang arah bola melenceng. Persebaya nampaknya berusaha mengamankan tiga poin. Itu dibuktikan dengan dimasukkannya dua pemain dengan tipikal bertahan, yakni Vava Mario Yagalo dan Zaenal Haq menit ke-84 dan 86. Skor 2-0 untuk keunggulan Persebaya bertahan hingga peluit panjang. (faw/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jamu Arema, Persija Terancam Tanpa Ismed Sofyan
Bola Indonesia 2 Mei 2014, 21:16
-
RD Sebut Pemainnya Sempat Over Confidence
Bola Indonesia 2 Mei 2014, 18:08
-
Pelatih PSM Akui Persebaya Lebih Baik
Bola Indonesia 2 Mei 2014, 18:06
-
Hari Ini, Penggawa Arema Cronus Kembali Berlatih
Bola Indonesia 2 Mei 2014, 17:55
-
Review ISL: Persebaya Happy Ending di Putaran Pertama
Bola Indonesia 2 Mei 2014, 17:35
LATEST UPDATE
-
Marc Marquez Curhat Soal Sulitnya Lawan Alex Marquez, Harus Lupakan Status Saudara
Otomotif 8 Januari 2026, 13:21
-
Meski Cetak Dua Gol, Benjamin Sesko Dinilai Tak Layak Bela Man Utd
Liga Inggris 8 Januari 2026, 12:23
-
Jadwal Lengkap Serie A 2025/2026
Liga Italia 8 Januari 2026, 12:03
-
Kesempatan Emas Arsenal Perlebar Jarak Setelah Man City dan Villa Terpeleset
Liga Inggris 8 Januari 2026, 11:49
-
Ini Alasan Liam Rosenior Tak Pimpin Chelsea Saat Lawan Fulham
Liga Inggris 8 Januari 2026, 11:29
-
Tiga Pemain Muda Persija Siap Asah Jam Terbang di Klub Baru
Bola Indonesia 8 Januari 2026, 11:09
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58


























KOMENTAR