
Arema Cronus berupaya menekan sejak laga dimulai. Mengandalkan kecepatan Benny Wahyudi dan Ahmad Alfarizi, Arema berupaya membongkar pertahanan Persita Tangerang.
Sementara, para penggawa Persita nampak menunggu bola di pertahanan sendiri. Anak asuh Fabio Oliveira ini hanya sesekali melancarkan serangan balik sporadis.
Upaya Arema menggempur pertahanan Persita nyaris berbuah manis pada menit 23. Memanfaatkan tendangan bebas Gustavo Lopez, para penggawa Arema mampu membuat lini belakang Persita jatuh bangun menghalau bola dari mulut gawang.
Berupaya memecah kebuntuan serangan, Arema mengubah taktik dan komposisi pemain. Mereka kembali menerapkan skema 4-3-3 dengan menarik keluar Benny Wahyusi dan memasukkan Samsul Arif.
Pergantian ini membuahkan hasil pada penghujung babak pertama. Samsul diganjal di kotak penalti oleh Hari Chaniago. Wasit M. Adung pun menunjuk titik putih. Namun, Gustavo Lopez menyia-nyiakan kesempatan tersebut. Sepakan kerasnya melenceng dari gawang Yogi Triana.
Pada awal babak kedua, Arema kembali mengubah komposisi pemain. Arif Suyono ditarik dan digantikan Hendro Siswanto.
Pergantian ini menambah daya dobrak Arema. Lima menit laga babak kedua berjalan, tuan rumah memiliki peluang pertama. Namun, Yogi Triana masih sigap menepis bola sepakan Cristian Gonzales.
Menit 54, Sundulan Thierry Gathuessi nyaris membawa Arema unggul. Namun, Luis Edmundo masih sigap menghalau bola dari garis gawang.
Mengantisipasi gencarnya serbuan Arema, Fabio Oliveira menambah kekuatan lini tengahnya. Dia menarik Sirvi Arfani dan memasukkan Mahadirga Lasut.
Thierry Gathuessi kembali mengancam gawang Arema pada menit-65. Namun, kali ini Yogi Triana berhasil mengamankan gawangnya dengan menepis sundulan terarah Gathuessi.
Lima menit berselang, Gathuessi berhasil membawa Arema unggul. Kali ini, Yogi Triana gagal mengantisipasi sundulan pemain berpaspor Prancis ini.
Unggul satu gol, penggawa Arema tak menurunkan agresivitas mereka. Samsul Arif dan kawan-kawan terus mengurung pertahanan Persita.
Persita sendiri bukan nir-peluang. Menit 76, Ade Jantra sempat mengirim umpan matang ke Cristian Carrasco di kotak penalti Arema. Namun, Carrasco gagal menjangkau bola.
Gol balasan Persita akhirnya datang di menit 80. Sundulan Luis Edmundo memanfaatkan sepak pojok Ade Jantra menembus gawang Arema. Kurnia Meiga tak bisa berbuat apapun mengantisipasi derasnya laju bola.
Kembali imbang, Arema terus menggempur pertahanan Persita. Namun, sampai laga usai, kedudukan tetap bertahan imbang. (den/fjr)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Gustavo Gagal Penalti, Suharno Tak Permasalahkan
Bola Indonesia 18 Agustus 2014, 23:13
-
Jadi Pahlawan Persita, Luis Edmundo Bahagia
Bola Indonesia 18 Agustus 2014, 22:57
-
Suharno: Arema Selalu Kesulitan Hadapi Tim Ultra Defensif
Bola Indonesia 18 Agustus 2014, 22:43
-
Ini Strategi Persita Sukses Imbangi Arema Cronus
Bola Indonesia 18 Agustus 2014, 22:18
-
Review ISL: Pendekar Cisadane Tahan Arema di Kanjuruhan
Bola Indonesia 18 Agustus 2014, 20:58
LATEST UPDATE
-
Kesempatan Maroko Mengubah Kisah yang Dulu Berakhir dengan Air Mata
Piala Dunia 5 Juli 2026, 19:19
-
Ketika Prancis Menemukan Cara Lain untuk Menang
Piala Dunia 5 Juli 2026, 19:11
-
Meksiko, Azteca, dan Pemain Ke-12
Piala Dunia 5 Juli 2026, 18:27
-
Meksiko dan Misi Javier Aguirre Mengubah Tekanan Menjadi Kekuatan
Piala Dunia 5 Juli 2026, 18:20
-
Brahim Diaz, Sentuhannya Membuat Mimpi Maroko Terasa Semakin Nyata
Piala Dunia 5 Juli 2026, 18:04
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Argentina vs Mesir 7 Juli 2026
Piala Dunia 5 Juli 2026, 17:54
-
6 Duel Ikonik Portugal vs Spanyol
Piala Dunia 5 Juli 2026, 16:12
-
Tantang Norwegia, Brasil Tidak Siapkan Taktik 'Anti-Haaland'
Piala Dunia 5 Juli 2026, 15:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR