Memburu kemenangan kandang terakhir di putaran pertama Indonesia Super League (ISL), Persebaya bermain menyerang sejak menit pertama. Gol pertama mereka akhirnya muncul pada menit ke-ke-19 lewat Alfin Tuasalamony. Berawal dari tendangan bebas Greg Nwokolo bola sebenarnya berhasil ditepis kiper Teguh Amiruddin. Bola muntah disontek oleh Alfin. Persebaya unggul 1-0.
Pada menit ke-29 giliran Greg Nwokolo yang menebar ancaman. Kali ini tendangan kerasnya dari dalam kotak penalti, masih dapat ditepis kiper Teguh. Peluang terbaik Perseru hadir lewat tendangan keras Ali Khadafi dari luar kotak penalti menit ke-31. Namun bola membentur kaki OK John dan bersarang tipis di kiri gawang Ferry Rotinsulu.
Tempo permainan mulai menurun pada 10 menit menjelang paruh pertama usai. Bola lebih banyak bergulir di lapangan tengah. Tak ada peluang emas yang tercipta, skor 1-0 untuk keunggulan Persebaya bertahan hingga kedua tim memasuki ruang ganti.
Perseru harus bermain dengan 10 penggawa setelah salah seorang beknya, Tonny Roy Ayomi menerima kartu kuning kedua dari wasit. Tonny diganjar kartu kuning kedua karena melanggar Fandi Eko Utomo di depan kotak 16 meter. Selain mengusir Tonny, wasit juga memberikan tendangan bebas ke Persebaya.
Greg Nwokolo yang ditunjuk sebagai eksekutor sukses membikin Persebaya unggul 2-0 di menit ke-50. Persebaya menggandakan keunggulan menjadi 3-0 setelah Emmanuel Kenmogne mencetak gol menit ke-58. Meneruskan through pass dari Greg Nwokolo, Pacho yang lepas dari jebakan offside dengan mudah memperdaya kiper Yanuar.
Persebaya benar-benar memanfaatkan keunggulan jumlah pemain dengan terciptanya gol kedua Greg di menit ke-66. Diawali tandukan Pacho yang membentur tiang gawang, bola muntah jatuh di kaki Greg. Dengan mudah ia membawa Persebaya unggul 4-0. Menit ke-71, Pacho sebenarnya berhasil menjaringkan bola. Namun gol dianulir karena ia dianggap terjebak offside.
Masuk lima menit menjelang pertandingan usai, tempo permainan mulai melambat. Serangan-serangan yang dibangun Persebaya selalu dapat dipatahkan barisan pertahanan Perseru. Termasuk peluang emas Greg dan Abdul Rahman yang dengan mudah dimentahkan kiper Yanuar. Skor 4-0 bertahan hingga bubar pertandingan. (faw/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Saat Gresik United Kalah, Agus Duduk di Bangku Penonton
Bola Indonesia 20 April 2014, 22:58
-
Review ISL: Sempat Terhenti, Persib Gilas Gresik United 4-1
Bola Indonesia 20 April 2014, 21:20
-
Hujan Peluang, Rahmad Darmawan Sebut Timnya Kurang Tenang
Bola Indonesia 20 April 2014, 19:17
-
Perseru: Persebaya Intimidasi Wasit
Bola Indonesia 20 April 2014, 18:33
-
Review ISL: Unggul Jumlah Pemain, Persebaya Habisi Perseru
Bola Indonesia 20 April 2014, 17:42
LATEST UPDATE
-
Live Streaming Milan vs Genoa - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
Liga Italia 8 Januari 2026, 19:45
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Bali United 9 Januari 2026
Bola Indonesia 8 Januari 2026, 18:57
-
Jadwal Lengkap Premier League 2025/2026 Live di SCTV dan Vidio
Liga Inggris 8 Januari 2026, 18:55
-
Prediksi BRI Super League: Persita vs Borneo 9 Januari 2026
Bola Indonesia 8 Januari 2026, 18:52
-
Rodrygo Bangkit di Real Madrid: Dari Terpinggirkan Jadi Andalan Xabi Alonso
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 17:59
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58





















KOMENTAR