
Bola.net - Arema Indonesia kembali sukses mengemas poin penuh dalam ajang Menpora Cup 2013. Menjamu Mitra Kukar, di Stadion Kanjuruhan, Senin (23/09), Greg Nwokolo dan kawan-kawan mengakhiri laga dengan kemenangan 4-1.
Arema langsung menyerang begitu laga dimulai. Trio Keith Kayamba Gumbs, Cristian Gonzales dan Greg Nwokolo, yang menjadi trisula serangan Arema langsung menebar teror bagi lini belakang Mitra Kukar. Sayang duet Hamka Hamzah dan Rahmad Latif tampil kokoh membuat benteng Kukar belum tertembus.
Sementara itu, Mitra Kukar yang ogah dijadikan bulan-bulanan mencoba menekan balik melalui kecepatan Frangi Pane dan Zulham Zamrun.
Jual beli serangan terjadi sampai menit 19 ketika Arema akhirnya sukses membobol gawang Kukar. Kesalahan Syamsidar mengantisipasi umpan Gumbs dimanfaatkan Cristian Gonzales menyontek bola ke gawang yang sudah kosong.
Ketinggalan, Kukar berusaha menggencarkan serangan ke pertahanan Arema. Namun upaya Ilija Spasojevic dan kawan-kawan masih bisa diredam duet Munhar dan Thierry Gatthuesi.
Sebaliknya, meski telah unggul, Arema tetap menunjukkan permainan agresif. Beberapa kali pergerakan Gonzales dan Gumbs membuat kocar-kacir lini pertahanan Kukar.
Menit 43 petaka akhirnya menghampiri kubu Mitra Kukar. Bola liar hasil duel udara Edmar dan Hamka Hamzah coba disapu Syamsidar. Sayang, alih-alih menjauh dari area berbahaya, bola justru melintir dan masuk ke gawangnya sendiri.
Di babak kedua, Syamsidar -yang kerap membuat blunder di babak pertama- ditarik keluar. Posisinya diganti Joice Sorongan.
Pergantian kiper ini tak membuat gawang Kukar lebih aman. Terbukti, belum genap semenit laga babak kedua dimulai, gawang anak asuh Stefan Hanson ini kembali bobol. Sepakan keras Gonzales dari luar kotak penalti tak bisa diantisipasi Sorongan.
Tertinggal tiga gol, Hansson menginstruksikan anak asuhnya bermain lebih menyerang. Untuk menambah tajam serangan, dia memasukkan Jajang Mulyana, menggantikan Spasojevic yang sudah terpincang-pincang.
Upaya Kukar sedikit menampakkan hasil. Menit 54, barisan penyerang mereka mampu mengurung pertahanan Arema. Beruntun I Made Wardana cekatan mengamankan gawangnya.
Alih-alih mencetak gol, gawang Kukar kembali bobol. Sepakan keras Greg Nwokolo menit 64 sempat membentur Rahmad Latif dan membuat bola berubah arah sehingga tak bisa diantisipasi Joice Sorongan.
Menit 77, Mitra Kukar mampu mencetak gol balasan melalui Raphael Maitimo. Sepakan gelandang Timnas Indonesia ini dari sisi kanan gawang Arema tak mampu ditahan Made Wardana.
Jelang laga usai, kedua tim melakukan jual beli serangan. Namun, sampai wasit Juwari meniup peluit panjang, tanda laga berakhir, tak ada tambahan gol tercipta.
Dengan kemenangan ini, peluang Arema melaju ke partai final kian besar. Saat ini, mereka berada di puncak klasemen Grup B dengan raihan enam poin dari dua kali kemenangan. Sementara, kekalahan ini membuat Mitra Kukar terjerembab di dasar klasemen tanpa raihan poin sama sekali. (den/dzi)
Arema langsung menyerang begitu laga dimulai. Trio Keith Kayamba Gumbs, Cristian Gonzales dan Greg Nwokolo, yang menjadi trisula serangan Arema langsung menebar teror bagi lini belakang Mitra Kukar. Sayang duet Hamka Hamzah dan Rahmad Latif tampil kokoh membuat benteng Kukar belum tertembus.
Sementara itu, Mitra Kukar yang ogah dijadikan bulan-bulanan mencoba menekan balik melalui kecepatan Frangi Pane dan Zulham Zamrun.
Jual beli serangan terjadi sampai menit 19 ketika Arema akhirnya sukses membobol gawang Kukar. Kesalahan Syamsidar mengantisipasi umpan Gumbs dimanfaatkan Cristian Gonzales menyontek bola ke gawang yang sudah kosong.
Ketinggalan, Kukar berusaha menggencarkan serangan ke pertahanan Arema. Namun upaya Ilija Spasojevic dan kawan-kawan masih bisa diredam duet Munhar dan Thierry Gatthuesi.
Sebaliknya, meski telah unggul, Arema tetap menunjukkan permainan agresif. Beberapa kali pergerakan Gonzales dan Gumbs membuat kocar-kacir lini pertahanan Kukar.
Menit 43 petaka akhirnya menghampiri kubu Mitra Kukar. Bola liar hasil duel udara Edmar dan Hamka Hamzah coba disapu Syamsidar. Sayang, alih-alih menjauh dari area berbahaya, bola justru melintir dan masuk ke gawangnya sendiri.
Di babak kedua, Syamsidar -yang kerap membuat blunder di babak pertama- ditarik keluar. Posisinya diganti Joice Sorongan.
Pergantian kiper ini tak membuat gawang Kukar lebih aman. Terbukti, belum genap semenit laga babak kedua dimulai, gawang anak asuh Stefan Hanson ini kembali bobol. Sepakan keras Gonzales dari luar kotak penalti tak bisa diantisipasi Sorongan.
Tertinggal tiga gol, Hansson menginstruksikan anak asuhnya bermain lebih menyerang. Untuk menambah tajam serangan, dia memasukkan Jajang Mulyana, menggantikan Spasojevic yang sudah terpincang-pincang.
Upaya Kukar sedikit menampakkan hasil. Menit 54, barisan penyerang mereka mampu mengurung pertahanan Arema. Beruntun I Made Wardana cekatan mengamankan gawangnya.
Alih-alih mencetak gol, gawang Kukar kembali bobol. Sepakan keras Greg Nwokolo menit 64 sempat membentur Rahmad Latif dan membuat bola berubah arah sehingga tak bisa diantisipasi Joice Sorongan.
Menit 77, Mitra Kukar mampu mencetak gol balasan melalui Raphael Maitimo. Sepakan gelandang Timnas Indonesia ini dari sisi kanan gawang Arema tak mampu ditahan Made Wardana.
Jelang laga usai, kedua tim melakukan jual beli serangan. Namun, sampai wasit Juwari meniup peluit panjang, tanda laga berakhir, tak ada tambahan gol tercipta.
Dengan kemenangan ini, peluang Arema melaju ke partai final kian besar. Saat ini, mereka berada di puncak klasemen Grup B dengan raihan enam poin dari dua kali kemenangan. Sementara, kekalahan ini membuat Mitra Kukar terjerembab di dasar klasemen tanpa raihan poin sama sekali. (den/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Joko Susilo: Kemenangan Arema Bukan Karena Saya Semata
Bola Indonesia 23 September 2013, 22:25
-
Kelelahan, Alasan Mitra Kukar Kalah Telak
Bola Indonesia 23 September 2013, 21:46
-
Review Menpora Cup: Lumat Mitra Kukar, Arema Puncaki Grup B
Bola Indonesia 23 September 2013, 20:48
-
Mitra Kukar Targetkan Juara Menpora Cup 2013
Bola Indonesia 20 September 2013, 19:45
-
Empat Tuntutan Jakmania Terkait Penyerangan Persija
Bola Indonesia 19 September 2013, 13:00
LATEST UPDATE
-
Hasil Fulham vs Chelsea: Drama Lima Gol, Era Xabi Alonso Dimulai dengan Manis
Liga Inggris 25 Agustus 2026, 04:16
-
Enzo Fernandez Paksakan Pindah ke Manchester City?
Liga Inggris 24 Agustus 2026, 23:33
-
Arsenal dan Julian Alvarez Terpisah Upeti Rp3 Triliun
Liga Inggris 24 Agustus 2026, 21:33
-
Singkat, Padat, Jelas! Lewis Hall Gak Dijual, MU!
Liga Inggris 24 Agustus 2026, 21:06
-
Jose Mourinho Temukan Formula Agar Jude Bellingham dan Arda Guler Bisa Main Bersama
Liga Spanyol 24 Agustus 2026, 20:14
-
Debut Impian Anthony Gordon di Barcelona
Liga Spanyol 24 Agustus 2026, 19:49
-
Wajah Baru AC Milan Era Ruben Amorim: Proaktif dan Agresif
Liga Italia 24 Agustus 2026, 19:27
-
Sempat Menolak, Gabrile Martinelli Kini Terbuka Pindah ke Arab Saudi?
Liga Inggris 24 Agustus 2026, 19:23
-
Kabar Baik MU! Amad Diallo Segera Beraksi Lagi!
Liga Inggris 24 Agustus 2026, 19:12
-
Ada Tangis Lamine Yamal di Balik Kemenangan 5-0 Barcelona atas Elche
Liga Spanyol 24 Agustus 2026, 19:04
-
Ada Raphinha, Barcelona Tidak Perlu Beli Striker Baru!
Liga Spanyol 24 Agustus 2026, 18:58
-
Transfer Beres, Carlos Baleba Belum Bisa Bela MU, Kenapa Begitu?
Liga Inggris 24 Agustus 2026, 18:49
-
Update Transfer Alejandro Balde ke MU: Agen Jorge Mendes Jadi Kunci
Liga Inggris 24 Agustus 2026, 18:38
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59

























KOMENTAR