Bola.net - Persipura Jayapura harus menelan kekalahan pada laga perdana mereka di SCM Cup 2015. Menghadapi Persela Lamongan di Stadion Kanjuruhan Malang, Minggu (18/01), anak asuh Osvaldo Lesa ini dipaksa menyerah melalui gol semata wayang Pedro Javier.
Persipura langsung menekan pertahanan Persela sejak laga dimulai. Melalui trio Zulham Zamrun, Boaz Salossa dan Lancine Kone, Mutiara Hitam langsung menyerbu pertahanan Persela Lamongan.
Asyik menyerang, Persipura justru nyaris kebobolan kala laga berjalan enam menit. Tendangan spekulasi M. Yogi Novrian menukik ke pojok kanan atas gawang Persipura. Beruntung bagi Persipura, Dede Sulaiman mampu meninju bola keluar lapangan.
Menit 20, gawang Persipura akhirnya bobol. Melalui skema serangan balik, Pedro Javier melakukan aksi individu melewati barisan belakang Persipura. Tanpa kesulitan, eks striker Gresik United ini membobol gawang Dede Sulaiman.
Delapan menit berselang, Persela memiliki kesempatan menggandakan keunggulan mereka. Pedro berhasil mencuri bola dari pemain belakang Persipura dan tinggal berhadapan dengan Dede Sulaiman. Namun, alih-alih mengeksekusi sendiri, Pedro mengumpan bola pada Zainal Arifin. Namun, sepakan Zainal justru melambung di atas gawang Persipura.
Tertinggal, Persipura kian gencar melancarkan serbuan ke pertahanan Persela. Namun, karena buruknya koordinasi lini depan, serangan demi serangan itu gagal menembus pertahanan rapat David Pagbe dan kawan-kawan.
Sementara, meski hanya mengandalkan serangan balik, Persela kerap membuat lini pertahanan Persipura pontang-panting. Namun, sampai babak pertama usai, tak ada gol tambahan tercipta.
Pada babak kedua, gantian Persela yang mendominasi penyerangan. Mengandalkan kreativittas Balsa Bozovic, Laskar Joko Tingkir menekan pertahanan Persipura.
Sementara, Persipura mengubah taktik. Tak lagi berupaya mempertahankan penguasaan bola, mereka justru lebih mengandalkan serangan balik cepat ke pertahanan Persela.
Menit 62, Fernando Pahabol nyaris menyamakan kedudukan. Namun, sepakannya melambung tinggi di atas mistar gawang Choirul Huda.
Tiga menit berselang giliran Boas Salossa yang mengancam gawang Persela. Namun, sepakannya lemah dan mengarah tepat ke penjaga gawang Persela.
Menit 71, Pahabol menunjukkan aksi individunya meliuk-liuk melewati benteng pertahanan Persela. Namun, Choirul Huda tampil cekatan dan sigap berjibaku merebut bola dari kaki penyerang gesit ini.
Choirul Huda kembali berjibaku mengamankan gawangnya sepuluh menit sebelum laga usai. Eks penggawa Timnas Indonesia ini memotong umpan silang Boas ke Pahabol.
Menit 87, Huda kembali mengamankan gawangnya dari kebobolan. Kapten tim Persela ini cekatan menepis sepakan keras Boaz yang mengarah ke pojok kanan gawangnya.
Persipura terus menggempur pertahanan Persela. Namun, sampai wasit Najamudin Aspiran meniup peluit panjang, kedudukan tetap bagi kemenangan Persela Lamongan. (den/dim)
Persipura langsung menekan pertahanan Persela sejak laga dimulai. Melalui trio Zulham Zamrun, Boaz Salossa dan Lancine Kone, Mutiara Hitam langsung menyerbu pertahanan Persela Lamongan.
Asyik menyerang, Persipura justru nyaris kebobolan kala laga berjalan enam menit. Tendangan spekulasi M. Yogi Novrian menukik ke pojok kanan atas gawang Persipura. Beruntung bagi Persipura, Dede Sulaiman mampu meninju bola keluar lapangan.
Menit 20, gawang Persipura akhirnya bobol. Melalui skema serangan balik, Pedro Javier melakukan aksi individu melewati barisan belakang Persipura. Tanpa kesulitan, eks striker Gresik United ini membobol gawang Dede Sulaiman.
Delapan menit berselang, Persela memiliki kesempatan menggandakan keunggulan mereka. Pedro berhasil mencuri bola dari pemain belakang Persipura dan tinggal berhadapan dengan Dede Sulaiman. Namun, alih-alih mengeksekusi sendiri, Pedro mengumpan bola pada Zainal Arifin. Namun, sepakan Zainal justru melambung di atas gawang Persipura.
Tertinggal, Persipura kian gencar melancarkan serbuan ke pertahanan Persela. Namun, karena buruknya koordinasi lini depan, serangan demi serangan itu gagal menembus pertahanan rapat David Pagbe dan kawan-kawan.
Sementara, meski hanya mengandalkan serangan balik, Persela kerap membuat lini pertahanan Persipura pontang-panting. Namun, sampai babak pertama usai, tak ada gol tambahan tercipta.
Pada babak kedua, gantian Persela yang mendominasi penyerangan. Mengandalkan kreativittas Balsa Bozovic, Laskar Joko Tingkir menekan pertahanan Persipura.
Sementara, Persipura mengubah taktik. Tak lagi berupaya mempertahankan penguasaan bola, mereka justru lebih mengandalkan serangan balik cepat ke pertahanan Persela.
Menit 62, Fernando Pahabol nyaris menyamakan kedudukan. Namun, sepakannya melambung tinggi di atas mistar gawang Choirul Huda.
Tiga menit berselang giliran Boas Salossa yang mengancam gawang Persela. Namun, sepakannya lemah dan mengarah tepat ke penjaga gawang Persela.
Menit 71, Pahabol menunjukkan aksi individunya meliuk-liuk melewati benteng pertahanan Persela. Namun, Choirul Huda tampil cekatan dan sigap berjibaku merebut bola dari kaki penyerang gesit ini.
Choirul Huda kembali berjibaku mengamankan gawangnya sepuluh menit sebelum laga usai. Eks penggawa Timnas Indonesia ini memotong umpan silang Boas ke Pahabol.
Menit 87, Huda kembali mengamankan gawangnya dari kebobolan. Kapten tim Persela ini cekatan menepis sepakan keras Boaz yang mengarah ke pojok kanan gawangnya.
Persipura terus menggempur pertahanan Persela. Namun, sampai wasit Najamudin Aspiran meniup peluit panjang, kedudukan tetap bagi kemenangan Persela Lamongan. (den/dim)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Review: Pedro Javier Bawa Persela Bekuk Persipura
Bola Indonesia 18 Januari 2015, 20:55
-
Tampil di AFC Cup, Persipura Daftarkan 30 Pemain
Bola Indonesia 16 Januari 2015, 11:51
-
Persipura Ajukan Syarat Bagi Calon Ketua Umum PSSI
Bola Indonesia 13 Januari 2015, 17:17
-
SCM Cup 2015 Dipastikan Tetap Diikuti Persipura
Bola Indonesia 8 Januari 2015, 16:12
-
Mitra Kukar Akui Gagal Negoisasi Dengan Zulham Zamrun
Bola Indonesia 5 Januari 2015, 18:41
LATEST UPDATE
-
Kesempatan Maroko Mengubah Kisah yang Dulu Berakhir dengan Air Mata
Piala Dunia 5 Juli 2026, 19:19
-
Ketika Prancis Menemukan Cara Lain untuk Menang
Piala Dunia 5 Juli 2026, 19:11
-
Meksiko, Azteca, dan Pemain Ke-12
Piala Dunia 5 Juli 2026, 18:27
-
Meksiko dan Misi Javier Aguirre Mengubah Tekanan Menjadi Kekuatan
Piala Dunia 5 Juli 2026, 18:20
-
Brahim Diaz, Sentuhannya Membuat Mimpi Maroko Terasa Semakin Nyata
Piala Dunia 5 Juli 2026, 18:04
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Argentina vs Mesir 7 Juli 2026
Piala Dunia 5 Juli 2026, 17:54
-
6 Duel Ikonik Portugal vs Spanyol
Piala Dunia 5 Juli 2026, 16:12
-
Tantang Norwegia, Brasil Tidak Siapkan Taktik 'Anti-Haaland'
Piala Dunia 5 Juli 2026, 15:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55


























KOMENTAR