
Bola.net - Bukan lawan sepadan, Valencia hajar Timnas Indonesia 5 gol tanpa balas, Sabtu (04/8) di Stadion Gelora Bung Karno.
Meski tak terlalu ngotot dalam bermain, Indonesia cukup kewalahan dalam menghadapi Valencia. Serangan-serangan tim Kelelawar tak mampu diimbangi oleh kecepatan pemain Indonesia
Tak butuh waktu lama untuk menjebol gawang Wahyu Tri Nugroho, di menit keempat sebuah kerja sama apik para pemain Valencia berhasil dimanfaatkan oleh Pablo Piatti.
Meski begitu, Indonesia tak patah arang, mereka hampir saja menyamakan kedudukan. Beruntung tendangan Patrich Wanggai masih mampu diamankan Diego Alves.
Valencia memang terlihat tak begitu gencar menggempur pertahanan Indonesia. Namun tusukan-tusukan yang dilancarkan oleh skuad Mauricio Pellegrino cukup merepotkan.
Hasilnya, di menit ke-12 sebuah umpan terobosan Fernando Gago berhasil dimaksimalkan menjadi gol kedua Valencia. Paco Alcacer dengan tenang berhasil menundukkan WTN, 2-0 untuk Valencia.
Indonesia memang bukan lawan seimbang buat Valencia yang menempati peringkat ketiga La Liga di bawah Real Madrid dan Barcelona. Gol ketiga pun terlahir di menit ke-25 melalui sundulan Ricardo Costa.
Gol ketiga Valencia ini merupakan kesalahan pemain belakang Indonesia. Para pemain Merah Putih yang sepertinya cukup sulit untuk ikut melompat untuk mengamankan bola ketika ada umpan silang. Sebuah pembenahan yang harus dilakukan untuk persiapan AFF Cup.
Satu hal yang dapat diambil pelajaran dari permainan Valencia adalah bagaimana mereka disiplin dalam menyerang dan bertahan. Hal tersebut terlihat ketika Valencia melakukan serangan, di mana 4 sampai 5 pemain akan berada di kotak penalti. Namun ketika diserang para pemain tersebut telah siap pada posisinya.
Meski beberapa kali coba untuk mencetak gol, namun tak satupun bola bersarang ke gawang Valencia. Indonesia pun harus mengakui keunggulan El Che di babak pertama ini 3 gol tanpa balas.
Di babak kedua, Indonesia langsung menggebrak, bahkan skuad Garuda hampir saja mencetak gol. Sebuah umpan terukur Patrich Wanggai di sisi kanan pertahanan coba dimanfaatkan oleh M Ridwan, sayang bola masih membentur tiang gawang.
Valencia yang sedikit terkejut pun langsung membalas. Sebuah tusukan Pablo Hernandez berakhir dengan sebuah gol cantik di menit ke-50. Tendangan keras kaki kanan Pablo tak mampu diamankan oleh WTN, 4-0 untuk Valencia.
Lagi, dengan sangat mudah lini belakang Indonesia dipermalukan oleh dua hingga tiga pemain Valencia. Umpan Sofiane Feghouli berhasil dimanfaatkan oleh Paco Alcacer, 5-0 untuk Valencia.
Setelah unggul lima gol, pertandingan sedikit menurun. Meski ada beberapa peluang emas, namun urung menjadi gol.
Timnas Indonesia memang bukan lawan sepadan Valencia, dan wajib untuk menyerap ilmu yang kemudian menerapkannya dalam tim. Ayo bangkit Indonesia, hentikan perselisihan, apa kekalahan seperti ini yang diinginkan? Rekonsiliasi. (bola/end)
Meski tak terlalu ngotot dalam bermain, Indonesia cukup kewalahan dalam menghadapi Valencia. Serangan-serangan tim Kelelawar tak mampu diimbangi oleh kecepatan pemain Indonesia
Tak butuh waktu lama untuk menjebol gawang Wahyu Tri Nugroho, di menit keempat sebuah kerja sama apik para pemain Valencia berhasil dimanfaatkan oleh Pablo Piatti.
Meski begitu, Indonesia tak patah arang, mereka hampir saja menyamakan kedudukan. Beruntung tendangan Patrich Wanggai masih mampu diamankan Diego Alves.
Valencia memang terlihat tak begitu gencar menggempur pertahanan Indonesia. Namun tusukan-tusukan yang dilancarkan oleh skuad Mauricio Pellegrino cukup merepotkan.
Hasilnya, di menit ke-12 sebuah umpan terobosan Fernando Gago berhasil dimaksimalkan menjadi gol kedua Valencia. Paco Alcacer dengan tenang berhasil menundukkan WTN, 2-0 untuk Valencia.
Indonesia memang bukan lawan seimbang buat Valencia yang menempati peringkat ketiga La Liga di bawah Real Madrid dan Barcelona. Gol ketiga pun terlahir di menit ke-25 melalui sundulan Ricardo Costa.
Gol ketiga Valencia ini merupakan kesalahan pemain belakang Indonesia. Para pemain Merah Putih yang sepertinya cukup sulit untuk ikut melompat untuk mengamankan bola ketika ada umpan silang. Sebuah pembenahan yang harus dilakukan untuk persiapan AFF Cup.
Satu hal yang dapat diambil pelajaran dari permainan Valencia adalah bagaimana mereka disiplin dalam menyerang dan bertahan. Hal tersebut terlihat ketika Valencia melakukan serangan, di mana 4 sampai 5 pemain akan berada di kotak penalti. Namun ketika diserang para pemain tersebut telah siap pada posisinya.
Meski beberapa kali coba untuk mencetak gol, namun tak satupun bola bersarang ke gawang Valencia. Indonesia pun harus mengakui keunggulan El Che di babak pertama ini 3 gol tanpa balas.
Di babak kedua, Indonesia langsung menggebrak, bahkan skuad Garuda hampir saja mencetak gol. Sebuah umpan terukur Patrich Wanggai di sisi kanan pertahanan coba dimanfaatkan oleh M Ridwan, sayang bola masih membentur tiang gawang.
Valencia yang sedikit terkejut pun langsung membalas. Sebuah tusukan Pablo Hernandez berakhir dengan sebuah gol cantik di menit ke-50. Tendangan keras kaki kanan Pablo tak mampu diamankan oleh WTN, 4-0 untuk Valencia.
Lagi, dengan sangat mudah lini belakang Indonesia dipermalukan oleh dua hingga tiga pemain Valencia. Umpan Sofiane Feghouli berhasil dimanfaatkan oleh Paco Alcacer, 5-0 untuk Valencia.
Setelah unggul lima gol, pertandingan sedikit menurun. Meski ada beberapa peluang emas, namun urung menjadi gol.
Timnas Indonesia memang bukan lawan sepadan Valencia, dan wajib untuk menyerap ilmu yang kemudian menerapkannya dalam tim. Ayo bangkit Indonesia, hentikan perselisihan, apa kekalahan seperti ini yang diinginkan? Rekonsiliasi. (bola/end)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Review: Tak Sepadan, Valencia Permak Indonesia
Bola Indonesia 4 Agustus 2012, 23:30
-
HT Review: Indonesia Sementara Tertinggal Tiga Gol
Tim Nasional 4 Agustus 2012, 22:33
-
Bambang Pamungkas Kapten Merah Putih
Tim Nasional 4 Agustus 2012, 18:15
-
Preview: Indonesia vs Valencia, Era Baru Timnas!
Bola Indonesia 4 Agustus 2012, 13:20
-
Skuad Timnas Tak Sabar Hadapi Valencia
Tim Nasional 4 Agustus 2012, 00:41
LATEST UPDATE
-
David Alaba Tinggalkan Real Madrid Akhir Musim Ini
Liga Spanyol 23 Mei 2026, 11:40
-
Pep Guardiola Ungkap Rencana Setelah Tinggalkan Manchester City
Liga Inggris 23 Mei 2026, 10:27
-
Arne Slot Tanggapi Kritik Mohamed Salah soal Gaya Bermain Liverpool
Liga Inggris 23 Mei 2026, 09:27
-
Jadwal BRI Super League di Indosiar Hari Ini, Sabtu 23 Mei 2026
Bola Indonesia 23 Mei 2026, 08:55
-
Prediksi Crystal Palace vs Arsenal 24 Mei 2026
Liga Inggris 23 Mei 2026, 08:07
-
Peringatan Bojan Hodak: Persib Bandung Belum Juara!
Bola Indonesia 23 Mei 2026, 08:00
-
Prediksi Brighton vs Man Utd 24 Mei 2026
Liga Inggris 23 Mei 2026, 07:40
-
Prediksi Bologna vs Inter 23 Mei 2026
Liga Italia 23 Mei 2026, 07:30
-
Prediksi Final DFB Pokal: Bayern vs Vfb Stuttgart 24 Mei 2026
Bundesliga 23 Mei 2026, 07:19
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25























KOMENTAR