
Bola.net - Sepak bola nasional kembali berduka. Seorang suporter PSS Sleman, Tri Fajar Firmansyah meninggal dunia akibat kerusuhan di beberapa sudut Daerah Istimewa Yogyakarta pada 25 Juli 2022 lalu.
Konfirmasi mengenai meninggalnya Tri Fajar Firmansyah disampaikan PSS Sleman pada Selasa (2/8/2022) kemarin malam WIB.
Salah satu netizen di Twitter juga menulis jika jenazah Tri Fajar Firmansyah bakal disemayamkan di Jl. Babarsari TB 13 no 3, Glendongan, Tambakbayan RT013/001, Caturtunggal, Depok, Sleman.
Sebelum meninggal dunia, Tri Fajar diketahui sempat koma selama beberapa hari di rumah sakit. Ia mengalami retak pada bagian kepala. Dia diduga dikeroyok oleh beberapa oknum suporter dari klub lain.
PSS dan BCS Berduka

PSS Sleman pun memberikan ucapan duka secara khusus untuk mendiang Tri Fajar Firmansyah. Elang Jawa memberikan doa terbaik untuk salah satu suporternya itu.
"Innalillahi Wa Inna Ilaihi Raji'un. Keluarga besar PSS Sleman mengucapkan turut berduka atas berpulangnya saudara kita, Tri Fajar Firmansyah."
"Semoga almarhum diterima di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan," tulis PSS di berbagai akun media sosial mereka.
Sugeng Tindak, Mas

Salah satu kelompok suporter PSS Sleman, Brigata Curva Sud pun turut berduka cita atas meninggalnya Tri Fajar Firmansyah. BCS pun mendaoakan yang terbaik untuk mendiang.
"Turut berduka cita atas berpulangnya saudara kami, Tri Fajar Firmansyah dari komunitas BTCY. Semoga almarhum husnul khotimah, sugeng tindak, Mas Fajar," tulis BCS.
Sampai Kapan?

Menurut data dari Save Our Soccer (SOS) termasuk Tri Fajar, sudah ada 79 korban yang tewas dari kompetisi sepak bola Tanah Air. Data ini dikumpulkan sejak gelaran Liga Indonesia 1994/1995.
Koordinator SOS, Akmal Marhali menjelaskan sebagian besar penyebab korban tewas itu adalah dari pengeroyokan. Biasanya, pengeroyokan dilakukan oleh oknum kelompok suporter lain.
"Data Save Our Soccer juga merangkum bagaimana cara meninggalnya suporter sepak bola Indonesia, yang paling banyak karena pengeroyokan," ujar Akmal, melalui akun Youtube Cocomeo Channel belum lama ini.
Lalu sampai kapan hal ini akan terus terjadi? Rivalitas memang tidak boleh dihilangkan dari sepak bola. Sebab, rivalitas adalah bumbu utama agar sepak bola menjadi lebih sedap.
Namun, tindakan kriminal bahkan menghilangkan nyawa orang lain dengan alasan sepak bola tentu tidak pernah bisa dibenarkan. Di sinilah pihak terkait harus lebih serius dalam mengurusi agar kejadian serupa tidak terulang lagi.
Mencontoh Inggris

Inggris sempat dikenal dengan para hooligans yang beringas. Namun, tindakan pemerintah Inggris bersama klub dan pihak keamanan di sana juga layak diacungi jempol.
Ada aturan tegas yang dibuat, dan dilaksanakan dengan baik. Mereka yang terlibat dalam aksi kekerasan langsung dihukum dengan hukuman berat. Juga dilarang datang lagi ke semua pertandingan sepak bola di negara tersebut. Bagaimana dengan Indonesia?
Disadur dari: Bola.com (Hery Kurniawan, Gregah Nurikhsani) 3 Agustus 2022
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
3 Gol Indah dari Pekan Kedua BRI Liga 1 2022/2023
Bola Indonesia 3 Agustus 2022, 15:22 -
Kabar Baik dari Bagus Nirwanto Jelang Lawatan PSS Sleman ke Markas Arema FC
Bola Indonesia 2 Agustus 2022, 20:54
-
Arema FC Belum Bisa Tampilkan Skuad Terbaik Lawan PSS Sleman
Bola Indonesia 2 Agustus 2022, 20:32
LATEST UPDATE
-
Prediksi Susunan Pemain Milan vs Como: Siapa Gantikan Rabiot? Rafael Leao Starter
Liga Italia 18 Februari 2026, 20:29
-
Live Streaming Wolves vs Arsenal - Link Nonton Premier League/Liga Inggris di Vidio
Liga Inggris 18 Februari 2026, 20:00
-
Live Streaming Olympiacos vs Leverkusen - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 18 Februari 2026, 20:00
-
Live Streaming Bodo/Glimt vs Inter - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 18 Februari 2026, 20:00
LATEST EDITORIAL
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
-
9 Pemain yang Tinggalkan Manchester United Musim Panas Lalu dan Nasib Mereka Sekarang
Editorial 12 Februari 2026, 22:39
-
10 Atlet dengan Bayaran Tertinggi di 2026: Ronaldo Kalahkan LeBron James dan Messi
Editorial 12 Februari 2026, 21:52
-
Jika Berpisah dengan Liverpool, Ini 5 Klub Potensial untuk Arne Slot
Editorial 11 Februari 2026, 23:48





















KOMENTAR