Sisi Versatile Rizky Ridho yang Dioptimalkan Shin Tae-yong

Sisi Versatile Rizky Ridho yang Dioptimalkan Shin Tae-yong
Aksi Rizky Ridho bersama Persija Jakarta pada laga BRI Super League 2025/2026 (c) Muhammad Iqbal Ichsan

Bola.net - Rizky Ridho mendapat peran baru di Persija Jakarta pada BRI Super League 2026/2027. Di bawah arahan Shin Tae-yong, kapten Macan Kemayoran itu tak lagi hanya menjadi andalan di jantung pertahanan, tetapi juga mendapat kepercayaan untuk mengisi lini tengah.

Perubahan peran tersebut tidak lepas dari penyesuaian taktik Persija sejak ditangani Shin Tae-yong. Setelah sebelumnya bermain dalam skema tiga bek, Ridho kini dituntut lebih fleksibel mengikuti kebutuhan tim yang menggunakan empat pemain di lini belakang.

Kemampuan menjalankan beberapa peran membuat Ridho memiliki nilai lebih dalam skema permainan Persija. Ia bisa menjaga pertahanan sebagai bek tengah sekaligus membantu tim menguasai bola dan membangun serangan dari lini belakang (build-up) ketika dibutuhkan.

Shin Tae-yong menilai fleksibilitas tersebut sebagai salah satu keunggulan Ridho. Kepercayaan itu juga menuntut sang kapten untuk terus beradaptasi, terutama ketika harus menjalankan tanggung jawab berbeda di area tengah lapangan.

1 dari 3 halaman

Shin Tae-yong Manfaatkan Fleksibilitas Rizky Ridho

Shin Tae-yong ketika melatih Persija Jakarta pada ajang Piala Presiden 2026 (c) Dok. Persija

Shin Tae-yong ketika melatih Persija Jakarta pada ajang Piala Presiden 2026 (c) Dok. Persija

Pada awal musim, Ridho bermain dalam formasi tiga bek bersama Radovan Pankov dan Denis Kolinger. Perubahan ke skema empat bek kemudian membuka kemungkinan bagi pemain berusia 24 tahun tersebut untuk menjalankan fungsi yang lebih beragam.

Dalam sistem permainan Shin Tae-yong, kemampuan pemain menempati beberapa posisi dapat membantu tim menyesuaikan diri dengan situasi pertandingan. Ridho dinilai memiliki karakteristik yang mendukung kebutuhan tersebut, baik ketika bertahan maupun saat membantu distribusi bola.

“Terkait Ridho, yang saya nilai adalah karena dia adalah pemain serba bisa (multiposisi) di lini pertahanan. Di mana pun dia bisa mengeluarkan kemampuan yang dimilikinya dan memberikan yang terbaik di bagian yang bisa dia lakukan," buka Shin Tae-yong.

"Terkadang dia bisa menjadi stopper (bek tengah), terkadang bisa menjadi pemain bertahan. Karena saya sangat menghargai kemampuan individu yang tinggi, saya menggunakan dan mengandalkan cara ini agar selalu bisa disesuaikan dengan kebutuhan seluruh tim,” kata Shin Tae-yong.

2 dari 3 halaman

Rizky Ridho Siap Jalankan Instruksi Shin Tae-yong

Duel antara Rizky Ridho dan Mariano Peralta pada laga Persija vs Borneo FC di pekan ke-24 BRI Super League 2025/2026 (c) Abdul Aziz

Duel antara Rizky Ridho dan Mariano Peralta pada laga Persija vs Borneo FC di pekan ke-24 BRI Super League 2025/2026 (c) Abdul Aziz

Ridho menyatakan kesiapannya untuk bermain di posisi mana pun sesuai kebutuhan Persija. Baginya, menjalankan instruksi pelatih dan memberikan kontribusi maksimal kepada tim menjadi prioritas utama.

“Saya tentunya mau ditempatkan di mana pun. Saya berusaha semaksimal mungkin untuk bisa mendapatkan permainan yang bagus dan sesuai dengan plan beliau (Shin Tae-yong)," katanya.

Untuk menyesuaikan diri ketika dimainkan sebagai gelandang, Ridho juga berinisiatif mempelajari karakter permainan pemain di posisi tersebut. Ia secara khusus memperhatikan cara bermain gelandang-gelandang Eropa agar lebih memahami tuntutan peran barunya.

"Tentunya ketika saya ditunjuk bermain sebagai gelandang, saya pelajari juga cara main gelandang di Eropa, bagaimana cara bermainnya agar sesuai dengan beliau. Jadi, mau bagaimana pun, kalau saya tidak mau, kan, saya tidak main. Jadi, ya harus mau,” ucap Ridho.

Sumber: I.League


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL