Bola.net - - Save Our Soccer (SOS) membeber penilaian kritis mereka pada kepemimpinan Edy Rahmayadi di PSSI, yang Jumat ini genap berusia setahun. SOS menilai dalam setahun ini belum banyak perubahan yang terjadi dalam kepemimpinan Edy Rahmayadi.
Menurut Koordinator SOS, Akmal Marhali, pada awal terpilih, Edy sempat menggaungkan lima resolusi yang bakal dilakukannya. Namun, setahun berjalan, lima resolusi ini belum bisa diwujudkan.
"Dualisme klub belum terselesaikan dan memunculkan friksi di lapangan. Mulai dari legalitas, kepemilikan ganda (cross ownership) yang menyalahi regulasi FIFA dan berakibat banyak klub tidak memenuhi standar lisensi klub profesional AFC," ujar Akmal.
"Bahkan, sampai saat ini PSSI tidak bisa menjelaskan asal muasal klub Bhayangkara FC yang menjadi juara Liga 1," sambungnya.
Selain itu, SOS juga menyoroti banyaknya pelanggaran regulasi di Liga1 dan Liga 2. Pelanggaran-pelanggaran tersebut antara lain: pergantian pemain dari tiga menjadi lima, pemain asing yang tak memiliki International Transfer Certificate (ITC) dan Kartu Izin Tinggal Sementara (KITAS), memainkan laga kandang Perseru Serui di kandang lawan, sampai munculnya play off khusus di Liga 2, yang tidak ada di regulasi dan manual kompetisi.
"Kompetisi musim ini sudah cacat dari awal karena banyaknya pelanggaran regulasi yang dilakukan baik itu oleh PT Liga Indonesia Baru (LIB) sebagai operator, maupun peserta. Kompetisi musim ini menjadi antiklimaks karena buruknya penegakkan regulasi," tuturnya.
Menurut Akmal, masalah krusial lain yang terjadi adalah mismanajemen serta buruknya komunikasi dan administrasi di PSSI. Ia mencontohkan kasus Mitra Kukar, yang memainkan marquee player mereka Mohamed Sissoko kala ia masih dihukum larangan dua kali tampil oleh Komisi Disiplin saat melawan Bhayangkara FC. Kasus ini tidak terselesaikan dengan baik bahkan terkesan saling lempar tanggung jawab sehingga akhir kompetisi malah antiklimaks.
Akmal menyebut bahwa bahwa hal ini tak lepas dari kesibukan Edy Rahmayadi, yang saat ini sedang mencalonkan diri sebagai Gubernur Sumatera Utara. Karenanya, SOS meminta agar Edy fokus membenahi masalah-masalah yang ada di PSSI.
"Harus diakui hanya beliau yang disegani oleh stakeholder sepak bola nasional. Selebihnya adalah sosok-sosok lama yang bukan menyelesaikan masalah malah justru membuat masalah karena konflik kepentingan," kata Akmal.
"Setahun pertama, Pak Edy sudah bisa melihat masalah sepakbola yang ada. Bahkan, beberapa kali sempat melontarkannya dengan sindiran. Kini, waktunya untuk fokus membenahi semuanya. Punishment and reward harus dilakukan untuk perbaikan sepakbola nasional," tandasnya. (den/asa)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
SOS Kritisi Setahun Kepengurusan Edy Rahmayadi di PSSI
Bola Indonesia 10 November 2017, 19:36
-
PSSI Diminta Evaluasi Keikutsertaan Lembaga Negara di Kompetisi
Bola Indonesia 13 Oktober 2017, 19:25
-
SOS: Insiden Petasan Buah Kelalaian Panpel Timnas
Bola Indonesia 4 September 2017, 23:37
-
Toleransi PSSI dan LIB Langgar Regulasi FIFA
Bola Indonesia 15 Agustus 2017, 02:52
-
SOS: Skandal N'Douassel Bukti Buruknya Kualitas Kompetisi
Bola Indonesia 15 Agustus 2017, 01:09
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Liverpool vs Chelsea di Carabao Cup, 29 Oktober 2026
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 23:59
-
Link Streaming Liverpool vs Chelsea 29 Oktober 2026
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 23:00
-
KapanLagi Korea Hadirkan Pengalaman Belajar Hangeul yang Seru Bersama Kkuljaem
Lain Lain 28 Oktober 2026, 22:30
-
Perang Dingin Real Madrid dengan Wasit La Liga Terus Berlanjut
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 22:28
-
Newcastle Siap Beri Diskon Jika MU Mau Pekerjakan Eddie Howe
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 22:19
-
Saingi MU, Chelsea Juga Kejar Bek TImnas Inggris Ini
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 21:55
-
Hasil Sempurna Persib di Asia: 5 Laga, 5 Kemenangan, dan Hanya Kebobolan 1 Kali!
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 21:44
-
Dibuang Liverpool, Real Madrid Siap Tampung Alexis Mac Allister
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 21:21
-
Usai Christian Pulisic, AC Milan Bakal Berikan Kontrak Baru untuk Adrien Rabiot
Liga Italia 28 Oktober 2026, 21:08
-
Hasil Persib vs Melbourne Victory: Maung Bandung Masih Sempurna di Asia
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 21:07
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18






















KOMENTAR