
Bola.net - Sebuah pujian dilontarkan Ilija Spasojevic kepada penyerang Persipura Jayapura, Boaz Solossa. Penyerang Bali United ini menilai Boaz layak bermain di kompetisi Eropa.
Spaso mengaku jatuh hati pada permainan Boaz sejak ketika ia pertama kali datang ke Indonesia dan bermain di Bali Devata. Ia sempat kaget bahwa di Indonesia ada sosok pemain berkualitas seperti Boaz.
"Tahun 2011, saya datang ke Bali Devata dan saya suka melihat gaya bermain dari seorang Boaz Solossa," kata Spaso, seperti dilansir dari laman resmi Bali United.
"Saya kaget karena saya pikir dia bisa bermain di Eropa. Sampai saat ini saya pikir Boaz Solossa adalah pemain terbaik yang dimiliki Indonesia," imbuhnya.
Tak hanya terkejut dengan kualitas Boaz, Spaso sendiri sebelumnya tak menyangka bakal bermain di kompetisi Asia. Pasalnya, sedari awal, penyerang kelahiran Montenegro tersebut bercita-cita bermain di salah satu klub terbesar dunia, Real Madrid.
"Sebenarnya, waktu kecil saya bercita-cita main untuk Real Madrid. Memang awalnya saya tidak berpikir bermain di Asia karena ingin bermain di Eropa. Tapi akhirnya saya bermain di Asia," tuturnya.
Spaso sendiri tak menyesal akhirnya bermain di Asia. Pasalnya, kualitas sepak bola Asia lebih bagus dari yang ia bayangkan sebelumnya.
"Saya pikir, sepak bola di Asia lebih bagus dari yang saya pikirkan," ujar Spasojevic.
Simak artikel selengkapnya di bawah ini.
Kian Fasih Berbahasa Indonesia
Kendati awalnya tak menyangka bakal bermain di Indonesia, Spaso langsung jatuh cinta dengan Indonesia begitu ia bergabung dengan Bali Devata. Ia pun yakin bakal berkarir di Indonesia untuk waktu lama.
Spaso pun berusaha mempelajari bahasa Indonesia. Bagi pemain yang kini sudah memegang paspor Indonesia tersebut, bahasa Indonesia merupakan sarana penting untuk menunjang karirnya.
"Tahun 2011 saya datang ke Indonesia dan bermain di Bali. Saya berpikir bahwa pada saat itu saya akan berkarir lama di Indonesia. Saya pun mempelajari bahasa Indonesia saat itu. Namun, untuk beberapa tahun terakhir ini, saya mulai lancar dan lebih memahami bahasa Indonesia," tandas Spaso.
(Bola.net/Dendy Gandakusumah)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Sadio Mane Diyakini tak Akan Mau Bertahan Selamanya di Liverpool
Liga Inggris 17 April 2020, 22:24
-
Lima Pemilik Nomor Punggung 10 Terbaik Sepanjang Sejarah
Bola Indonesia 17 April 2020, 20:16
-
Masa Depan Eder Militao Masih Aman di Real Madrid
Liga Spanyol 17 April 2020, 18:40
-
Mbappe Diminta tak Buru-Buru Tinggalkan PSG Demi Pindah ke Madrid
Liga Champions 17 April 2020, 17:02
LATEST UPDATE
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
























KOMENTAR