
Bola.net - Bojan Hodak punya peran penting dalam keberhasilan Persib Bandung dalam meraih gelar BRI Liga 1 2024/2025. Tangan dinginnya mampu menyulap Persib menjadi tim tangguh yang sukar dikalahkan.
Hodak mempersembahkan gelar BRI Liga 1 2024/2025 pada pekan ke-31. Persib meraih gelar setelah mengoleksi 64 poin yang dikumpulkan berkat 18 kemenangan, 10 kali imbang, dan tiga kali kalah.
Persib musim ini juga sukses menyarangkan 54 gol ke gawang lawan. Adapun catatan kebobolan Maung Bandung adalah 28, atau menjadi yang terminim sejauh ini di liga.
Hodak merupakan pelatih yang gemar memainkan skema 4-3-3. Pakem itu nyatanya cocok dengan gaya permainan yang diterapkan di Persib.
Terganggu Pandemi

Karier Hodak di Indonesia bermula saat bergabung dengan PSM Makassar pada 1 Januari 2020. Pelatih asal Kroasia itu datang ke Sulawesi Selatan dengan membawa enam trofi yang dipersembahkannya dalam karier bersama klub Kamboja dan Malaysia.
Rapor apik Hodak itu yang mendorong PSM untuk merekrutnya. Sayangnya, kebersamaan bersama Juku Eja hanya bertahan sebentar.
Kompetisi keburu dihentikan karena adanya force majeure pandemi COVID-19. Hodak pun baru memimpin PSM dalam tiga pertandingan dengan hasil sekali menang dan dua kali imbang.
Ketidakpastian kompetisi membuat Hodak memilih meninggalkan PSM pada September 2020. Ketika itu, sang pelatih memutuskan kembali berkarier di Malaysia.
Era Keemasan Persib

Pada 26 Juli 2023, publik dikejutkan dengan kedatangan Hodak ke Persib. Ia datang ke Maung Bandung dengan trofi Piala Malaysia 2021 yang dipersembahkan untuk Kuala Lumpur City FC.
Persib langsung menjelma menjadi tim yang sukar dikalahkan. Pada akhir musim reguler, Maung Bandung finis di urutan kedua dengan raihan 62 poin hasil dari 16 kemenangan, 14 kali imbang, dan empat kali kalah.
Persib kemudian melenggang ke babak Championship Series. Gelar BRI Liga 1 2023/2024 akhirnya dalam genggaman setelah Persib mengalahkan Madura United dengan agregat 6-1 di final.
Minim Kalah

Hodak menjadi satu dari sedikit pelatih yang sukses mempersembahkan gelar liga beruntun atau back to back di Indonesia. Keberhasilan pria berumur 54 tahun itu karena kecerdikannya dalam menentukan susunan pemain dan gaya bermain.
Secara keseluruhan, Hodak telah memimpin 72 laga di Liga 1. Perinciannya adalah mempersembahkan 36 kemenangan, 30 kali imbang, dan enam kali kalah untuk tim yang diasuhnya.
Catatan tersebut berpotensi menambah karena musim ini masih menyisakan tiga laga lagi. Kesuksesan di Persib juga sepertinya akan membuat karier Hodak langgeng.
(Bola.net/Fitri Apriani)
Klasemen BRI Liga 1
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Galatasaray vs Juventus: Gabriel Sara
Liga Champions 18 Februari 2026, 03:17
-
Hasil Galatasaray vs Juventus: Kartu Merah, Bianconeri Babak Belur di Turki
Liga Champions 18 Februari 2026, 02:55
-
Tempat Menonton Dortmund vs Atalanta: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Champions 18 Februari 2026, 01:22
-
Tempat Menonton Monaco vs PSG: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Champions 18 Februari 2026, 01:13
LATEST EDITORIAL
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
-
9 Pemain yang Tinggalkan Manchester United Musim Panas Lalu dan Nasib Mereka Sekarang
Editorial 12 Februari 2026, 22:39
-
10 Atlet dengan Bayaran Tertinggi di 2026: Ronaldo Kalahkan LeBron James dan Messi
Editorial 12 Februari 2026, 21:52
-
Jika Berpisah dengan Liverpool, Ini 5 Klub Potensial untuk Arne Slot
Editorial 11 Februari 2026, 23:48




















KOMENTAR