
Bola.net - Suporter PSM Makassar mulai resah dengan aksi mogok pemain yang sampai saat ini masih berlanjut. Mereka mulai khawatir PSM berada di ambang kehancuran.
Pasalnya, tinggal 9 hari lagi, tim Ayam Jantan dari Timur akan melakoni lanjutan laga IPL melawan Persebaya Surabaya. Seharusnya, Andi Oddang dkk sudah memantapkan persiapan saat ini. Nada pesimis pun muncul di kalangan suporter.
"Jika seandainya para Pemain masih melakukan aksi mogoknya, maka kita tunggu saja kehancuran kita ketika berhadapan dengan Persebaya tgl 13 nanti," tulis akun Twitter Macz Man, @Maczman_Ori.
Suporter juga mulai gerah dengan aksi pemain yang terus mogok latihan. "Apabila kita mengalami kekalahan pada partai berikutnya, maka sebaiknya manajemen mengganti seluruh pemain tanpa tersisa. Itu lebih baik!" lanjutnya.
Menurut mereka, secara emosional, para pemain sudah dinilai tidak lagi sejalan dengan karakter Bugis-Makassar paradigma Celebes. "Itu bentuk kecemasan pemain dan memang harus ada evaluasi kepada semua pemain. Mental mereka harus dikaji ulang," kata Jenderal Lapangan Macz Man, Andi Shyam Paswah yang akrab disapa Coklat," Selasa (04/6).
Sebagai pembanding untuk membakar loyalitas pemain, admin @Maczman_Ori meng-upload foto tim PSM era tahun 2000-an saat masih diperkuat Ortizan Solossa dkk. Di bawah foto itu diberikan keterangan: "Mereka loyal, penuh dedikasi dan tidak cengeng namun mereka mampu mempersembahkan sebuah kebanggaan yg disebut JUARA!" (ipl/dzi)
Pasalnya, tinggal 9 hari lagi, tim Ayam Jantan dari Timur akan melakoni lanjutan laga IPL melawan Persebaya Surabaya. Seharusnya, Andi Oddang dkk sudah memantapkan persiapan saat ini. Nada pesimis pun muncul di kalangan suporter.
"Jika seandainya para Pemain masih melakukan aksi mogoknya, maka kita tunggu saja kehancuran kita ketika berhadapan dengan Persebaya tgl 13 nanti," tulis akun Twitter Macz Man, @Maczman_Ori.
Suporter juga mulai gerah dengan aksi pemain yang terus mogok latihan. "Apabila kita mengalami kekalahan pada partai berikutnya, maka sebaiknya manajemen mengganti seluruh pemain tanpa tersisa. Itu lebih baik!" lanjutnya.
Menurut mereka, secara emosional, para pemain sudah dinilai tidak lagi sejalan dengan karakter Bugis-Makassar paradigma Celebes. "Itu bentuk kecemasan pemain dan memang harus ada evaluasi kepada semua pemain. Mental mereka harus dikaji ulang," kata Jenderal Lapangan Macz Man, Andi Shyam Paswah yang akrab disapa Coklat," Selasa (04/6).
Sebagai pembanding untuk membakar loyalitas pemain, admin @Maczman_Ori meng-upload foto tim PSM era tahun 2000-an saat masih diperkuat Ortizan Solossa dkk. Di bawah foto itu diberikan keterangan: "Mereka loyal, penuh dedikasi dan tidak cengeng namun mereka mampu mempersembahkan sebuah kebanggaan yg disebut JUARA!" (ipl/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kim Kurniawan Jalani Trial di Klub Thailand
Bola Indonesia 4 Juni 2013, 22:02
-
Suporter Macz Man: Kalau PSM Kalah, Ganti Saja Semua Pemain
Bola Indonesia 4 Juni 2013, 18:43
-
Suporter PSM: Pemain Harus Tunjukkan Loyalitas
Bola Indonesia 4 Juni 2013, 18:09
-
Manajer Persebaya Yakin 100 Persen Andik Bertahan
Bola Indonesia 4 Juni 2013, 15:30
-
Petar: Saya Pun Belum Digaji, Tapi Tidak Mogok
Bola Indonesia 3 Juni 2013, 18:32
LATEST UPDATE
-
Gawat! Lionel Messi Cedera Jelang Piala Dunia 2026
Bola Dunia Lainnya 25 Mei 2026, 09:16
-
Luis Suarez Hattrick, Inter Miami Bungkam Philadelphia 6-4
Bola Dunia Lainnya 25 Mei 2026, 09:07
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen Formula 1 2026
Otomotif 25 Mei 2026, 08:32
-
Klasemen Pembalap Formula 1 2026
Otomotif 25 Mei 2026, 08:32
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25
























KOMENTAR