Bola.net - Kondisi keuangan PSPS Pekanbaru yang tengah dilanda kesulitan membuat wacana penjualan tim semakin gencar. Namun rencana tersebut ditolak oleh ratusan suporter PSPS.
Suporter yang terdiri dari gabungan Asykar Theking, Nord Curva, dan Hang Tuah Mania secara tegas menolak rencana penjualan tim kesayangannya itu ke Pemerintah Kabupaten Kampar. Dengan membawa bendera dan spanduk raksasa bertuliskan "Save Our PSPS" mereka melakukan unjuk rasa di kantor Walikota Pekanbaru, mereka mendesak Pemerintah Kota Pekanbaru menyelamatkan kondisi PSPS yang kesulitan dana.
"Semenjak PSPS berdiri tahun 1955, sesulit apapun kondisinya, PSPS tetap berada di Pekanbaru. Jadi jangan sampai Walikota Pekanbaru dengan beragam alasan malah menggadaikanya ke Kampar," kata Barry, suporter fanatik dari Asyar Theking seperti dilansir Antara.
Sementara itu koordinator aksi, Teguh Santoso juga menagih janji Walikota Pekanbaru, Firdaus MT, yang pernah berjanji untuk membantu menyelamatkan kondisi keuangan PSPS. "Kami juga meminta Walikota Pekanbaru ikut mengajak perusahaan-perusahaan agar mau mensponsori PSPS," katanya.
Selain menagih janji Walikota, suporter PSPS yang didominasi anak muda ini juga menuntut agar Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Riau tidak mempersulit PSPS untuk menggunakan Stadion Kaharudin Nasution di Pekanbaru sebagai tempat markas tim di Indonesia Super League (ISL) musim ini. (ant/dzi)
Suporter yang terdiri dari gabungan Asykar Theking, Nord Curva, dan Hang Tuah Mania secara tegas menolak rencana penjualan tim kesayangannya itu ke Pemerintah Kabupaten Kampar. Dengan membawa bendera dan spanduk raksasa bertuliskan "Save Our PSPS" mereka melakukan unjuk rasa di kantor Walikota Pekanbaru, mereka mendesak Pemerintah Kota Pekanbaru menyelamatkan kondisi PSPS yang kesulitan dana.
"Semenjak PSPS berdiri tahun 1955, sesulit apapun kondisinya, PSPS tetap berada di Pekanbaru. Jadi jangan sampai Walikota Pekanbaru dengan beragam alasan malah menggadaikanya ke Kampar," kata Barry, suporter fanatik dari Asyar Theking seperti dilansir Antara.
Sementara itu koordinator aksi, Teguh Santoso juga menagih janji Walikota Pekanbaru, Firdaus MT, yang pernah berjanji untuk membantu menyelamatkan kondisi keuangan PSPS. "Kami juga meminta Walikota Pekanbaru ikut mengajak perusahaan-perusahaan agar mau mensponsori PSPS," katanya.
Selain menagih janji Walikota, suporter PSPS yang didominasi anak muda ini juga menuntut agar Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Riau tidak mempersulit PSPS untuk menggunakan Stadion Kaharudin Nasution di Pekanbaru sebagai tempat markas tim di Indonesia Super League (ISL) musim ini. (ant/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Review ISL: Badai Pegunungan Tekuk Persela
Bola Indonesia 31 Januari 2013, 22:14
-
Suporter PSPS Tolak Rencana Penjualan Tim
Bola Indonesia 31 Januari 2013, 22:05
-
Bola Indonesia 31 Januari 2013, 21:29

-
Bola Indonesia 31 Januari 2013, 19:33

-
Review ISL: Persib Raih Hasil Imbang di Sorong
Bola Indonesia 31 Januari 2013, 18:50
LATEST UPDATE
-
Persib Bandung Ditinggal Bojan Hodak Usai Hat-trick Juara?
Bola Indonesia 25 Mei 2026, 19:12
-
Tyrell Malacia Ucapkan Salam Perpisahan untuk Fans Manchester United
Liga Inggris 25 Mei 2026, 18:52
-
Skuad Spanyol untuk Piala Dunia 2026: Barcelona 8, Real Madrid 0
Piala Dunia 25 Mei 2026, 18:24
-
Membandingkan Gaji Pemain West Ham dengan Gaji Pemain Championship
Liga Inggris 25 Mei 2026, 18:03
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00


























KOMENTAR