"Ada hak saya yang belum dibayarkan oleh klub. Total masih ada Rp 90 juta. Uang muka saya, Rp 50 juta belum terima sampai sekarang. Selain itu, gaji selama satu bulan senilai Rp 40 juta belum dilunasi sama manajemen," ungkapnya.
Mbamba mengaku bahwa manajemen baru membayar gaji sebesar 10 persen atau sekitar Rp 10 juta. Pembayarannya dilakukan dalam dua tahap. Menurut Mbamba, jika bukan dengan alasan untuk kebutuhan keluarga, bukan tidak mungkin manajemen Surabaya United akan mengabaikan haknya.
"Beberapa hari lalu dibayar Rp 5 juta. Pas Natal kemarin dikasih Rp 5 juta lagi karena untuk kebutuhan keluarga," ungkap striker berusia 33 tahun ini. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Surabaya United Hutang 90 Juta ke Mbamba
Bola Indonesia 26 Desember 2015, 12:02
-
Tanpa Dutra, Surabaya United Bakal Kocar-kacir
Bola Indonesia 18 Desember 2015, 11:19
-
Ibnu Grahan Tak Khawatir Kehadiran Tony Ho di PBFC
Bola Indonesia 13 Desember 2015, 09:18
-
Dan Ibnu Grahan Pun Memeluk Tony Ho
Bola Indonesia 12 Desember 2015, 11:51
-
Tony Ho Bisa Jadi Informan PBFC
Bola Indonesia 11 Desember 2015, 19:31
LATEST UPDATE
-
Kesempatan Maroko Mengubah Kisah yang Dulu Berakhir dengan Air Mata
Piala Dunia 5 Juli 2026, 19:19
-
Ketika Prancis Menemukan Cara Lain untuk Menang
Piala Dunia 5 Juli 2026, 19:11
-
Meksiko, Azteca, dan Pemain Ke-12
Piala Dunia 5 Juli 2026, 18:27
-
Meksiko dan Misi Javier Aguirre Mengubah Tekanan Menjadi Kekuatan
Piala Dunia 5 Juli 2026, 18:20
-
Brahim Diaz, Sentuhannya Membuat Mimpi Maroko Terasa Semakin Nyata
Piala Dunia 5 Juli 2026, 18:04
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Argentina vs Mesir 7 Juli 2026
Piala Dunia 5 Juli 2026, 17:54
-
6 Duel Ikonik Portugal vs Spanyol
Piala Dunia 5 Juli 2026, 16:12
-
Tantang Norwegia, Brasil Tidak Siapkan Taktik 'Anti-Haaland'
Piala Dunia 5 Juli 2026, 15:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR