Menurut Ibnu Grahan, head coach Surabaya United, kelemahan di dua aspek itu terlihat cukup jelas saat mereka mengalahkan Pusamania Borneo FC (PBFC), Senin (30/11) kemarin lusa. "Anak-anak sempat keteteran oleh pemain senior Borneo," aku Ibnu.
Sialnya, mereka kecolongan lewat gol Sultan Samma saat pertandingan baru berjalan 16 menit. "Di sini nampak koordinasi dan komunikasi sangat kurang," kritik mantan pelatih Persela U-21 dan Persebaya 1927 ini.
Dari total empat pertandingan, tiga di antaranya berhasil dimenangkan oleh Surabaya United. Sedangkan satu laga lainnya berakhir dengan kekalahan. Mereka total mencetak sembilan gol, dan enam kali gawang mereka dijebol lawan. (faw/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Surabaya United Masih Lemah di Komunikasi dan Koordinasi
Bola Indonesia 2 Desember 2015, 12:01
-
Surabaya United Hattrick Menang, Ibnu Grahan Sumringah
Bola Indonesia 30 November 2015, 17:56
-
Jumpa PBFC, Surabaya United Pincang
Bola Indonesia 29 November 2015, 08:37
-
Ibnu Kritisi Kesalahan Pemain Surabaya United
Bola Indonesia 27 November 2015, 20:41
-
Surabaya United Pertahankan Winning Team
Bola Indonesia 26 November 2015, 12:36
LATEST UPDATE
-
Persib vs Bali United: Beckham Putra Absen atau Siap Tampil?
Bola Indonesia 9 April 2026, 18:45
-
Prediksi BRI Super League: Persita vs Arema FC 10 April 2026
Bola Indonesia 9 April 2026, 17:43
-
Prediksi BRI Super League: PSIM vs PSM Makassar 10 April 2026
Bola Indonesia 9 April 2026, 16:16
LATEST EDITORIAL
-
5 Kandidat Pelatih Baru Real Madrid Jika Alvaro Arbeloa Pergi
Editorial 9 April 2026, 17:45
-
9 Nama Besar yang Pernah Berseragam Real Madrid dan Bayern Munchen
Editorial 7 April 2026, 15:34
-
9 Calon Pengganti Enzo Fernandez Jika Chelsea Melepas Sang Gelandang
Editorial 6 April 2026, 21:25

























KOMENTAR