Dalam pertandingan ini, Surabaya United unggul lebih dulu lewat gol Ilham Udin Armaiyn pada menit ke-11. Sedangkan dua gol balasan PBFC dicetak lewat tendangan bebas Rizky Pora dan Goran Gancev. "Masih ada dua pertandingan, kami masih optimis. Masih ada peluang," ucap Ibnu usai laga.
Dua gol PBFC berasal dari satu skema yang sama, yakni eksekusi bola mati. Risky Pora mencetak gol dari tendangan bebas. Sedangkan gol Goran diawali sepak pojok Srdjan Lopicic. "Sebenarnya saya sudah perbaiki performa tim untuk antisipasi set piece," aku Ibnu.
Atas kekalahan ini, Ibnu menolak untuk menyalahkan para pemainnya. "Saya tidak menyalahkan kiper. Saya tidak menyalahkan pemain belakang. Itu kesalahan saya sebagai pelatih," tambah pelatih berkumis tebal ini.
Ibnu juga meminta maaf atas kesalahan Rudi Widodo yang melakukan pelanggaran keras ke Fandi Ahmad hingga berujung kartu merah. "Mohon maaf kalau rudi widodo melakukan pelanggaran sehingga kartu merah. Karena terpengaruh suasana ingin menang," pungkasnya. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Surabaya United Masih Yakin Lolos Semifinal
Bola Indonesia 13 Desember 2015, 18:16
-
Finishing Surabaya United Sangat Lemah
Bola Indonesia 13 Desember 2015, 18:10
-
Gol Risky Pora Hancurkan Mental Surabaya United
Bola Indonesia 13 Desember 2015, 17:56
-
Ibnu Grahan Tak Khawatir Kehadiran Tony Ho di PBFC
Bola Indonesia 13 Desember 2015, 09:18
-
Bola Indonesia 13 Desember 2015, 09:15

LATEST UPDATE
-
Tantang Norwegia, Brasil Tidak Siapkan Taktik 'Anti-Haaland'
Piala Dunia 5 Juli 2026, 15:00
-
Gagal ke Real Madrid, Enzo Fernandez Bakal Gabung Klub EPL Ini?
Piala Dunia 5 Juli 2026, 12:00
-
Bye Arsenal! Leandro Trossard Segera Cabut ke Turki!
Liga Inggris 5 Juli 2026, 08:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55





















KOMENTAR