Rasa trauma itu disebabkan karena perlakuan Aremania ketika 'menyambut' kedatangan bus Surabaya United. Kayu, paving hingga batu dilempar ke arah bus yang ditumpangi Evan Dimas dan kawan-kawan.
Kaca bus pun pecah. Sejumlah pemain menjadi korban karena terkena serpihan kaca yang pecah tersebut. Kejadian inilah yang masih menyisakan trauma di benak para penggawa klub milik pengusaha Gede Widiade ini.
"Apakah trauma itu akan hilang dalam waktu singkat? Tidak," kata Ibnu kepada , Senin (21/12) pagi. "Masalah psikologi seperti ini sangat sulit hilang dalam waktu cepat," tegas mantan pelatih Persebaya 1927 ini. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Surabaya United Trauma Intimidasi Aremania
Bola Indonesia 21 Desember 2015, 11:37
-
Masih Berkabung, Arema Tak Rayakan Kemenangan
Bola Indonesia 19 Desember 2015, 22:45
-
Suporter Arema Meninggal, Jokowi Berduka
Bola Indonesia 19 Desember 2015, 18:53
-
Polres Sleman Akan Tindak Tegas Suporter Anarkis
Bola Indonesia 19 Desember 2015, 13:54
-
Inilah Kronologi Kematian Dua Suporter Aremania
Bola Indonesia 19 Desember 2015, 12:56
LATEST UPDATE
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Swiss vs Kolombia
Piala Dunia 7 Juli 2026, 23:34
-
Luis Diaz, Pilar Mimpi Besar Kolombia
Piala Dunia 7 Juli 2026, 23:00
-
Charles De Ketelaere Menikmati Momen Terbaik dalam Kariernya
Piala Dunia 7 Juli 2026, 22:00
-
Tempat Menonton Siaran Piala Dunia 2026: Argentina vs Mesir
Piala Dunia 7 Juli 2026, 21:31
-
Swiss vs Kolombia: 1 Tiket, 2 Ambisi Besar
Piala Dunia 7 Juli 2026, 20:09
-
3 Tuan Rumah Piala Dunia 2026 Tersingkir Bersamaan di Babak 16 Besar
Piala Dunia 7 Juli 2026, 19:43
-
Nazriel Alfaro Bidik Kesempatan Emas di Piala Presiden 2026
Bola Indonesia 7 Juli 2026, 19:40
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR