Ibnu salut karena anak buahnya tetap main apik meski di tengah kondisi yang serba semerawut. "Meski di internal bermasalah, luar bermasalah, tapi mereka menunjukkan semangat pantang menyerang," ucap Ibnu.
Surabaya United juga pincang karena tiga pemain inti, yakni Jandri Pitoy, Otavio Dutra dan Pedro Javier Velazquez. Mereka sudah didepak dua hari sebelum pertandingan. "Hal itu pasti pengaruh ke tim. Mereka biasa main sebagai starter. Tapi hal itu sudah biasa dalam sebuah klub," lanjut pelatih berkumis tebal ini.
Dalam pertandingan ini, Surabaya United juga mengenakan pita hitam di lengannya. Ini adalah bentuk bela sungkawa atas meninggalnya dua Aremania di Sragen. "Kita menghargai Arema dengan pakai pita hitam. Kita juga mohon maaf sebesar-besarnya kepada masyarakat Surabaya," tutup Ibnu.[initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ibnu Sanjung Pemain Surabaya United
Bola Indonesia 20 Desember 2015, 07:12
-
Kalah dan Diintimidasi Aremania, Surabaya United Tetap Tegakkan Kepala
Bola Indonesia 20 Desember 2015, 07:09
-
Ibnu Grahan Beberkan Faktor Kekalahan Surabaya United
Bola Indonesia 19 Desember 2015, 23:36
-
Jumpa Arema, Surabaya United Siapkan Amunisi Muda
Bola Indonesia 18 Desember 2015, 08:47
-
Surabaya United Pede Meski Tanpa Pemain Asing
Bola Indonesia 18 Desember 2015, 08:28
LATEST UPDATE
-
Gak Laku! Rafael Leao Ditolak Arsenal, MU, dan Barcelona
Liga Italia 21 Mei 2026, 11:45
-
Mengebut dan Kecelakaan, SIM Jamal Musiala Dicabut!
Bundesliga 21 Mei 2026, 10:45
-
Gokil! Casemiro Tolak Banyak Tawaran Demi Inter Miami
Bola Dunia Lainnya 21 Mei 2026, 10:15
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25

























KOMENTAR