
Bola.net - Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, menegaskan tak mudah baginya untuk membawa Maung Bandung menjadi juara BRI Super League 2025/2026.
Persib finis di posisi teratas dengan nilai 79 dari 34 laga, nilai yang sama dikumpulkan pesaing terdekat yakni Borneo FC. Namun mengingat kompetisi sepak bola Indonesia menerapkan penentuan peringkat berdasarkan head to head, maka Maung Bandung yang keluar sebagai juaranya.
Ini merupakan gelar juara ketiga secara berturut-turut yang ditorehkan Maung Bandung. Mereka menjuarai BRI Super League atau sebelumnya bernama BRI Liga 1 musim 2023/2024, 2024/2025, dan sekarang 2025/2026.
Gelar juara kali ini sekaligus menjadi yang kesembilan bagi Persib sepanjang sejarah, dengan empat di antaranya saat masih bernama Perserikatan.
Selain itu, prestasi juara tiga kali beruntun Persib ini merupakan yang pertama dalam sejarah kompetisi sepak bola profesional Indonesia.
Tahun Ini Lebih Sulit Bagi Persib

Apresiasi layak disematkan kepada Bojan Hodak, pelatih yang menorehkan tinta emas dengan mengantar Persib menjuarai kasta tertinggi Indonesia sebanyak tiga kali berturut-turut.
Ia selalu menjadikan Persib sebagai raja Liga Indonesia dalam tiga musim terakhir. Dalam pengakuannya kepada media Malaysia, The Star, Bojan Hodak menilai musim ketiganya adalah yang paling sulit.
Mantan pelatih Kelantan, Johor Darul Ta’zim, dan Kuala Lumpur ini mengatakan bahwa kemenangan musim ini adalah yang tersulit dari tiga gelar liga yang telah ia raih bersama Persib.
"Tahun ini jauh lebih sulit karena di dua musim pertama kami memiliki tim yang kurang lebih sama," aku Bojan Hodak.
"Tahun ini kami benar-benar mengubah skuad. Kami memiliki 23 pemain baru dari 31 pemain, jadi wajar jika mereka membutuhkan waktu untuk beradaptasi dan saling memahami," terangnya.
Persaingan Sengit Dengan Borneo FC

Pelatih asal Kroasia berusia 55 tahun ini juga menganggap sulitnya menjuarai BRI Super League 2025/2026 adalah keberadaan dua tim yang menjadi pesaing Persib. Ya, Borneo FC yang seperti tidak mau menyerah, bahkan punya nilai yang sama dengan Persib di klasemen akhir.
Sementara Persija Jakarta juga memberi teror di klasemen, meski finis di peringkat ketiga dengan jarak delapan poin di bawah Persib. Secara umum Bojan Hodak menyebut perjalanan di musim ini diwarnai banyak jalan terjal.
"Ini jauh lebih sulit daripada dua tahun pertama. Saya rasa belum pernah terjadi sebelumnya sebuah tim finis di posisi kedua dengan poin sebanyak itu," seru Bojan.
"Bahkan bagi kami, meskipun kami memenangkan liga tiga kali berturut-turut, musim ini kami mengumpulkan poin jauh lebih banyak daripada dua tahun sebelumnya," tegasnya.
Klasemen BRI Super League
Disadur dari: Bola.com/Vincentius Atjama/Hendry Wibowo
Published: 28/05/2026
Baca Juga:
- Mundur dari Kursi Pelatih Persib Bandung, Ini Jabatan Baru Bojan Hodak Musim Depan
- Apa Resep Persib Raih 3 Gelar Juara Beruntun? Bojan Hodak Blak-blakan Rahasianya
- Setelah Kepergian Bojan Hodak: 7 Pemain Berpotensi Tinggalkan Persib Bandung, Siapa Saja?
- Hasil Sidang Komdis PSSI untuk Laga Persija vs Persib: Beckham Putra dan Rizky Ridho Dapat Sanksi, Maung Bandung Ganti Rugi Kursi Plastik
- Statistik Gila Bojan Hodak di Persib Bandung: 1.034 Hari, 116 Laga, Hanya 15 Kali Kalah!
- Bojan Hodak, Mitos Baru di Persib Bandung!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Real Madrid Kontak Agen Enzo Fernandez, Transfer Masih Rumit
Liga Spanyol 28 Mei 2026, 16:30
-
Masalah Cole Palmer Dimulai dari Kepergian Nicolas Jackson
Liga Inggris 28 Mei 2026, 16:04
-
Barcelona Yakin Bisa Rekrut Bernardo Silva Musim Panas Ini
Liga Spanyol 28 Mei 2026, 16:01
LATEST EDITORIAL
-
3 Alasan Chelsea Sebaiknya Jual Enzo Fernandez Musim Panas Ini
Editorial 28 Mei 2026, 14:04























KOMENTAR