Dua gol Sriwijaya disumbangkan oleh Asri Akbar dan TA Mushafry. Sementara satu gol Arema Cronus dipersembahkan oleh aksi salto Lancine Kone. Hasil tersebut membuat aggregat 3-2 untuk keunggulan Sriwijaya.
Arema Cronus tampil menyerang begitu wasit Thoriq Al Khatiri meniup peluit tanda pertandingan dimulai. Tampilnya Samsul Arif membuat serangan Singo Edan sangat berbahaya bagi lini belakang Sriwijaya FC.
Hasilnya langsung terlihat pada menit ke-14. Mendapat dari Johan Alfarizi dari sisi sayap, Cristian Gonazales yang berada di kotak penalti berhasil menjangkau bola dengan sundulan. Bola melesak mulus ke gawang. Namun, wasit menganulir gol tersebut karena Gonzalez sebelumnya telah berada di posisi offside.
Pertandingan berjalan dengan tempo tinggi dan keras. Arema tampil lebih dominan dalam memberikan tekanan, namun Sriwijaya beberapa kali juga mampu membahayakan gawang lewat aksi Titus Bonai dan Syakir Sulaiman.
Kurnia Meiga menjadi pahlawan bagi Arema saat menjinakkan sepakan jarak jauh Wildansyah pada menit ke 34. Wildansyah adalah pemain yang membobol gawang Arema pada leg pertama. Lima menit berselang Meiga kembali menggagalkan sepakan bebas dari Yu Hyun Ko.
Meiga akhirnya tak kuasa lagi menahan gawangnya dari kebobolan. Setelah memenangi duel dengan tiga pemain Arema, Asri Akbar melepas sepakan keras mendatar. Momen yang terjadi pada menit 44 ini membuka keunggulan Sriwijaya sekaligus menutup jalannya babak pertama semenit kemudian.
Gonzalez kembali membuka peluang di awal babak. Sundulannya tiga menit babak kedua berjalan masih berada dipelukkan Dian Agus.
Terus menyerang, membuat Arema lupa untuk mempertahankan wilayah mereka. Dua kali Sriwijaya mendapat peluang lewat aksi Patrich Wanggi. Sayang, aksi penyerang asal Papua ini pada menit ke-64 dan 65 masih belum menemukan sasaran.
Arema akhirnya sukses menyamakan kedudukan. Sepakan akrobatik Lancine Kone menembus kawalan Dian Agus pada menit ke-73. Kone berhasil melakukan sepakan salto setelah menerima bola sundulan Fabiano Beltrame. Skor imbang 1-1, aggregat juga menjadi imbang 2-2.
Tak butuh waktu lama, Sriwijaya kembali unggul pada menit ke-79. Sundulan kepala TA Mushafry memanfaatkan umpan Rizky Dwi Ramadana sukses menjebol gawang Arema. Skor 2-1 untuk Laskar Wong Kito.
Arema menambah tekanan dengan memasukkan Arif Suyono pada menit ke-86 untuk menggantikan Dendi Santoso. Masukknya pemain yang karib disapa Keceng ini menambah tensi serangan anak asuh Joko Susilo.
Tambahan waktu empat menit diberikan oleh wasit Thoriq Al Khatiri. Namun, hingga waktu berakhir skuad Arema gagal menambah angka. Sriwijaya berhasil mengakhiri laga dengan kemenangan 2-1.
Mereka berhak menantang Persib Bandung di babak final Piala Presiden yang akan berlangsung pada 18 Oktober mendatang.
Susunan Pemain
Sriwijaya FC: Dian Agus, Maiga, Akbar (Rizky 75'), Hyun Koo, Fathul, Musafry, Wildansyah, Tibo (Anis Nabar 75'), Fachrudin, Wanggai, Syakir (Ichsan K 66').
Arema Cronus: K. Meiga, Fabiano, Purwaka, Alfarizi, Kipuw (Beny W 39'), Revi (Hendro 57'), Ferry (Sukadana 39'), Kone, S Arif, Dendi (Arif S 86'), Gonzalez. [initial]
Baca Juga:
- Tiket Habis, Ribuan Aremania Tak Bisa Masuk Manahan
- SC Piala Presiden Puji Kematangan Klub Peserta
- Pasoepati Imbau Aremania Tak Lakukan Aksi Rasis di Solo
- Tak Pilih Lawan di Final, Persib Inginkan Tempat Netral
- The Jakmania Tolak Final Piala Presiden di SUGBK
- Inilah Dua Opsi Venue Final Piala Presiden 2015
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kalah dari Sriwijata FC, Joko Susilo Kecewa Berat
Bola Indonesia 11 Oktober 2015, 20:57
-
Tantang Persib, Sriwijaya Pupus Mimpi Arema ke Final
Bola Indonesia 11 Oktober 2015, 20:04
-
Tiket Habis, Ribuan Aremania Tak Bisa Masuk Manahan
Bola Indonesia 11 Oktober 2015, 18:15
-
Pasoepati Imbau Aremania Tak Lakukan Aksi Rasis di Solo
Liga Spanyol 11 Oktober 2015, 11:43
-
Samsul Arif Siap Bawa Arema Patahkan Catatan Buruk di Solo
Bola Indonesia 10 Oktober 2015, 15:14
LATEST UPDATE
-
Tinggalkan Man United, Casemiro Kini Berpeluang Jadi Rekan Setim Lionel Messi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 15:26
-
Prediksi Everton vs Man United 24 Februari 2026
Liga Inggris 21 Februari 2026, 14:53
-
Head to Head Tottenham vs Arsenal: Pemuncak Klasemen Bakal Kembali Tergelincir?
Liga Inggris 21 Februari 2026, 14:16
-
Tanpa Ampun! Gresik Phonska Libas Jakarta Electric PLN dan Puncaki Klasemen Proliga 2026
Voli 21 Februari 2026, 13:10
-
Kans ke Final Four Tertutup, Bandung BJB Tandamata Fokus Akhiri Musim Proliga 2026 dengan Manis
Voli 21 Februari 2026, 13:05
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen WorldSBK 2026
Otomotif 21 Februari 2026, 12:58
-
Klasemen Sementara WorldSBK 2026 Usai Race 1 Seri Australia di Phillip Island
Otomotif 21 Februari 2026, 12:54
-
Hasil Race 1 WorldSBK Australia 2026: Ducati Sapu Bersih 3 Podium, Nicolo Bulega Menang
Otomotif 21 Februari 2026, 12:43
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR