
Bola.net - Leg kedua semifinal Piala Presiden antara tuan rumah Sriwijaya FC melawan Arema Cronus di Manahan, Minggu (11/10) dipastikan berlangsung seru. Apalagi tim tamu akan didukung ribuan suporter Aremania. Jarak yang tidak terlalu jauh antara Malang dan Solo, membuat Aremania datang bergelombang dengan berbagai kendaraan ke Solo.
Sebagai sahabat yang baik, suporter tuan rumah, Pasoepati, menyambut antusias kedatangan Aremania ke Kota Bengawan. Kendati demikian, Pasoepati meminta Aremania agar tetap bisa menjaga sikap yang baik dengan tidak melantunkan yel-yel atau nyanyian yang berbau rasis saat berlangsungnya laga.
Wapres Pasoepati, Ginda Ferachtriawan mengatakan, permintaan tersebut bukan tanpa alasan. Aremania sebagai salah satu suporter terbesar di Indonesia memang kerap menyanyikan yel-yel rasis ditujukan kepada suporter Persebaya, Surabaya, Bonek Mania. Permusuhan kedua suporter yang berlangsung sejak lama menjadi pemicu aksi rasis di kedua kubu. Yang hingga kini belum bisa didamaikan.
"Kami Pasoepati mempunyai hubungan baik dan harmonis dengan Aremania dan Bonek Mania. Kami hanya ingin setiap pertandingan di Stadion Manahan bisa berlangsung aman tanpa ada rasisme. Kami menghimbau agar teman-teman Aremania bisa menjaga sikap,apalagi akan disiarkan secara langsung," ujar Ginda, Minggu (11/10).
Ginda menegaskan Pasoepati tidak ingin terlibat dalam pusaran permusuhan antara Aremania dan Bonek Mania. Kota Solo, lanjut dia, harus tetap menjadi kota yang santun bagi suporter lain.
Panitia pertandingan Piala Presiden menyediakan belasan ribu kuota untuk Aremania. Selain di tribun timur, mereka juga akan ditempatkan di tribun utara belakang gawang. Sedangkan suporter Sriwijaya FC akan ditempatkan di tribun selatan belakang gawang. Sementara itu Pasoepati dan penonton umum lainnya akan ditempatkan di tribun barat dan VIP. [initial]
(ars/shd)
Sebagai sahabat yang baik, suporter tuan rumah, Pasoepati, menyambut antusias kedatangan Aremania ke Kota Bengawan. Kendati demikian, Pasoepati meminta Aremania agar tetap bisa menjaga sikap yang baik dengan tidak melantunkan yel-yel atau nyanyian yang berbau rasis saat berlangsungnya laga.
Wapres Pasoepati, Ginda Ferachtriawan mengatakan, permintaan tersebut bukan tanpa alasan. Aremania sebagai salah satu suporter terbesar di Indonesia memang kerap menyanyikan yel-yel rasis ditujukan kepada suporter Persebaya, Surabaya, Bonek Mania. Permusuhan kedua suporter yang berlangsung sejak lama menjadi pemicu aksi rasis di kedua kubu. Yang hingga kini belum bisa didamaikan.
"Kami Pasoepati mempunyai hubungan baik dan harmonis dengan Aremania dan Bonek Mania. Kami hanya ingin setiap pertandingan di Stadion Manahan bisa berlangsung aman tanpa ada rasisme. Kami menghimbau agar teman-teman Aremania bisa menjaga sikap,apalagi akan disiarkan secara langsung," ujar Ginda, Minggu (11/10).
Ginda menegaskan Pasoepati tidak ingin terlibat dalam pusaran permusuhan antara Aremania dan Bonek Mania. Kota Solo, lanjut dia, harus tetap menjadi kota yang santun bagi suporter lain.
Panitia pertandingan Piala Presiden menyediakan belasan ribu kuota untuk Aremania. Selain di tribun timur, mereka juga akan ditempatkan di tribun utara belakang gawang. Sedangkan suporter Sriwijaya FC akan ditempatkan di tribun selatan belakang gawang. Sementara itu Pasoepati dan penonton umum lainnya akan ditempatkan di tribun barat dan VIP. [initial]
Sudah Baca Ini?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kalah dari Sriwijata FC, Joko Susilo Kecewa Berat
Bola Indonesia 11 Oktober 2015, 20:57
-
Tantang Persib, Sriwijaya Pupus Mimpi Arema ke Final
Bola Indonesia 11 Oktober 2015, 20:04
-
Tiket Habis, Ribuan Aremania Tak Bisa Masuk Manahan
Bola Indonesia 11 Oktober 2015, 18:15
-
Pasoepati Imbau Aremania Tak Lakukan Aksi Rasis di Solo
Liga Spanyol 11 Oktober 2015, 11:43
-
Samsul Arif Siap Bawa Arema Patahkan Catatan Buruk di Solo
Bola Indonesia 10 Oktober 2015, 15:14
LATEST UPDATE
-
AS Roma Hubungi Real Madrid, Ingin Boyong Pemain Ini ke Olimpico
Liga Italia 18 Agustus 2026, 19:30
-
Lupakan Lewis Hall, MU Fokus Datangkan Bek Kiri Ini
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 19:15
-
Cabut dari AC Milan, Rafael Leao Merantau ke Arab Saudi?
Liga Italia 18 Agustus 2026, 19:00
-
Manchester United Beli Gelandang Baru? Bisa Iya, Bisa Tidak!
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 18:45
-
Cocok dengan Barcelona, Fermin Lopez Doakan Julian Alvarez Mendarat di Camp Nou
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 18:30
-
Marcus Rashford Mantapkan Hati Lanjut Bersama Manchester United
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 18:15
-
Fermin Lopez Benarkan Serahkan Nomor 16 Barcelona ke Rodri: Dia Layak Mengenakannya!
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 18:00
-
Memancing di Air Keruh, MU Coba Bajak Gavi dari Barcelona
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 17:45
-
Santiago Gimenez Selangkah Lebih Dekat Tinggalkan AC Milan
Liga Italia 18 Agustus 2026, 17:30
-
Jalan Terjal Persib Menuju ACL Two 2026/2027: Hadapi Manila Digger dan Sanksi AFC
Bola Indonesia 18 Agustus 2026, 17:21
-
Tolak Galatasaray, MU Kebut Kontrak Baru Bruno Fernandes
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 17:14
-
KapanLagi Korea dan Kkuljaem Rayakan Kemerdekaan lewat Kelas Bahasa Korea Interaktif
Lain Lain 18 Agustus 2026, 16:42
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59
























KOMENTAR