- Pelatih Persija Jakarta, Stefano Cugurra Teco, bergeming dengan posisi PSMS Medan di klasemen sementara yang terperosok di jurang degradasi. Tim berjuluk Ayam Kinantan itu terbenam di posisi buncit dengan 18 poin dari 19 pertandingan.
Persija akan menjamu PSMS pada pekan ke-20 Go-Jek Liga 1 bersama Bukalapak di Stadion Sultan Agung, Bantul, Yogyakarta, Minggu (12/8/2018).
Di bursa transfer paruh musim, PSMS merombak skuatnya besar-besaran. Ayam Kinantan mengganti tiga pemain asingnya.
Bahkan, posisi Djadjang Nurdjaman pun ikut goyang. Mantan pelatih Persib itu turut dicopot dari jabatannya. Arsitek asal Inggris, Peter Butler pun menggantikannya.
"Saya lihat (PSMS), sudah ganti pelatih. Sudah ganti pemain asing. Ada tiga asing baru, ada pemain lokal pula. Pasti mereka sudah lihat yang kurang dari putaran pertama," ujar Teco saat sesi konferensi pers sebelum pertandingan.
"PSMS perbaiki tim, kami respek sama PSMS. Kami sudah tiga kali lawan PSMS di tahun ini. Kami dua kali menang, dan sekali kalah di Medan. Kami harus respek sama lawan. Harus kerja keras untuk menang," katanya menambahkan.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Michael Orah Bujuk Jakmania Oranyekan Stadion Sultan Agung
Bola Indonesia 11 Agustus 2018, 21:46
-
Terbenam di Dasar Klasemen, Persija Ogah Remehkan PSMS
Bola Indonesia 11 Agustus 2018, 21:21
-
Pelatih PSMS Sebut Timnya Tak Dapat Motivasi Secara Finansial
Bola Indonesia 4 Agustus 2018, 08:12
-
Gelandang Bhayangkara FC Senang Bisa Cetak Gol Perdana di Liga 1
Bola Indonesia 4 Agustus 2018, 04:28
-
Nyanyian Selamat Datang Liga 2 Warnai Kekalahan PSMS
Bola Indonesia 3 Agustus 2018, 21:44
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Amerika Serikat vs Belgia: Charles De Ketelaere
Piala Dunia 7 Juli 2026, 09:26
-
Sudah Waktunya Pensiun dari Timnas Portugal, Wahai Cristiano Ronaldo?
Piala Dunia 7 Juli 2026, 07:30
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55





















KOMENTAR