Bola.net - Mulai dari kompetisi di level pembinaan hingga profesional musim 2015 dipastikan tidak berjalan. Hal tersebut menjadi keputusan PSSI usai mengelar rapat Komite Eksekutif (Exco) di Senayan, Jakarta, Sabtu (02/5).
Penyebab utamnya adalah pembekuan PSSI yang dilakukan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi. Selain ingin mengambil alih kompetisi dan tim nasional, Menpora Imam juga tidak mengakui La Nyalla Mahmud Matalitti sebagai Ketua Umum PSSI yang sah hasil Kongres Luar Biasa (KLB) di Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (18/4) lalu.
Keprihatinan dan kekecewaan pun disuarakan The Jakmania, julukan suporter Persija Jakarta. Richard Ahmad Supriyanto, Ketua Umum The Jakmania, mengatakan akan meminta Presiden RI, Joko Widodo alias Jokowi untuk segera turun tangan. Dengan demikian, dilanjutkannya, kondisi persepakbolaan nasional bisa kembali membaik.
"Kami akan aksi turun ke jalan, Selasa (05/5). Rencananya, kemi ke Istana Negara agar Presiden RI turun tangan menyelesaikan masalah ini. Persija kami menjadi korban, pembinaan sepak bola menjadi korban," kata Richard Ahmad.
Lebih jauh diutarakannya, aksi damai tersebut akan diikuti ratusan ribu The Jakmania dan insan sepak bola di tanah air.
"Jokowi harus segera mengambil tindakan cepat. Tindakan turun tangan presiden yang paling bisa cepat dilakukan adalah tentunya me-reshuffle Menpora, karena itu solusi yang paling efektif dan cepat. Ini semua demi sepak bola Indonesia," tutup Richard. (esa/gia)
Penyebab utamnya adalah pembekuan PSSI yang dilakukan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi. Selain ingin mengambil alih kompetisi dan tim nasional, Menpora Imam juga tidak mengakui La Nyalla Mahmud Matalitti sebagai Ketua Umum PSSI yang sah hasil Kongres Luar Biasa (KLB) di Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (18/4) lalu.
Keprihatinan dan kekecewaan pun disuarakan The Jakmania, julukan suporter Persija Jakarta. Richard Ahmad Supriyanto, Ketua Umum The Jakmania, mengatakan akan meminta Presiden RI, Joko Widodo alias Jokowi untuk segera turun tangan. Dengan demikian, dilanjutkannya, kondisi persepakbolaan nasional bisa kembali membaik.
"Kami akan aksi turun ke jalan, Selasa (05/5). Rencananya, kemi ke Istana Negara agar Presiden RI turun tangan menyelesaikan masalah ini. Persija kami menjadi korban, pembinaan sepak bola menjadi korban," kata Richard Ahmad.
Lebih jauh diutarakannya, aksi damai tersebut akan diikuti ratusan ribu The Jakmania dan insan sepak bola di tanah air.
"Jokowi harus segera mengambil tindakan cepat. Tindakan turun tangan presiden yang paling bisa cepat dilakukan adalah tentunya me-reshuffle Menpora, karena itu solusi yang paling efektif dan cepat. Ini semua demi sepak bola Indonesia," tutup Richard. (esa/gia)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
QNB League Buyar, Persebaya Bakal Temui Menpora
Bola Indonesia 2 Mei 2015, 23:53
-
QNB League Dihentikan, Menpora dan PSSI Harusnya Duduk Bersama
Bola Indonesia 2 Mei 2015, 23:23
-
Persebaya Merasa Dirugikan Keputusan PSSI Hentikan QNB League
Bola Indonesia 2 Mei 2015, 22:52
-
QNB League Dihentikan PSSI, Arema Rugi Besar
Bola Indonesia 2 Mei 2015, 21:52
-
Nasib Pemain Persebaya Terkatung-katung
Bola Indonesia 2 Mei 2015, 21:43
LATEST UPDATE
-
Scudetto? Napoli Tetap Realistis
Liga Italia 7 April 2026, 17:00
-
Sporting dan Keyakinan Bahwa Selalu Ada yang Pertama untuk Segalanya
Liga Champions 7 April 2026, 15:24
LATEST EDITORIAL
-
9 Nama Besar yang Pernah Berseragam Real Madrid dan Bayern Munchen
Editorial 7 April 2026, 15:34
-
9 Calon Pengganti Enzo Fernandez Jika Chelsea Melepas Sang Gelandang
Editorial 6 April 2026, 21:25
-
5 Klub Tujuan Bernardo Silva Setelah Tinggalkan Man City
Editorial 6 April 2026, 21:05
-
4 Kandidat Pengganti Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 3 April 2026, 14:32


























KOMENTAR