Bola.net - Bakal digelarnya Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI pada Desember mendatang, semakin kuat digaungkan salah satu anggota Tim Transisi, Cheppy T Wartono.
Menurutnya, tahapan demi tahapan terus dilakukan untuk mendapatkan kepengurusan PSSI yang baru setelah sebelumnya dibekukan Menpora, Imam Nahrawi.
Apalagi, dilanjutkan Cheppy, hal tersebut sepenuhnya mendapatkan dukungan dari Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo.
"Saat ini, kami sedang melakukan pendataan klub-klub yang ada. Kami tidak ingin lagi ada cerita klub bodong, tidak resmi, setengah resmi, hanya nama saja namun saat di cek, alamatnya tidak benar atau tidak dapat ditemukan," tegasnya.
"Di PSSI, kini terdapat sekitar 777 klub. Dari itu semua, akan kami verifikasi ulang dan sedang dipersiapkan mekanismenya. Sehingga nantinya, hanya ada klub yang benar-benar sehat, solid, memiliki basis dana, penonton, serta stadion," tuturnya.
Karena itu, dilanjutkannya lagi, waktu yang dimiliki terus dimanfaatkan sebaik mungkin untuk menjalankan program kerja yang telah disusun. Mengingat, diutarakan Cheppy, durasi kerja Tim Transisi bakal berakhir hingga Oktober mendatang.
"Kita akan reformasi klub-klub secara satu persatu. Kita harus lakukan verifikasi berdasarkan di antaranya yakni kepemilikan lapangan, NPWP, kontrak-kontak kerja dengan pemain, pelatih dan sebagainya," tuturnya.
"Dengan demikian, agar PSSI yang baru nanti bisa menciptakan klub yang sehat. Ini keinginan Presiden yang outputnya adalah prestasi," pungkasnya. [initial]
(esa/asa)
Menurutnya, tahapan demi tahapan terus dilakukan untuk mendapatkan kepengurusan PSSI yang baru setelah sebelumnya dibekukan Menpora, Imam Nahrawi.
Apalagi, dilanjutkan Cheppy, hal tersebut sepenuhnya mendapatkan dukungan dari Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo.
"Saat ini, kami sedang melakukan pendataan klub-klub yang ada. Kami tidak ingin lagi ada cerita klub bodong, tidak resmi, setengah resmi, hanya nama saja namun saat di cek, alamatnya tidak benar atau tidak dapat ditemukan," tegasnya.
"Di PSSI, kini terdapat sekitar 777 klub. Dari itu semua, akan kami verifikasi ulang dan sedang dipersiapkan mekanismenya. Sehingga nantinya, hanya ada klub yang benar-benar sehat, solid, memiliki basis dana, penonton, serta stadion," tuturnya.
Karena itu, dilanjutkannya lagi, waktu yang dimiliki terus dimanfaatkan sebaik mungkin untuk menjalankan program kerja yang telah disusun. Mengingat, diutarakan Cheppy, durasi kerja Tim Transisi bakal berakhir hingga Oktober mendatang.
"Kita akan reformasi klub-klub secara satu persatu. Kita harus lakukan verifikasi berdasarkan di antaranya yakni kepemilikan lapangan, NPWP, kontrak-kontak kerja dengan pemain, pelatih dan sebagainya," tuturnya.
"Dengan demikian, agar PSSI yang baru nanti bisa menciptakan klub yang sehat. Ini keinginan Presiden yang outputnya adalah prestasi," pungkasnya. [initial]
Baca Juga:
- Manajer Persebaya: Tata Kelola Piala Kemerdekaan Berantakan
- Final Piala Kemerdekaan, Panitia Cetak 40 Ribu Tiket
- Harry Ruswanto: KLB PSSI Versi Menpora Pemaksaan Kehendak
- Persiwa Wamena Tuding Menpora Ingin Kudeta PSSI
- Asprov PSSI Kaltara Tolak Tegas KLB Bentukan Menpora Imam
- Menpora Dipastikan Hadiri Final Piala Kemerdekaan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Klub Piala Kemerdekaan Inginkan Figur TNI Pimpin PSSI
Bola Indonesia 13 September 2015, 21:33
-
Setelah Piala Kemerdekaan, Tim Transisi Fokus KLB PSSI
Bola Indonesia 13 September 2015, 21:27
-
Tim Transisi Tegaskan Jika KLB PSSI Didukung Jokowi
Bola Indonesia 13 September 2015, 21:12
-
Harry Ruswanto: KLB PSSI Versi Menpora Pemaksaan Kehendak
Bola Indonesia 10 September 2015, 22:49
-
Persiwa Wamena Tuding Menpora Ingin Kudeta PSSI
Bola Indonesia 9 September 2015, 18:45
LATEST UPDATE
LATEST EDITORIAL
-
4 Kandidat Pengganti Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 3 April 2026, 14:32
-
Italia Cari Pelatih Baru: 7 Kandidat Pengganti Gennaro Gattuso
Editorial 3 April 2026, 14:14
-
3 Bintang Manchester United yang Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 2 April 2026, 10:41
-
Starting XI Pemain Termahal yang Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 2 April 2026, 10:13


























KOMENTAR