
Bola.net - Dunia sepak bola berduka atas meninggalnya Diogo Jota, bintang Liverpool dan Timnas Portugal, dalam kecelakaan mobil di Spanyol pada Kamis (3/7/2025) dini hari waktu setempat.
Mobil Lamborghini yang dikemudikan Jota mengalami pecah ban, tergelincir, dan terbakar. Adik Jota, Andre Silva, yang juga pemain klub divisi dua Portugal, Penafiel, turut menjadi korban. Keduanya meninggal di tempat.
Kabar duka ini datang hanya 11 hari setelah pernikahan Jota dengan kekasih sejak SMA, Rute Cardoso. Kini, sang istri harus kehilangan suami, sementara tiga anak mereka kehilangan sang ayah.
Jota meninggalkan warisan gemilang di sepak bola Eropa. Berikut 10 momen terbaik yang mengukuhkannya sebagai salah satu penyerang paling mematikan di eranya:
Gol Spektakuler di Derby Midlands (2017/18)
Saat masih membela Wolves di Championship, Jota mencetak gol luar biasa melawan Aston Villa. Dengan dribel melewati tiga pemain, ia melepaskan tembakan keras yang tak bisa dihentikan kiper Sam Johnstone.
Gol ini menjadi penentu kemenangan 2-0 Wolves sekaligus mengantarkan mereka ke puncak klasemen. Aksi individu ini menunjukkan bakat alami Jota sebagai penyerang berbakat.
Mempermalukan Luke Shaw di Piala FA (2019)
Di perempat final Piala FA melawan Manchester United, Jota mencetak gol indah setelah memperdaya Luke Shaw. Sentuhan pertamanya yang tajam membuat bek Inggris itu terjatuh sebelum ia menuntaskan bola dengan kaki kirinya.
Gol ini tidak hanya mengantarkan Wolves ke semifinal, tapi juga membuktikan Jota bisa bersinar di big match. "Itu momen besar untuk klub," kenangnya kemudian.
Hattrick 11 Menit di Liga Europa (2019/20)
Jota mencatat sejarah dengan hattrick tercepat Wolves di Eropa. Masuk sebagai pemain cadangan melawan Besiktas, ia mencetak tiga gol hanya dalam 11 menit: sundulan, rebound, dan penyelesaian dingin.
Performa ini mengukuhkannya sebagai "super-sub" andalan Nuno Espirito Santo. Kemampuannya mengubah permainan dari bangku cadangan sungguh luar biasa.
Assist Epik untuk Raul Jimenez (2020)
Dalam laga seru melawan Tottenham, Jota melSayakan dribel 50 yard melewati Lucas Moura, Serge Aurier, dan Davinson Sanchez sebelum memberi assist ke Raul Jimenez.
Aksi individu ini menghasilkan gol kemenangan 3-2 Wolves. Fans masih menganggapnya sebagai salah assist terbaik musim itu.
Hattrick di Liga Champions Bersama Liverpool (2020/21)
Jota membuktikan kelasnya dengan hattrick sempurna melawan Atalanta. Dua gol di babak pertama dan satu di babak kedua menunjukkan variasi kemampuannya.
Pertandingan ini menjadi momen pembuktiannya di Liverpool. Fans yang sempat meragukannya pun akhirnya yakin dengan kualitasnya.
Gol Indah di Derby Merseyside (2021/22)
Jota mencetak gol spektakuler melawan Everton. Sentuhan pertamanya yang sempurna mengelabui Allan sebelum ia menembak keras ke atap gawang dari sudut sempit.
Ia merayakannya dengan gerakan "telinga buaya" yang ikonis. Gol ini semakin mengukuhkannya sebagai momok bagi rival sekota.
Dribel Mematikan Melawan Arsenal (2021/22)
Ini adalah gol favorit Jota sendiri. Ia merebut bola di kotak penalti, melewati dua pemain dan kiper Ramsdale sebelum mencetak gol.
"Semua orang di stadion menikmatinya," kata Jota. Gol ini menunjukkan kelincahan dan kecerdikannya di depan gawang.
Dua Gol di Semifinal Carabao Cup (2022)
Jota menjadi bintang kemenangan Liverpool atas Arsenal di semifinal Piala Liga. Ia mencetak satu gol di babak pertama dan satu lagi di akhir pertandingan.
Penampilannya mengantarkan Liverpool ke final dimana mereka akhirnya juara. Ini menjadi trofi pertama Jota bersama The Reds.
Gol Kemenangan Dramatis Melawan Tottenham (2022/23)
Dalam laga tujuh gol melawan Spurs, Jota mencetak gol kemenangan di menit akhir. Ia memanfaatkan kesalahan Lucas Moura sebelum menuntaskan bola dingin melewati kiper.
Gol ini membuat Jurgen Klopp sampai cedera hamstring saat merayakannya. Pertandingan ini benar-benar menunjukkan mentalitas Jota sebagai pemain besar.
Gol Terakhirnya di Derby Merseyside (2024/25)
Gol tunggal Jota melawan Everton menjadi penentu kemenangan 1-0 Liverpool. Dribelnya yang mematikan melewati beberapa pemain sebelum tembakan rendah ke sudut gawang.
Sayangnya, ini menjadi gol terakhirnya untuk Liverpool. Gol ini sangat penting dalam perjalanan Liverpool meraih gelar Premier League musim lalu.
Sumber: DailyMail
Jangan Lewatkan!
- Cerita Menyentuh Andy Robertson Tentang Sosok Diogo Jota: Pemain Asing Paling 'British'
- Kisah Inspiratif Diogo Jota: Bintang Liverpool yang Tak Cuma Jago Nyekor, tapi Juga Raja Game FIFA
- Asal-Usul Nama Diogo Jota: Ternyata Bukan Nama Asli
- Kepergian Diogo Jota Bangkitkan Memori Jose Antonio Reyes yang Juga Meninggal Dunia Karena Kecelakaan Mobil
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Hasil Man City vs Brighton: The Citizens Tumbang 0-1 di Etihad
Liga Inggris 1 November 2026, 05:33
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

















KOMENTAR