
Bola.net - Dunia sepak bola kembali berduka. Diogo Jota, bintang Liverpool asal Portugal, meninggal dunia dalam sebuah kecelakaan mobil di Spanyol pada Kamis (3/7/2024) dini hari waktu setempat.
Jota tewas bersama sang adik, Andre Silva, setelah mobil yang mereka tumpangi mengalami pecah ban saat menyalip kendaraan lain.
Kabar duka ini langsung mengguncang jagad sepak bola, terutama bagi para penggemar Liverpool dan klub-klub tempat Jota pernah membela. Sosoknya yang enerjik di lapangan serta kontribusinya bagi The Reds membuat namanya dikenang selamanya.
Asal Usul Nama Jota
Meski terlahir dengan nama lengkap Diogo Jose Teixeira da Silva, pemain berusia 28 tahun itu memilih menggunakan nama "Diogo J." sejak masa akademi untuk membedakan dirinya dari pemain lain yang memiliki nama serupa.
Sementara itu, sang kakak, Andre, tetap mempertahankan nama belakang "Silva".
Nama "Jota" sendiri sebenarnya adalah pelafalan Portugis untuk huruf "J", yang dibaca keras (seperti "J" dalam bahasa Inggris), berbeda dengan pelafalan Spanyol yang cenderung seperti "Hota".
Perjalanan Karier dan Pergantian Nama
Jota memulai karier profesionalnya di Pacos de Ferreira sebelum pindah ke Atletico Madrid pada 2016. Setelah sempat dipinjamkan ke FC Porto, ia kemudian dibawa oleh Nuno Espírito Santo ke Wolverhampton.
Saat bermain di Championship (liga kasta kedua Inggris), peraturan EFL mengharuskan pemain mencantumkan nama belakang di jersey. Akibatnya, Jota sempat menggunakan nama "Silva" di seragamnya sebelum kembali ke "Diogo J." saat Wolves promosi ke Premier League pada 2018.
Nama itu terus ia pertahankan bahkan setelah bergabung dengan Liverpool pada 2020, hingga pertandingan terakhirnya bersama The Reds.
Banjir Dukungan dari Seluruh Dunia
Kepergian Jota dan Andre Silva menyisakan duka mendalam. Cristiano Ronaldo, rekan setimnya di Timnas Portugal, turut menyampaikan belasungkawa di media sosial.
Begitu pula rekan-rekan pemain Liverpool seperti Andy Robertson, Virgil van Dijk, dan mantan pelatihnya, Jurgen Klopp, yang mengenangnya sebagai pemain berbakat dan pribadi yang hangat.
Ribuan penggemar juga menggelar aksi penghormatan di luar Anfield, meletakkan bunga, jersey, dan pesan dukungan untuk keluarga yang ditinggalkan.
Diogo Jota mungkin telah pergi, tetapi namanya akan tetap abadi dalam sejarah sepak bola—sebagai pemain yang penuh semangat, berbakat, dan selalu dikenang oleh jutaan penggemarnya.
Sumber: talkSPORT
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Rekap Hasil Liga Champions Tadi Malam: Juventus Dibantai, Real Madrid Raih Kemenangan
Liga Champions 18 Februari 2026, 05:48
-
Man of the Match Benfica vs Real Madrid: Aurelien Tchouameni
Liga Champions 18 Februari 2026, 05:34
-
Hasil Dortmund vs Atalanta: Serhou Guirassy Menggila di Signal Iduna Park
Liga Champions 18 Februari 2026, 05:20
-
Man of the Match Monaco vs PSG: Desire Doue
Liga Champions 18 Februari 2026, 05:17
-
Hasil Monaco vs PSG: Sempat Tertinggal 2 Gol, PSG Mampu Balikkan Keadaan
Liga Champions 18 Februari 2026, 04:56
-
Juventus Tersungkur 5-2 dari Galatasaray, Spalletti Sebut Timnya Mundur Tiga Langkah
Liga Champions 18 Februari 2026, 04:17
-
Kebobolan 13 Gol dari 4 Laga: Ada Apa dengan Lini Belakang Juventus?
Liga Champions 18 Februari 2026, 03:47
LATEST EDITORIAL
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
-
9 Pemain yang Tinggalkan Manchester United Musim Panas Lalu dan Nasib Mereka Sekarang
Editorial 12 Februari 2026, 22:39
-
10 Atlet dengan Bayaran Tertinggi di 2026: Ronaldo Kalahkan LeBron James dan Messi
Editorial 12 Februari 2026, 21:52
-
Jika Berpisah dengan Liverpool, Ini 5 Klub Potensial untuk Arne Slot
Editorial 11 Februari 2026, 23:48





















KOMENTAR