
Bola.net - Kepergian Trent Alexander-Arnold dari Liverpool di akhir musim menjadi pukulan besar bagi klub yang telah ia bela selama hampir dua dekade. Sang bek kanan bukan hanya andalan di lapangan, tetapi juga simbol kreativitas dan kepemimpinan sejak era Jurgen Klopp dimulai.
Alexander-Arnold merupakan figur kunci ketika Liverpool meraih gelar Liga Inggris pertama dalam 30 tahun dan menjadi juara Liga Champions pada 2019. Total raihan gelarnya termasuk dua Liga Inggris, satu Liga Champions, Piala FA, dua Piala Liga, Piala Dunia Antarklub, dan Piala Super Eropa.
Kini, Liverpool menghadapi tantangan besar: Menemukan sosok yang bisa menggantikan peran penting Alexander-Arnold. Meski tidak mudah, sejumlah nama telah dikaitkan sebagai calon penerus di Anfield. Siapa saja?
Guela Doue: Bek Muda Penuh Intensitas
Guela Doue tampil konsisten di musim keduanya bersama Strasbourg, klub yang kini dilatih oleh Liam Rosenior. Pemain 22 tahun ini sebelumnya mencuri perhatian saat menembus tim utama Rennes pada musim 2023-24.
Doue dikenal sebagai bek kanan dengan fleksibilitas tinggi. Ia mampu bermain sebagai bek sayap hingga bek tengah dalam formasi tiga bek. Selain itu, ia piawai dalam duel satu lawan satu dan punya kemampuan membawa bola ke depan dengan efektif.
Ketika menyerang dari sisi kanan, Doue kerap menampilkan flair dan teknik olah bola yang mengesankan. Gaya mainnya sangat cocok untuk tim yang menuntut kontribusi ganda dari seorang full-back.
Anton Gaaei: Spesialis Umpan Silang dari Ajax
Anton Gaaei tampil menonjol bersama Ajax musim ini di bawah asuhan Francesco Farioli. Dijuluki "David Beckham dari Denmark", Gaaei menjadi bek kanan utama setelah pindah dari Viborg di Superliga Denmark.
Dalam 23 laga Eredivisie, pemain 21 tahun ini telah mencatat dua gol dan empat assist. Keunggulan utamanya terletak pada variasi dan akurasi umpan silang yang ia lepaskan.
Gaaei mampu mengirim umpan dari area dalam maupun saat mencapai garis akhir. Umpan silang rendah menyilang ke arah rekan yang masuk ke kotak penalti menjadi ciri khasnya, seperti yang terlihat saat laga De Klassieker melawan Feyenoord.
Martim Fernandes: Bintang Muda dari Porto
Martim Fernandes menjadi nama termuda di antara ketiga kandidat, tapi memiliki potensi tertinggi. Bek kanan Porto berusia 19 tahun ini telah tampil 23 kali di liga dengan catatan lima assist.
Fernandes dikenal dengan kecenderungannya bermain menyerang dan memiliki kemampuan crossing yang sangat baik. Ia piawai mengirim bola ke area berbahaya di dalam kotak penalti lawan.
Saat tim menyerang, Fernandes beroperasi tinggi di sisi kanan, tetapi juga mampu melakukan pergerakan ke dalam untuk menerima umpan dari lini belakang. Kombinasi teknik dan naluri menyerangnya mengingatkan pada gaya main Alexander-Arnold.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



















KOMENTAR