
Bola.net - Chelsea harus menelan kekalahan 1-2 dari Tottenham Hotspur pada laga pramusim yang berlangsung di Sydney, Sabtu (1/8) malam WIB. Hasil tersebut menjadi kekalahan pertama Xabi Alonso pada uji coba pramusim.
Meski hanya berstatus laga uji coba, duel ini berlangsung dengan tensi tinggi sejak menit awal. Chelsea sempat tampil dominan, tetapi gagal mengubah penguasaan permainan menjadi kemenangan.
Tottenham membuka keunggulan melalui gol Sandro Tonali yang berbau keberuntungan setelah tembakannya membentur pemain Chelsea. Estevao kemudian menyamakan skor lewat sundulan cerdas sebelum Richarlison memastikan kemenangan Spurs pada masa injury time.
Kekalahan ini menjadi bahan evaluasi penting bagi Chelsea sebelum musim 2026/2027 dimulai. Ada sejumlah catatan yang layak menjadi perhatian Xabi Alonso setelah duel kontra rival sekota tersebut.
Rivalitas Chelsea vs Tottenham Tetap Membara

Meski hanya bertajuk pertandingan persahabatan, duel Chelsea melawan Tottenham tetap berlangsung dengan atmosfer panas. Intensitas tinggi sudah terlihat sejak peluit awal dibunyikan.
Tottenham tampil lebih agresif pada fase awal pertandingan. Jan Paul van Hecke terlibat adu tensi dengan João Pedro, sementara Conor Gallagher menerima kartu kuning setelah melakukan tekel keras.
Chelsea juga tidak tinggal diam dalam meladeni permainan fisik lawannya. Kedua tim sama-sama menunjukkan determinasi tinggi untuk menguasai pertandingan sekaligus menegaskan gengsi rivalitas mereka.
Laga di Sydney membuktikan perseteruan Chelsea dan Tottenham tetap hidup di mana pun dimainkan. Xabi Alonso pun mendapat gambaran nyata mengenai besarnya rivalitas yang akan dihadapinya di kompetisi resmi nanti.
Jamie Gittens Terus Menunjukkan Performa Menjanjikan

Di tengah hasil yang mengecewakan, Jamie Gittens kembali memperlihatkan performa positif selama pramusim. Winger muda itu menjadi salah satu pemain Chelsea yang tampil paling konsisten.
Sebelumnya, Gittens mencetak gol dalam laga uji coba tertutup melawan Bromley dan Crawley Town. Ia juga menyumbang gol ketika Chelsea mengalahkan Western Sydney Wanderers dengan skor 6-4.
Saat menghadapi Tottenham, kontribusinya kembali terlihat melalui umpan silang akurat yang diselesaikan Estêvão menjadi gol penyeimbang. Assist tersebut memperpanjang tren positifnya sepanjang pramusim.
Performa ini menjadi modal penting bagi Gittens untuk merebut tempat utama di skuad Chelsea. Apalagi, Morgan Rogers masih menjalani proses pemulihan sehingga peluang bermain masih terbuka lebar.
Masalah Lama Chelsea Belum Benar-Benar Hilang

Kartu merah Kevin Danso pada awal babak kedua semestinya menjadi keuntungan besar bagi Chelsea. Bermain melawan 10 pemain selama lebih dari 40 menit memberi peluang untuk mengendalikan pertandingan.
Namun, Chelsea kembali kesulitan membongkar pertahanan lawan yang memilih bermain lebih rapat. Situasi ini mengingatkan pada sejumlah pertandingan musim lalu ketika The Blues dominan menguasai bola, tetapi minim efektivitas.
Pergantian pemain yang dilakukan pada fase akhir pertandingan juga membuat ritme permainan Chelsea menurun. Tottenham justru beberapa kali mengancam melalui serangan balik cepat.
Ketika pertandingan tampak akan berlanjut ke adu penalti, Richarlison memanfaatkan bola muntah hasil tembakan Jamie Donley yang membentur tiang untuk mencetak gol kemenangan. Kekalahan ini menjadi sinyal bahwa Xabi Alonso masih memiliki pekerjaan rumah besar.
Sumber: FotMob
Baca Ini Juga
- Hasil Chelsea vs Tottenham: 10 Pemain Spurs Bekuk The Blues di Sydney!
- Juventus Mulai Nego Manchester United untuk Transfer Joshua Zirkzee
- Manchester United Intip Peluang Daratkan Winger Lincar Juventus Ini
- Ogah ke Turki, Agen Upayakan Rafael Leao Gabung MU
- Link Streaming Chelsea vs Tottenham Hari Ini, 1 Agustus 2026
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Chelsea vs Tottenham: 10 Pemain Spurs Bekuk The Blues di Sydney!
Liga Inggris 1 Agustus 2026, 18:40
-
Link Streaming Chelsea vs Tottenham Hari Ini, 1 Agustus 2026
Liga Inggris 1 Agustus 2026, 16:00
LATEST UPDATE
-
Jamu AS Roma, Manchester United Usung Misi Kebangkitan!
Liga Champions 3 November 2026, 08:40
-
Jamu Inter Milan, Feyenoord Usung Misi Balas Dendam
Liga Champions 3 November 2026, 08:20
-
AS Roma Enggan Sepelekan Manchester United yang Lagi Babak Belur!
Liga Champions 3 November 2026, 07:40
-
Jamu Aston Villa, Barcelona akan Kembali Andalkan Raphinha
Liga Champions 3 November 2026, 07:20
-
Anthony Gordon Peringatkan Barcelona: Aston Villa Bukan Lawan yang Enteng!
Liga Champions 3 November 2026, 06:40
-
Tantang Barcelona, Lamine Yamal Bukan Satu-satunya Ancaman untuk Aston Villa!
Liga Champions 3 November 2026, 06:20
-
Berstatus Tim Underdog, Aston Villa Siap Buat 'Keributan' di Kandang Barcelona
Liga Champions 3 November 2026, 06:00
-
Usai Kalah di Derby, Inter Milan Bidik Misi Kebangkitan di Kandang Feyenoord
Liga Champions 3 November 2026, 05:40
-
Bos Feyenoord Waspadai Inter Milan yang Lagi Terluka
Liga Champions 3 November 2026, 05:19
-
Hasil Pakhtakor vs Al Nassr: Tanpa Cristiano Ronaldo, Joao Felix Pimpin Pesta Gol
Asia 3 November 2026, 00:05
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18























KOMENTAR