
Bola.net - - Manchester United bangkit dari ketertinggalan dua gol melawan Burnley di Old Trafford. Hasil ini memastikan mereka tak kehilangan poin di kandang sendiri.
Selain gagal meraih poin penuh, hasil imbang ini juga berarti menjadi kali pertama pelatih Ole Gunnar Solskjaer kehilangan poin sejak didapuk menggantikan Jose Mourinho pada bulan Desember tahun lalu.
Dan berikut adalah tiga pelajaran yang bisa diambil dari hasil imbang Manchester United vs Burnley di pekan ke-24 Premier League.
1. Raja Comeback
Ketika Old Trafford bergemuruh setelah sontekan Lindelof pada menit kedua injury time, itu membawa kembali kenangan akan pemandangan yang sudah biasa bagi Man United selama tahun-tahun pelatih legendaris mereka, Sir Alex Ferguson.
Di bawah arahan Fergie, United telah dikenal sebagai raja comeback, dan United arahan Solskjaer mengikutinya di sini.
Ini bukan berarti kinerja terbaik United di bawah pelatih asal Norwegia tersebut, tetapi mereka menggali dalam-dalam dan mengumpulkan apa yang bisa mereka lakukan menjadi poin berharga.
Dan itu adalah jenis semangat juang dan sikap tidak pernah menyerah yang dulu pernah melegenda yang sempat hilang selama era Jose Mourinho.
Jadi, fans United, lupakan Fergie time, kalian sekarang Ole time.
2. Man United Kehilangan Kecepatan
Kecepatan serangan Manchester United telah banyak dibicarakan dalam beberapa pekan terakhir seiring dengan hasil-hasil positif yang mereka raih.
Tapi di sini, tanpa Jesse Lingard yang ada di bangku cadangan, dan Anthony Martial yang cedera, Setan Merah melamban dan seperti bukan tim yang sama seperti yang mereka tunjukkan selama beberapa pekan terakhir.
United selalu bermain dengan kecepatan dan kekuatan di bawah Sir Alex Ferguson - dan Solskjaer jelas ingin mengikutinya. Tetapi untuk melakukannya, Norwegia membutuhkan semua penyerang bertarung dan berjuang.
3. Tangguhnya Benteng Burnley
Kesalahan defensif dari bek United memberi Burnley keunggulan dua gol, yang mereka pertahankan dengan tegas sepanjang pertandingan.
Tim tamu mampu menghalau semua serangan dari Setan Merah, sampai pelanggaran yang tidak perlu yang berujung penalti dilakukan oleh Jeff Hendrick memberi tuan rumah kesempatan untuk comeback. Kaki yang lelah membuat mereka kebobolan sesaat setelahnya, tetapi masih bisa kembali bahagia dengan satu poin.
4. Berakhirnya Rentetan Kemenangan
Ole Gunnar Solskjaer memiliki delapan kemenangan beruntun di semua kompetisi, tetapi ini harus berakhir pada titik tertentu.
Pertandingan di mana tren itu berakhir ternyata adalah melawan Burnley, tetapi ia akan tetap senang bahwa mereka tetap berhasil mengamankan satu poin. Mereka masih memiliki rekor tak terkalahkan untuk dilindungi, terutama karena mereka akan bermain melawan Leicester City di pertandingan selanjutnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rene Meulensteen: Lingard adalah Versi Inggris-nya Iniesta
Liga Inggris 31 Januari 2019, 23:00
-
Solskjaer Bahagia Martial Perpanjang Kontraknya
Liga Inggris 31 Januari 2019, 22:51
-
Akhirnya, Martial Resmi Perpanjang Kontraknya di MU
Liga Inggris 31 Januari 2019, 20:43
-
Analisa Ferdinand: Liverpool Gugup Hadapi Tekanan
Liga Inggris 31 Januari 2019, 17:02
-
4 Pelajaran Dari Comeback Manchester United Melawan Burnley
Liga Inggris 31 Januari 2019, 16:30
LATEST UPDATE
-
Melihat di Balik Proses Perginya Pep Guardiola dari Manchester City
Liga Inggris 25 Mei 2026, 11:31
-
Gawat! Lionel Messi Cedera Jelang Piala Dunia 2026
Bola Dunia Lainnya 25 Mei 2026, 09:16
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25
























KOMENTAR