
Bola.net - Chelsea akan melawat ke markas Crystal Palace, Selhurst Park, Rabu (8/7/2020) dini hari WIB. Kemenangan menjadi incaran The Blues demi posisi di empat besar Premier League.
Peluang Chelsea untuk mendapatkan poin penuh pada laga ini masih sangat terbuka. Meskipun sempat kalah 2-3 melawan West Ham, namun secara keseluruhan performa tim asuhan Frank Lampard bagus, termasuk kemenangan terakhir melawan Watford.
Di 5 pertandingan terakhirnya, Chelsea mampu menang empat kali dan sekali kalah dari West Ham. Kemenangan itu salah satunya adalah ketika mengalahkan Manchester City, yang menentukan status juara Liverpool.
Sementara Crystal Palace menyongsong laga ini dengan sederet hasil negatif. Tiga kekalahan di tiga pertandingan terakhir jelas merupakan modal tak bagus menghadapi tim seperti Chelsea. Namun peluang itu masih terbuka, terlebih apabila Palace mampu mengubah hasil buruk akhir-akhir ini sebagai lecutan untuk bangkit.
Dan berikut adalah 5 alasan mengapa Crystal Palace mampu memberikan mimpi buruk kepada Chelsea. Simak di bawah ini ya Bolaneters.
1. Kemampuan Menyerang dari Sayap
Kecepatan para pemain di sisi sayap merupakan keuntungan bagi Crystal Palace. Keberadaan pelatih Roy Hodgson mendukung hal itu.
Hodgson dikenal sebagai pelatih 'kuno' yang banyak mengandalkan sisi sayap dalam menyerang lawan. Alih-alih menyerang langsung dari sisi tengah, The Eagles justru lebih sering melebar dalam permainannya.
Adanya Wilfried Zaha, Patrick van Aanholt, hingga Jordan Ayew memiliki kemampuan untuk menyerang dari sisi sayap. Nah, salah satu kelemahan Chelsea adalah pertahanan sayap yang rentan di tembus. Marcos Alonso/Emerson di sisi kiri, Cesar Azpilicueta di sisi kanan kerap kali kerepotan melawan tim yang punya pemain cepat di sisi lebar lapangan.
2. Serangan Udara Berbahaya
Memiliki pemain dengan kemampuan duel udara bagus bisa sangat menguntungkan ketika menghadapi Chelsea. Christian Benteke, Gary Cahill, Cheikhou Kouyate hingga Jordan Ayew punya kemampuan itu.
Bila sayap-sayap cepat Palace mampu meneror pertahanan Chelsea, utamanya di sisi sayap, dan kemudian melepas umpan silang, ini akan jadi mimpi buruk The Blues. Pasalnya, Antonio Rudiger dkk kerap keteteran menghalau serangan udara.
3. Punya Gary Cahill
Meskipun dalam beberapa pertandingan terakhir Palace tak bisa menjaga gawangnya dari gol, namun melawan Chelsea mereka bisa mengandalkan Gary Cahill.
Bukan hanya soal kemampuannya di sisi teknis permainan, namun Cahill adalah sosok yang tahu betul seperti apa Chelsea. Bila mampu memanfaatkan semua pengetahuan Cahill yang merupakan mantan kapten The Blues, maka pengetahuan itu bisa saja jadi senjata rahasia Roy Hodgson menyakiti Chelsea.
4. Chelsea Lemah di Menit-Menit Akhir
Salah satu kelemahan Chelsea musim ini adalah ketidakmampuan menjaga keunggulan. Dalam arti lain, pasukan Frank Lampard tersebut sangat mudah dibobol.
Statistik dari Footystats mencatat bahwa The Blues musim ini sudah kebobolan 12 gol di 10 menit terakhir, alias 27% gawang Chelsea bobol di antara menit 80-90.
Sebaliknya, Palace punya kemampuan mencetak gol tertinggi justru ketika memasuki 10 menit akhir pertandingan. Dari 28 gol, Palace mampu mencetak 7 gol di menit krusial itu, atau sebesar 25% dari total jumlah gol mereka.
5. Chelsea Tanpa Skuad Terbaik
Chelsea bakal tak bisa memainkan skuad terbaik mereka, terutama di lini tengah.
Setelah Mateo Kovacic yang diragukan bisa tampil pada laga ini meskipun sudah pulih dari cedera hamstring, kabar yang bikin was-was datang dari gelandang terbaik mereka, N'Golo Kante. Gelandang tangguh asal Prancis tersebut juga diprediksi bisa absen karena masalah hamstring.
Tanpa Kovacic dan Kante, pelatih Frank Lampard memang masih memiliki Ross Barkley, Ruben Loftus-Cheek hingga Mason Mount. Namun ketiadaan Kante, yang punya daya jelajah dan kemampuan menjadi penyeimbang tim jelas sesuatu yang bisa dimanfaatkan oleh Palace.
Tonton Video Menarik Ini
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Link Live Streaming Crystal Palace vs Chelsea di Mola TV
Liga Inggris 7 Juli 2020, 22:00
-
Chelsea Intip Peluang Dapatkan Sergej Milinkovic-Savic
Liga Inggris 7 Juli 2020, 19:00
-
Chelsea Ternyata Belum Tawar Kai Havertz
Bundesliga 7 Juli 2020, 18:20
-
5 Alasan Mengapa Crystal Palace Bisa Sakiti Chelsea di Selhurst Park
Liga Inggris 7 Juli 2020, 16:00
-
5 Calon Kiper Baru Chelsea Musim Depan
Editorial 7 Juli 2020, 13:49
LATEST UPDATE
-
Gokil! Bos Besar Pastikan AC Milan Bakal Jor-joran di Bursa Transfer Januari 2027
Liga Italia 30 Oktober 2026, 17:28
-
Sudah Tidak Bahagia di MU, Barcelona Siap Jadi Rumah Baru untuk Lisandro Martinez
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:00
-
Jorge Martin Resmi Bisa Balapan di MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 30 Oktober 2026, 16:50
-
AC Milan Mulai Linglung, Apakah Ruben Amorim Bakal Dipecat?
Liga Italia 30 Oktober 2026, 16:48
-
Hasil FP1 MotoGP Malaysia 2026: Marc Marquez Tercepat Meski Sempat Terjadi Insiden
Otomotif 30 Oktober 2026, 16:40
-
Sesko Cedera, MU Pertimbangkan Gaet Striker Timnas Inggris Ini
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 16:33
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 16:32
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 30 Oktober 2026, 16:06
-
Link Streaming Java United vs Bhayangkara FC di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 15:17
-
Prediksi Barcelona vs Alaves 1 November 2026
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 14:26
-
Prediksi Milan vs Inter 1 November 2026
Liga Italia 30 Oktober 2026, 13:29
-
Prediksi Bayern vs Dortmund 1 November 2026
Bundesliga 30 Oktober 2026, 12:31
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
























KOMENTAR