
Bola.net - Manchester City meraih kemenangan telak 4-1 atas Arsenal. Hasil itu membuat The Citizens melaju ke semifinal Carabao Cup 2020/21.
Man City membuka pesta gol lewat Gabriel Jesus pada babak pertama. Arsenal sempat menyamakan kedudukan melalui Alexandre Lacazette.
Tim tamu kemudian menambah tiga gol lagi di babak kedua. Mereka mencetak gol melalui Riyad Mahrez, Phil Foden, dan Aymeric Laporte.
Hasil ini memastikan langkah Man City ke babak semifinal Carabao Cup. Sementara Arsenal kian tertunduk lesu usai hasil-hasil buruk beberapa pekan terakhir.
Lantas, pelajaran apa yang bisa dipetik dari laga Arsenal vs Manchester City? Simak di bawah ini ya Bolaneters.
Sihir Martinelli

Martinelli layak disebut sebagai pemain terbaik Arsenal saat melawan Manchester City. Bocah 19 tahun ini tampak berbahaya setiap kali membawa bola.
Martinelli berani membawa bola, melewati lawan dan permainannya tampak hidup di lapangan. Dia juga membuat assist untuk gol Alexandre Lacazette di babak pertama.
Sayangnya, Martinelli harus kembali mengalami cedera dan tidak bisa melanjutkan pertandingan. Sekarang The Gunners berharap-harap cemas menunggu kejelasan kondisi Martinelli.
Gabriel Jesus Akhiri Paceklik Gol

Gabriel Jesus membuka pesta gol Manchester City pada menit ke-3. Pemain asal Brasil itu menjebol gawang The Gunners setelah menyambar umpan silang Oleksandr Zinchenko.
Gol tersebut membuat Jesus mengakhiri puasa golnya untuk Man City. Ini merupakan gol pertama pemain 23 tahun itu dalam delapan pertandingan.
Jesus memang melewatkan peluang emas untuk mencetak gol pada menit ke-41. Meski begitu, Jesus bisa dianggap sebagai pengganti Sergio Aguero yang kontraknya habis pada akhir pekan ini.
Penderitaan Arsenal Terus Berlanjut

Arsenal berharap bisa kembali ke jalur kemenangan dalam ajang Carabao Cup. Namun, mereka justru babak belur saat berhadapan dengan Manchester City.
The Gunners sudah tak pernah lagi meraih kemenangan dalam tujuh pertandingan di Premier League. Hasil ini tentu saja semakin menambah penderitaan Arsenal.
Kini Arsenal cuma mampu menang sekali dari enam pertandingan di semua kompetisi. Kekalahan dari City itu tentu jadi modal yang kurang bagus sebelum berkunjung ke markas Chelsea pada akhir pekan ini.
Perjudian Guardiola Terbayar

Manajer Mancheser City Josep Guardiola sebelumnya mengatakan kalau Kevin de Bruyne terlalu penting untuk diistirahatkan. Sebab, gelandang asal Belgia itu memang tidak tergantikan di skuad The Citizens.
Namun, Guardiola akhirnya memutuskan untuk mengistirahatkan De Bruyne dalam pertandingan melawan Arsenal. Keputusan itu ternyata tidak salah.
Meski harus kehilangan pemain paling kreatifnya, City ternyata tetap tampil dominan. Mereka bahkan mampu menang besar dengan skor 4-1 di markas Arsenal.
City Incar Rekor Liverpool

Karena awal musim yang molor akibat pandemi virus Corona, ada perubahan di semifinal Carabao Cup musim ini. Babak ini akan dimainkan satu pertandingan saja.
Ini artinya Manchester City hanya kurang dua kemenangan lagi mengangkat trofi. Mereka bisa menyamai rekor sebagai tim yang meraih trofi selama empat musim berturut-turut.
Liverpool adalah satu-satunya tim yang mencapai prestasi ini. Mereka memenangkan Piala Liga selama empat musim berturut-turut antara tahun 1981 dan 1984 di bawah asuhan Bob Paisley dan Joe Fagan.
Sumber: Mirror
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Riyad Mahrez Kaget Kiper Arsenal Bikin Blunder
Liga Inggris 23 Desember 2020, 14:05
-
Setelah Gilas Arsenal, Guardiola Coba Hibur Arteta
Liga Inggris 23 Desember 2020, 12:35
-
Tak Ada Gunanya Ratapi Kekalahan dari Man City, Arsenal Harus Balikkan Keadaan
Liga Inggris 23 Desember 2020, 12:17
-
Runarsson Bikin Blunder, Arsenal Tak Menyesal Jual Emiliano Martinez
Liga Inggris 23 Desember 2020, 11:56
-
Bikin Blunder, Arteta Tak Mau Salahkan Alex Runarsson
Liga Inggris 23 Desember 2020, 11:37
LATEST UPDATE
-
Puasa Kemenangan Tottenham, Kepercayaan Diri Arsenal
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:42
-
Nottm Forest Membangun Momentum, Liverpool Menjaga Posisi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:28
-
Tembok Pertahanan Man City, Tantangan Laga Tandang Newcastle
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:14
-
Menguji Konsistensi Chelsea yang Masih Kerap Kehilangan Poin setelah Unggul
Liga Inggris 21 Februari 2026, 16:35
-
Juventus, Como, dan Persaingan Ketat di Papan Atas
Liga Italia 21 Februari 2026, 16:22
-
Tinggalkan Man United, Casemiro Kini Berpeluang Jadi Rekan Setim Lionel Messi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 15:26
-
Prediksi Everton vs Man United 24 Februari 2026
Liga Inggris 21 Februari 2026, 14:53
-
Head to Head Tottenham vs Arsenal: Pemuncak Klasemen Bakal Kembali Tergelincir?
Liga Inggris 21 Februari 2026, 14:16
-
Tanpa Ampun! Gresik Phonska Libas Jakarta Electric PLN dan Puncaki Klasemen Proliga 2026
Voli 21 Februari 2026, 13:10
-
Kans ke Final Four Tertutup, Bandung BJB Tandamata Fokus Akhiri Musim Proliga 2026 dengan Manis
Voli 21 Februari 2026, 13:05
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09























KOMENTAR