
Bola.net - Kekalahan telak dialami Liverpool saat menghadapi Manchester City di perempat final FA Cup. The Reds dihajar empat gol tanpa balas dalam laga yang digelar di Etihad Stadium, Sabtu (04/04/2026).
Hasil tersebut tentu mengejutkan banyak pihak, mengingat Liverpool sempat tampil cukup menjanjikan di awal pertandingan. Namun, performa mereka merosot drastis setelah momen krusial yang mengubah jalannya laga.
Manchester City tampil sangat efektif dan memanfaatkan celah yang muncul di lini pertahanan Liverpool. Dalam waktu singkat, pertandingan berubah menjadi mimpi buruk bagi tim tamu.
Di tengah sorotan tajam pasca laga, muncul perbedaan pandangan dari pemain dan sosok terkait. Salah satunya datang dari Florian Wirtz yang tidak sepakat dengan komentar Virgil van Dijk.
Van Dijk Akui Liverpool Kehilangan Arah

Liverpool sebenarnya mampu memberikan perlawanan selama sekitar 30 menit pertama pertandingan. Namun, situasi berubah drastis setelah pelanggaran Virgil van Dijk terhadap Nico O'Reilly berujung penalti.
Erling Haaland yang maju sebagai algojo sukses menjalankan tugasnya dengan sempurna. Striker asal Norwegia itu bahkan melanjutkan performa gemilangnya dengan mencetak hattrick.
Manchester City kemudian mencetak empat gol hanya dalam rentang 18 menit yang sangat menentukan jalannya pertandingan. Liverpool pun tak mampu merespons tekanan tersebut dengan baik.
"Saya hanya bisa meminta maaf kepada para fans atas apa yang kami tampilkan, terutama pada babak kedua. Jelas kami keluar dari ruang ganti dengan niat yang benar, berharap bisa segera mencetak gol untuk membuat skor menjadi 2-1 agar permainan berubah."
"Yang terjadi justru sebaliknya dan untuk bangkit dari ketertinggalan 3-0 di sini tentu sangat sulit, tetapi kami juga seharusnya tidak menyerah dan mungkin, pada satu titik, itulah yang terjadi," klaim Van Dijk.
Wirtz Tak Sepakat: Liverpool Tetap Berusaha

Komentar Van Dijk soal menyerah rupanya tidak disetujui oleh Florian Wirtz. Ia menilai bahwa Liverpool tetap berusaha hingga akhir laga meski tertinggal jauh.
Wirtz menegaskan bahwa tim tetap mencoba menciptakan peluang dan membalikkan keadaan. Menurutnya, kondisi pertandingan memang menyulitkan secara mental, tetapi bukan berarti tim berhenti berjuang.
Ia juga menyoroti bagaimana tekanan situasi memengaruhi intensitas permainan di menit-menit akhir. Terlebih saat skor sudah menunjukkan ketertinggalan besar.
"Saya tidak tahu Virgil mengatakan itu. Secara pribadi, saya tidak sepenuhnya setuju dengan penilaian itu karena kami mencoba menciptakan peluang dan membalikkan keadaan," ujarnya, seperti dilansir Goal.
"Tentu saja, ketika waktu hampir habis dan Anda tertinggal 3-0 pada menit ke-80, secara mental sulit untuk terus berlari dan berusaha dengan intensitas yang sama. Kami mencoba memberikan yang terbaik bahkan ketika skor 3-0 dan 4-0, dan saya pikir kami memiliki beberapa peluang saat itu," terang Wirtz.
Kekalahan Telak Bukan Standar Liverpool

Meski mencoba melihat sisi positif, Florian Wirtz tetap mengakui bahwa hasil ini jauh dari harapan. Kekalahan 0-4 dari Manchester City dianggap tidak mencerminkan standar yang seharusnya dimiliki Liverpool.
Ia menilai tim harus belajar dari kekalahan ini untuk kembali bangkit di masa depan. Evaluasi menyeluruh dibutuhkan agar performa serupa tidak terulang.
Wirtz juga menegaskan ambisi Liverpool untuk tampil lebih baik di musim berikutnya. Target utama tetap sama, yakni bersaing dan menjadi yang terbaik.
"Kalah 4-0 dari City tidak sesuai dengan standar kami; kami ingin lolos, dan tahun depan kami ingin menjadi lebih baik."
Klasemen Liga Inggris
(Goal)
Baca Juga:
- Prediksi PSG vs Liverpool 9 April 2026
- Jadwal Liga Champions Minggu Ini, Siaran Langsung SCTV Live Streaming Vidio
- Liverpool Diminta Tahan Diri dari Godaan Untuk Memecat Arne Slot dan Menggantikannya Dengan Xabi Alonso
- Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di SCTV, 8-9 April 2026
- Liverpool Dibantai 4-0 oleh Man City, Szoboszlai Bongkar Masalah Besar The Reds yang tak Kasatmata
- Menunggu Kejutan Perempat Final Liga Champions: Barcelona vs Atletico Madrid Jadi Laga Paling Berbahaya
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
PSG vs Liverpool: Move On, The Reds!
Liga Champions 8 April 2026, 14:31
-
5 Klub Tujuan Bernardo Silva Setelah Tinggalkan Man City
Editorial 6 April 2026, 21:05
-
Sinyal Kuat Bernardo Silva Tinggalkan Man City
Liga Inggris 6 April 2026, 20:08
LATEST UPDATE
-
Musuh Besar Timnas Inggris di Piala Dunia: Awas Mata-Mata!
Piala Dunia 24 Mei 2026, 07:49
-
Akhirnya Thomas Tuchel Buka Suara Soal Cole Palmer
Piala Dunia 24 Mei 2026, 07:38
-
Cari Pengganti Lewandowski, Barcelona Lirik Harry Kane!
Liga Spanyol 24 Mei 2026, 07:27
-
Apa Rasanya Juara Bareng Persib Bandung, Eliano Reijnders?
Bola Indonesia 24 Mei 2026, 05:58
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25





















KOMENTAR