
Bola.net - Chelsea gagal mendapatkan hasil maksimal ketika menjamu Brighton & Hove Albion dalam laga lanjutan Premier League, Kamis (29/12/2021) dini hari tadi. Kendati bermain di Stamford Bridge, the Blues cuma mampu bermain imbang 1-1.
Awalnya, pasukan Thomas Tuchel sempat unggul lebih dulu pada menit ke-28 berkat gol yang dicetak oleh Romelu Lukaku. Keunggulan tersebut bertahan lama sampai Danny Welbeck menyajikan mimpi buruk di masa injury time.
Ada lima pelajaran menarik yang bisa dipetik dari kegagalan Chelsea mengalahkan Brighton ini. Informasi selengkapnya bisa Bolaneters simak dengan melakukan scroll ke bawah.
Hasil yang Pantas Buat Brighton

Brighton tidak menunjukkan rasa gentar meski sedang bermain di markas lawan. Mereka mampu membuat sejumlah peluang emas yang seharusnya bisa menghasilkan gol andai kinerja lini depannya maksimal.
Menurut catatan, Brighton melepaskan total 18 tembakan yang enam di antaranya mengarah tepat sasaran. Menilik statistik tersebut, sudah sepantasnya Brighton menang dengan paling sedikit dua gol.
Namun pada akhirnya, hasil imbang ini patut disyukuri. Klub besutan Graham Potter itu sangat pantas meraih kemenangan, tapi skor imbang tidak begitu buruk.
Paceklik Gol Lukaku Resmi Berakhir

Kualitas Lukaku sebagai seorang penyerang berharga hampir 100 juta pounds dipertanyakan banyak orang selama bulan September hingga pertengahan Desember ini. Sebab, namanya tak pernah muncul di papan skor dalam delapan pertandingan.
Minimnya produktivitas Lukaku dalam urusan mencetak gol membuat Chelsea sengsara. Ada tiga pertandingan di mana the Blues menelan kekalahan saat Lukaku gagal menghasilkan gol, melawan Juventus, Manchester City, dan West Ham.
Tentu, kekalahan-kekalahan tersebut bukan salah Lukaku semata. Namun sebagai penyerang mahal, tuntutannya adalah menghasilkan gol. Untungnya masa paceklik itu telah usai dengan catatan tiga gol dari lima penampilan terakhirnya.
Covid-19 Berlalu, Cedera Menerjang

Kapal Chelsea sedang goyah. Kedalaman skuat yang dimiliki the Blues sebenarnya cukup mumpuni untuk melalui banyak kompetisi. Hanya saja, kehilangan pemain penting tentu bisa memberikan dampak negatif buat klub.
Beberapa pekan lalu, Chelsea dihantam ombak Covid-19 yang melanda sejumlah pemainnya, termasuk Lukaku dan Callum Hudson-Odoi. Gara-gara itu, Chelsea harus memainkan pemain muda agar bisa melakukan rotasi kala melawan Brentford di Carabao Cup.
Lukaku dan Hudson-Odoi telah pulih, dan hasil positif yang diterima Jorginho rupanya cuma false alarm. Sialnya masalah mereka belum berhenti, terutamanya dengan adanya badai cedera yang sedang menerjang.
Reece James harus keluar sambil dipapah usai 'dihajar' Tariq Lamptey pada menit ke-27. Andreas Christensen juga harus ditarik keluar setelah jeda karena cedera. Keduanya akan menyusul Thiago Silva dan Ben Chilwell yang sedang menghuni ruang rawat.
Penyesalan Callum Hudson-Odoi

Chelsea melewatkan kesempatan emas untuk unggul dua gol dan mengakhiri perlawanan Brighton di babak kedua. Sayang, Callum Hudson-Odoi menghancurkan semuanya.
Pada menit ke-56, Hudson-Odoi menginisiasi serangan balik. Lini pertahanan Brighton hanya menyisakan satu pemain dan Hudson-Odoi berlari bersama Mason Mountu untuk membuat situasi satu lawan dua.
Ia bisa saja bermain egois dan mengejar gol sendiri. Ruang tembaknya terbuka sangat lebar. Namun, pemain berumur 21 tahun itu malah mengoper bola kepada Mount pada jalur yang sedang dilalui oleh Veltman. Umpan gagal tersalurkan dan Chelsea melewatkan kesempatan emas.
Masihkah Ada Peluang Buat Juara?

Hasil imbang ini menjadi pukulan telak buat harapan Chelsea untuk menjadi juara Premier League musim ini. Sebab di hari yang sama, Manchester City selaku pemucak klasemen sukses mengalahkan Brentford dengan skor 1-0.
Jarak di antara keduanya pun semakin melebar jadi delapan poin. Kalau inkonsistensi yang dialami Chelsea berlanjut, mereka sudah selayaknya untuk mengucapkan selamat tinggal kepada piala bergengsi tersebut.
Kabar baiknya, Chelsea bisa duduk di peringkat kedua. Namun mereka bisa disalip sewaktu-waktu karena Liverpool masih mengantongi satu laga yang belum dimainkan. Kedua tim ini hanya berjarak satu poin saja.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Batal ke Barcelona, Hakim Ziyech Pindah ke AC Milan?
Liga Italia 30 Desember 2021, 22:00
-
Ben Chilwell Cedera, Chelsea Coba Bajak Bek Barcelona Ini
Liga Inggris 30 Desember 2021, 21:20
-
Saingi Chelsea, Juventus Juga Coba Rekrut Aurelien Tchouameni
Liga Italia 30 Desember 2021, 18:40
-
Digoda Barcelona, Andreas Christensen Batal Bertahan di Chelsea?
Liga Inggris 30 Desember 2021, 18:20
-
Mason Mount Kirim Peringatan untuk Liverpool dan Man City, Apa Katanya?
Liga Inggris 30 Desember 2021, 17:26
LATEST UPDATE
-
AC Milan vs Inter Milan: 10 Fakta Menarik Jelang Derby della Madonnina
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:50
-
Chelsea Bisa Percepat Pemecatan Michael Carrick di Man Utd
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:36
-
3 Hal yang Patut Diperhatikan Jelang Barcelona vs Alaves
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:27
-
Kylian Mbappe Kini Memahami Kekecewaan Vinicius Junior di Ballon d'Or
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:23
-
Jadwal Lengkap La Liga 2026/2027
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:05
-
Jadwal Lengkap Serie A 2026/2027
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:03
-
Jadwal Lengkap Premier League 2026/2027
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:01
-
Lille vs Lens: Giroud Masuk Menit 72, Cetak Gol Kemenangan Menit 86
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:40
-
Man of the Match Le Havre vs PSG: Achraf Hakimi
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:27
-
Hasil Le Havre vs PSG: Hakimi Cetak Hat-Trick, Luis Enrique Cetak Sejarah
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:20
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18























KOMENTAR