
Bola.net - Chelsea sukses meraih kemenangan ketika menjamu Liverpool pada pekan ke-35 Premier League, Minggu (4/5) malam WIB. Pada duel yang dimainkan di Stamford Bridge itu, The Blues meraih kemenangan dengan skor 3-1 atas tamunya.
Gol-gol Chelsea dicetak Enzo Fernandez pada menit ke-3, bunuh diri Jarell Quansah pada menit ke-56, dan eksekusi penalti Cole Palmer menit 90+6. Sedangkan, gol Liverpool dicetak Virgil van Dijk.
Bagi Liverpool, kekalahan ini tidak akan membawa dampak signifikan. Mereka sudah juara Premier League. Sedangkan, bagi kubu Chelsea, hasil ini berdampak besar dalam persaingan di klasemen.
Chelsea masih harus berjuang, bahkan mungkin hingga pekan ke-38, untuk bisa mempertahankan posisi lima besar klasemen. Lantas, apa pelajaran dari laga Chelsea vs Liverpool? Simak ulasannya di bawah ini ya Bolaneters.
Chelsea Bertarung dengan Rasa Hormat

Chelsea memberi penghormatan yang layak bagi Liverpool. Mereka memberikan Guard of Honour pada sang juara Premier League. Sebuah momen yang tidak semua tim bersedia untuk melakukannya.
Namun, Chelsea juga bertarung dengan rasa hormat yang tinggi. Mereka tidak menunduk saat harus berhadapan dengan sang juara. Pasukan Enzo Maresca menjaga rasa hormat logo yang ada di dada mereka dan bermain total.
Chelsea tampil sangat efektif. Meskipun kalah ball possesion, Chelsea mampu melepas 17 shots. Sedangkan, Liverpool hanya bikin 11 shots dan dua tepat sasaran. Chelsea layak menang dengan kerja keras dan daya juang mereka.
Enzo Fernandes tak Terbendung

Enzo Fernandes mencetak satu gol pada duel Chelsea lawan Liverpool. Pemenang Piala Dunia 2022 itu bikin gol pembuka Chelsea. Gol ini punya arti yang penting, baik bagi The Blues maupun Enzo.
Bagi Enzo, gol ini menjadi pertanda bahwa dia sedang dalam periode terbaiknya. Sebab, pada empat laga terakhir, dia tak pernah absen bikin gol maupun assist. Enzo bikin empat assist dan satu gol.
Performa Enzo memang meningkat secara signifikan pada paruh kedua musim 2024/2025. Secara keseluruhan, eks pemain River Plate itu sudah bikin enam gol dan tujuh assist dari 33 laga Premier League yang dimainkan.
Cole Palmer Kembali Lagi

Cole Palmer mencetak satu dari tiga gol Chelsea ke gawang Liverpool. Gol ini punya arti yang penting bagi pemain berusia 22 tahun tersebut. Dia sudah cukup lama tidak bikin gol.
Sebelum merobek gawang Liverpool, kali terakhir Cole Palmer bikin gol terjadi pada Januari 2015. Saat itu, Chelsea bermain dengan skor imbang 2-2 lawan Bournemouth.
"Tidak ada gol selama berbulan-bulan? Saya merasa biasa saja. Jelas saja ada hal buruk yang terjadi, Anda tahu maksud saya. Itu memberi saya lebih banyak semangat dan motivasi," ucap mantan pemain Manchester City tersebut.
Demi Liga Champions

Ada alasan yang kuat mengapa Enzo Maresca tetap memainkan pemain utama pada duel lawan Liverpool. Padahal, mereka punya opsi memainkan tim pelapis demi mengejar tiket ke final UEFA Conference League.
Di Premier League, Chelsea masih punya target yang harus dikejar. Target itu adalah berada di lima besar. Posisi itu akan mengantar Chelsea bermain di Liga Champions musim depan.
Chelsea kini berada di peringkat ke-5. Namun, mereka tidak punya keunggulan signifikan jika dibanding Nottingham dan Aston Villa. Newcastle dan Manchester City juga masih belum aman.
Audisi untuk Darwin Nunez Berakhir?

Arne Slot tidak memainkan Darwin Nunez sejak menit awal. Namun, bomber asal Uruguay itu dapat menit bermain. Dia berada di atas lapangan selama 32 menit dengan harapan bisa memberi dampak.
Namun, Nunez gagal memberi impresi yang positif bagi kubu Liverpool. Dia mampu melepas satu shots, akan tetapi tidak melakukan pekerjaan sesuai dengan yang diharapkan.
Laga ini, juga beberapa laga ke depan, mungkin akan jadi audisi bagi Nunez. Jika bomber 25 tahun bisa tampil bagus, dia akan tetap berada di skuad. Jika tidak, dia harus bersiap untuk mencari tim baru.
Klasemen Premier League 2024/2025
TAG TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Carlos Espi, 2 Gol dari 5 Tembakan
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 12:05
-
Arsenal dan Rekam Jejak Mereka Setelah Menjuarai Community Shield
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 11:16
-
Rodri Usung Target Juara Liga Champions di Barcelona, tapi Bisakah Ini Diwujudkan?
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 10:09
-
FIFA Pecat COO Kevin Lamour Usai Menentang Gianni Infantino
Piala Dunia 18 Agustus 2026, 09:27
-
Rodri Tiba di Barcelona, Langusng Tegaskan Ambisi Juara Liga Champions
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 08:36
-
Raphinha Diproyeksikan Jadi Kapten Utama Barcelona
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 08:32
-
3 Pemimpin Real Madrid yang Bisa Jadi Tumpuan Utama di Era Mourinho
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 08:18
-
Manchester United, Bruno Fernandes, dan Sebuah Tawaran dari Galatasaray
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 07:33
-
Inter Milan Siapkan Tawaran Baru untuk Gelandang Liverpool
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 07:27
-
Manchester United dan Para Rival yang Bisa Jegal Arsenal di Premier League 2026-27
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 07:19
-
Inter Milan Bangkit Ketika Semua Mengira Mereka Sudah Mati
Liga Italia 18 Agustus 2026, 06:37
-
Juventus Dapat Kiper Tottenham, Luciano Spalletti: Saya Sangat Mengenalnya
Liga Italia 18 Agustus 2026, 06:32
-
Kylian Mbappe dan Refleksi Level yang Ingin Dilihat Real Madrid Sepanjang Musim
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 06:27
-
Rafael Leao Ditawarkan ke Roma, AC Milan Pasang Harga Anyar
Liga Italia 18 Agustus 2026, 05:55
-
RB Leipzig Ingin Pulangkan Nkunku dari AC Milan
Liga Italia 18 Agustus 2026, 05:49
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59























KOMENTAR