
Bola.net - Liverpool dipastikan jadi juara Premier League 2024/2025. Nama Mohamed Salah tentu dapat kredit besar atas sukses itu. Sebab, kontribusi Salah memang sangat besar pada musim 2024/2025.
Salah menjadi pencetak gol terbanyak bagi The Reds di Premier League, 28 gol. Bukan hanya itu, pemain asal Mesir juga jadi top assist. Salah telah membuat 18 assist. Catatan yang luar biasa.
Nama-nama populer seperti Virgil van Dijk, Trent Alexander-Arnold juga punya peran yang penting. Mereka tampil konsisten pada sebagian besar laga musim 2024/2025. Begitu juga Alexis Mac Allister dan Dominik Szoboszlai.
Namun, di balik nama-nama tersebut, ada juga pemain dengan peran penting yang mungkin kurang dapat sorotan. Mereka bisa disebut sebagai 'unsung hero'. Siapa saja pemain dengan status 'unsung hero' di skuad Liverpool?
Simak ulasan lebih lengkapnya di bawah ini ya Bolaneters.
Wataru Endo

Kedatangannya mungkin tidak disambut dengan gegap gempita, tetapi Endo menjelma menjadi jangkar tak tergantikan di lini tengah Liverpool. Kemampuannya dalam memutus serangan lawan dan memberikan stabilitas bagi lini belakang sangat krusial.
Kehadirannya membebaskan pemain lain di lini tengah untuk lebih fokus pada aspek menyerang.
Wataru Endo tidak selalu bermain setiap pekan. Namun, ketika ada pemain kunci yang absen, Wataru Endo selalu siap. Dia membuat Arne Slot tetap bisa memainkan komposisi terbaik walau ada pemain inti yang absen.
Ibrahima Konate

Meskipun Virgil van Dijk sering mendapat pujian, kontribusi Konate di jantung pertahanan tidak kalah penting. Kecepatan, kekuatan fisik, dan kemampuannya dalam duel udara melengkapi Van Dijk dengan sangat baik.
Konate seringkali menjadi penyelamat dalam situasi satu lawan satu dan membantu menjaga soliditas lini belakang, terutama di laga-laga krusial.
Konate, berdasarkan data FotMob, mampu memenangkan 69,4 tekel yang dilakukan. Dia juga punya 70,9 persen kemenangan pada duel udara. Konate bisa bermain dengan dingin, dengan hanya lima kartu kuning yang didapat.
Cody Gakpo

Meskipun Mohamed Salah dan Luis Díaz menjadi andalan di lini sayap, Gakpo seringkali tampil efektif ketika dibutuhkan, baik sebagai starter maupun pemain pengganti.
Kemampuannya dalam mencetak gol-gol penting, visi bermain, dan kerjasamanya dalam membangun serangan memberikan dimensi lain di lini depan Liverpool. Fleksibilitasnya untuk bermain di beberapa posisi juga sangat membantu tim ketika ada pemain yang absen.
Cody Gakpo telah mencetak sembilan gol di Premier League, lebih daripada dua musim pertamanya di Liverpool. Dia bikin gol pada laga-laga besar lawan Man City, Tottenham, dan Manchester United.
Ryan Gravenberch

Fleksibilitasnya di lini tengah memberikan banyak opsi taktik bagi pelatih. Gravenberch mampu bermain sebagai box-to-box midfielder maupun gelandang serang.
Pergerakannya tanpa bola, kemampuan dribbling untuk memecah garis pertahanan lawan, dan kontribusinya dalam transisi menyerang seringkali menjadi pembeda di pertandingan-pertandingan ketat.
Gravenberch menunjukkan performa sangat stabil sepanjang musim 2024/2025. Bahkan, dia selalu jadi pemain inti Liverpool dari 34 laga Premier League yang sudah dimainkan. Gravenberch melakukan pekerjaannya secara senyap.
Kostas Tsimikas

Ketika Andy Robertson absen karena cedera, Tsimikas tampil solid dan membuktikan dirinya sebagai pelapis yang sangat kompeten. Kontribusinya dalam bertahan maupun menyerang tidak jauh berbeda dengan Robertson.
Umpan-umpan silangnya yang akurat dan semangat juangnya membantu Liverpool mempertahankan level permainan di sisi kiri pertahanan dan penyerangan.
Secara statistik, catatan Tsimikas mungkin tak menonjol. Dia hanya bikin satu assist dari 16 laga. Namun, kehadirannya sangat vital karena membuat Liverpool tetap kuat walau Robertson tidak bisa bermain.
Klasemen Premier League 2024/2025
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Resmi Juara, Kapan Liverpool Angkat Trofi?
Liga Inggris 28 April 2025, 14:45
-
Pujian Slot untuk Klopp Usai Liverpool Juara Premier League
Liga Inggris 28 April 2025, 14:23
LATEST UPDATE
-
FIFA Pecat COO Kevin Lamour Usai Menentang Gianni Infantino
Piala Dunia 18 Agustus 2026, 09:27
-
Rodri Tiba di Barcelona, Langusng Tegaskan Ambisi Juara Liga Champions
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 08:36
-
Raphinha Diproyeksikan Jadi Kapten Utama Barcelona
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 08:32
-
3 Pemimpin Real Madrid yang Bisa Jadi Tumpuan Utama di Era Mourinho
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 08:18
-
Manchester United, Bruno Fernandes, dan Sebuah Tawaran dari Galatasaray
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 07:33
-
Inter Milan Siapkan Tawaran Baru untuk Gelandang Liverpool
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 07:27
-
Manchester United dan Para Rival yang Bisa Jegal Arsenal di Premier League 2026-27
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 07:19
-
Inter Milan Bangkit Ketika Semua Mengira Mereka Sudah Mati
Liga Italia 18 Agustus 2026, 06:37
-
Juventus Dapat Kiper Tottenham, Luciano Spalletti: Saya Sangat Mengenalnya
Liga Italia 18 Agustus 2026, 06:32
-
Kylian Mbappe dan Refleksi Level yang Ingin Dilihat Real Madrid Sepanjang Musim
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 06:27
-
Rafael Leao Ditawarkan ke Roma, AC Milan Pasang Harga Anyar
Liga Italia 18 Agustus 2026, 05:55
-
RB Leipzig Ingin Pulangkan Nkunku dari AC Milan
Liga Italia 18 Agustus 2026, 05:49
-
Federico Valverde Bukan Toni Kroos, Mourinho Harus Ubah Perannya di Real Madrid
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 05:43
-
Belum Menyerah! Inter Milan Nego Liverpool Lagi untuk Curtis Jones
Liga Italia 17 Agustus 2026, 23:59
-
Dewata Challenge Series 2026: Eliano Reijnders Siap Bermain Lawan Bali United
Bola Indonesia 17 Agustus 2026, 23:36
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59

























KOMENTAR