
Bola.net - Mikel Arteta tidak menahan diri untuk memuji kualitas markas Liverpool, Anfield sebagai salah satu stadion paling menakutkan yang pernah dia sambangi. Menurutnya, Anfield memiliki aura spesial yang membuat pemain-pemain lawan merasa ciut.
Selama enam setengah tahun membela Everton, Arteta tak pernah menang di Anfield. Dia pernah meraih dua kemenangan bersama Arsenal, tetapi juga perah takluk 1-5 dari Liverpool.
Tercatat, Liverpool tak pernah terkalahkan di Anfield sejak April 2017 lalu. Rekor panjang yang hanya bisa tercipta di stadion angker dengan dukungan suporter yang luar biasa.
Musim 2018/19 kemarin, Barcelona menjadi saksi paling anyar perihal keangkeran Anfield. Lionel Messi dkk. takluk empat gol tanpa balas, Barca tampak seperti tim amatir di depan dukungan publik Anfield.
Magis Anfield sering diremehkan. Beberapa penikmat sepak bola (khususnya fans Manchester United) tidak terlalu percaya pada pengaruh Anfield. Namun, Arteta menjamin tidak ada stadion lain yang semenakutkan Anfield.
"Sangat sulit mengalahkan mereka [Liverpool di Anfield]," tegas Arteta dikutip dari Marca.
"Juga, sepanjang karier saya sebagai pemain, Anfield adalah satu-satunya lapangan di mana saya mendapatkan perasaan 'pajara', merasa buntu."
"Itu pernah terjadi pada saya ketika masih membela Arsenal, dan kami kebobolan lima gol. Anda berkata: 'saya tidak tahu apa yang terjadi, hentikan pertandingan, tolong, sebab saya tidak tahu berada di mana'," imbuhnya.
Baca komentar selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Sulit Dijelaskan
Meski sudah berkali-kali mengalaminya, Arteta sebenarnya tidak paham betul mengapa Anfield bisa begitu menakutkan. Tahu-tahu tim lawan kebobolan lima gol sebelum mereka menyadarinya. Old Trafford bahkan tidak bisa memberikan sensasi yang sama menakutkannya.
"Itu sulit dijelaskan, tetapi hal itu tak pernah terjadi pada saya selain di Anfield. Barca mengejutkan saya dengan cara mereka mencetak beberapa gol, tetapi di Anfield anda bisa kebobolan lima gol tanpa menyadarinya," sambung Arteta.
"Baik di Spanyol maupun di Yunani atau di Jerman saya tak pernah mendapati perasaan itu. Bahkan tidak di Old Trafford," tutupnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kejutan! AS Roma Pertimbangkan Bajak Karius dari Liverpool
Liga Italia 13 Juni 2019, 23:30
-
Liverpool Hidupkan Minat pada Nabil Fekir
Liga Inggris 13 Juni 2019, 20:20
-
Divock Origi Diklaim Layak Jadi Panutan di Liverpool
Liga Inggris 13 Juni 2019, 19:40
-
Liverpool Relakan Dejan Lovren ke AC Milan?
Liga Inggris 13 Juni 2019, 18:40
-
Chelsea Diminta Ikuti Jejak Liverpool dan Manchester City
Liga Inggris 13 Juni 2019, 18:30
LATEST UPDATE
-
Swiss Membuktikan Keberuntungan Memang Bagian dari Sepak Bola
Piala Dunia 8 Juli 2026, 08:52
-
Gol Ke-3000 Piala Dunia Antar Argentina ke Perempat Final
Piala Dunia 8 Juli 2026, 08:27
-
Man of the Match Swiss vs Kolombia: Gregor Kobel
Piala Dunia 8 Juli 2026, 05:59
-
Tempat Menonton Piala Dunia 2026: Swiss vs Kolombia
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:56
-
Dari Tangis Sedih Cristiano Ronaldo ke Tangis Bahagia Lionel Messi
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:35
-
Man of the Match Argentina vs Mesir: Lionel Messi
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:21
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Swiss vs Kolombia
Piala Dunia 7 Juli 2026, 23:34
-
Luis Diaz, Pilar Mimpi Besar Kolombia
Piala Dunia 7 Juli 2026, 23:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55





















KOMENTAR