
Bola.net - Anthony Taylor resmi mengumumkan pensiun dari dunia perwasitan setelah menjalani karier panjang selama dua dekade. Keputusan itu diambil setelah ia merasa sudah saatnya menutup perjalanan sebagai salah satu wasit elite dunia.
Wasit berusia 47 tahun tersebut mengakhiri kariernya usai memimpin pertandingan Spanyol melawan Portugal pada babak 16 besar Piala Dunia 2026. Laga yang berakhir dengan kemenangan 1-0 untuk Spanyol itu menjadi pertandingan terakhirnya sebagai pengadil.
Sebelum menjadi wasit profesional, Taylor bekerja sebagai petugas penjara. Ia kemudian masuk daftar wasit Football League pada musim 2006-2007 sebelum promosi ke Premier League pada 2010.
Selama kariernya, Taylor memimpin 831 pertandingan di berbagai kompetisi. Ia juga dipercaya memimpin 432 pertandingan Premier League, seluruh final kompetisi domestik utama, serta 163 pertandingan internasional.
Anthony Taylor Akui Tekanan Berat Jadi Alasan Pensiun

Taylor menilai menjadi wasit di level tertinggi merupakan kehormatan besar sepanjang kariernya. Namun, ia mengakui tekanan dan sorotan yang terus menerus akhirnya membuatnya memilih mundur.
Taylor menjadi bagian dari daftar wasit FIFA selama 14 tahun. Ia juga bertugas di Piala Dunia 2022 serta Piala Eropa edisi 2020 dan 2024.
"Memimpin pertandingan di level tertinggi merupakan sebuah kehormatan yang luar biasa, tetapi tekanannya sangat besar dan sorotannya tidak pernah berhenti," kata Taylor.
"Sekarang adalah waktu yang tepat bagi saya untuk mundur dan menyambut babak baru dalam karier saya," ujar Anthony Taylor.
Howard Webb Beri Penghormatan untuk Anthony Taylor
Kepala Perwasitan Pro Ref, Howard Webb, memberikan apresiasi tinggi atas kontribusi Anthony Taylor selama bertahun-tahun. Menurutnya, Taylor selalu menjadi sosok yang dapat dipercaya untuk memimpin pertandingan besar.
Sepanjang kariernya, Taylor dipercaya memimpin berbagai laga bergengsi di Inggris maupun level internasional. Bahkan, ia sempat masuk daftar kandidat wasit final Piala Dunia 2022 sebelum akhirnya tidak dipilih karena pertimbangan politik terkait final yang melibatkan Argentina.
"Anthony telah memberikan pengabdian yang luar biasa bagi sepak bola selama bertahun-tahun, baik di kompetisi domestik maupun di panggung internasional," kata Webb.
"Dia berkali-kali dipercaya memimpin pertandingan-pertandingan terbesar. Kami berterima kasih atas kontribusinya yang luar biasa bagi sepak bola dan mendoakan yang terbaik untuk babak baru dalam kariernya," tutup Webb.
Sumber: BBC
Klasemen Premier League
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Joshua Zirkzee Tegaskan Ingin Bertahan di Manchester United
Liga Inggris 23 Juli 2026, 09:16
-
Al Hilal Terus Berburu Bintang, Kini Bidik Ousmane Dembele
Asia 23 Juli 2026, 08:46
-
Masih Ada yang Kurang dari Performa Lamine Yamal di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 23 Juli 2026, 07:27
-
Kabar Buruk untuk Arsenal, William Saliba Menepi dalam Waktu Lama
Liga Inggris 23 Juli 2026, 06:07
-
Tinggalkan Chelsea, Alejandro Garnacho Sepakat Gabung Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 05:49
-
Piala Dunia 2026: Spanyol dan Prancis Dominasi Tim Terbaik Turnamen
Piala Dunia 23 Juli 2026, 02:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR