
Bola.net - Chelsea bakal menghadapi tantangan terbesar mereka pasca kembalinya sepak bola. Jumat (26/6/2020) dini hari WIB nanti, The Blues bakal menjamu Manchester City di Stamford Bridge.
Pertandingan ini jelas tidak mudah bagi pasukan Frank Lampard. Memang mereka punya modal positif kemenangan 2-1 atas Aston Villa akhir pekan lalu, tapi Man City ada di level berbeda.
Betapa tidak, Josep Guardiola baru saja menuntun anak asuhnya menghajar Burnley dengan skor telak 5-0. Sebelumnya, Man City juga menundukkan Arsenal tiga gol tanpa balas.
Karena itulah Chelsea harus melakukan sesuatu jika tidak ingin bernasib sama dengan dua tim tersebut. Terlebih, Cesar Azpilicueta dkk. wajib menang untuk menjaga posisi mereka di empat besar klasemen sementara.
Kira-kira apa yang perlu dilakukan Chelsea? Berdasarkan hasil pertandingan terakhir kedua tim, Tribal Football mencoba menganalisis apa yang perlu dilakukan Chelsea untuk tidak jadi korban kebuasan Man City, atau bahkan menang.
Baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Kekuatan Man City: Senang hadapi lawan defensif
Serangan Man City sangat kuat, tanya saja Burnley. Pada laga itulah terbukti bahwa Man City sama sekali tidak kesulitan menghadapi lawan yang tampil defensif total.
Man City sangat dominan dengan 72% penguasaan bola, 18 tembakan, 7 di antaranya tepat sasaran. Dominasi ini tidak hanya membantu Man City menyerang, tapi juga membatasi perlawanan Burnley.
Yang mengagumkan dari Man City adalah kemampuan mereka mencari celah pada pertahanan berlapis lawan. Burnley sudah mencoba bertahan sebaik mungkin dengan bek berlapis-lapis, tapi tetap saja tidak mencegah gawang mereka kebobolan lima kali.
Karena itulah mungkin sebaiknya Chelsea tidak meniru cara Burnley. Bukan berarti membuka pertahanan sepenuhnya, hanya tidak perlu berlebihan.
Balajar dari yang lalu
Chelsea dan Man City terakhir bertemu pada November lalu, duel terbuka, Man City menang 2-1. Di sisi lain, Chelsea tampil cukup apik meski kalah.
Pertandingan itu sebenarnya berjalan seimbang. Chelsea berulang kali menyulitkan Man City dengan transisi serangan balik cepat. Willian merupakan pemain terpenting dalam skema ini, juga N'Golo Kante.
Pada pertandingan mendatang, Man City diduga bakal kembali turun dalam formasi 4-4-2. Jika benar, Chelsea bisa mencoba memaksimalkan penyerang sayap mereka dalam formasi 4-3-3.
The Blues pun bisa memaksimalkan serangan balik, karena umumnya Man City meninggalkan banyak ruang kosong saat menyerang dengan Kevin de Bruyne dan David Silva bersamaan.
Coba lebih agresif
Satu perubahan taktik lain yang mungkin boleh dicoba Lampard adalah menginstruksikan pemainnya bermain langsung menyerang. Bola-bola panjang bisa jadi solusi, sebab Chelsea punya striker tinggi sekelas Tammy Abraham.
Serangan balik cepat, umpan jauh, langsung ke kotak penalti, cara-cara inilah yang bisa dicoba Chelsea untuk melawan Man City.
Sumber: Tribalfootball
Baca ini juga ya!
- Tak Ada Tawaran Dari Chelsea untuk Kai Havertz
- Permintaan Rudiger pada Werner: Mainlah yang Bagus atau Saya dalam Masalah!
- Setelah Timo Werner, Chelsea Bakal Boyong Pemain RB Leipzig Ini
- Willian dan Pedro Resmi Bertahan di Chelsea
- Data dan Fakta Premier League: Chelsea vs Manchester City
- Prediksi Chelsea vs Manchester City 26 Juni 2020
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Pemain Serba Guna Chelsea Itu Bernama N'Golo Kante
Liga Inggris 25 Juni 2020, 19:00
-
5 Pemain yang Gagal Bersinar di Chelsea
Editorial 25 Juni 2020, 14:37
-
Man City Terlalu Kuat, Apa Rencana Lampard untuk Chelsea?
Liga Inggris 25 Juni 2020, 06:00
LATEST UPDATE
-
Live Streaming Barcelona vs Alaves: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 15:21
-
Live Streaming AC Milan vs Inter Milan: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:16
-
Live Streaming Udinese vs Roma: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:11
-
Live Streaming Man City vs Brighton: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:06
-
Live Streaming Chelsea vs Man Utd: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:01
-
Klasemen MotoGP 2026 Usai Sprint Race Malaysia: Marc Marquez Makin Kokoh di Puncak
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:43
-
Hasil Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pedro Acosta Menang, Marc Marquez Posisi ke-2
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:34
-
Prediksi Juventus vs Napoli 2 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 14:16
-
Prediksi Liverpool vs Arsenal 1 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 13:08
-
Prediksi Racing Santander vs Madrid 1 November 2026
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 12:03
-
Prediksi Lazio vs Cagliari 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:23
-
Prediksi Como vs Venezia 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:16
-
Hasil Kualifikasi MotoGP Malaysia 2026: Alex Marquez Pole, Marc Marquez Kedua
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:47
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:32
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

























KOMENTAR