
Bola.net - Chelsea kembali menelan hasil buruk saat menghadapi Manchester City di Stamford Bridge pada Minggu 13 April 2026. Tim asuhan Liam Rosenior kalah 0-3 dari salah satu kandidat juara musim ini. Kekalahan tersebut menambah tekanan yang sudah terasa dalam beberapa pekan terakhir.
Tiga gol Man City semuanya lahir di babak kedua lewat Nico O’Reilly, Marc Guehi, dan Jeremy Doku. Hasil ini membuat posisi Chelsea makin turun di klasemen sementara Premier League. Saat ini mereka berada di peringkat keenam, terpaut empat poin dari Liverpool.
Situasi tersebut jelas tidak ideal. Target lolos ke Liga Champions mulai terlihat sulit dicapai jika tren ini berlanjut. Rosenior pun mulai mendapat sorotan, apalagi setelah timnya kalah lima kali dari enam pertandingan terakhir di semua ajang.
Lebih mengkhawatirkan lagi, tiga kekalahan terakhir di liga terjadi tanpa satu pun gol yang dicetak. Performa tim dinilai belum memenuhi harapan. Rosenior sendiri mengakui ada masalah konsistensi yang belum terselesaikan.
Masalah Mental dan Kebiasaan Buruk
Rosenior menilai masalah utama timnya ada pada respons saat tertinggal. Menurutnya, fokus pemain langsung menurun setelah kebobolan. Pola ini terus berulang dalam beberapa laga terakhir dan belum juga diperbaiki.
Suasana stadion juga sempat memanas. Suara kekecewaan dari pendukung terdengar jelas setelah pertandingan berakhir. Rosenior memahami situasi tersebut, dan ia menilai perbaikan harus dimulai dari hal mendasar dalam tim.
"Tidak cukup bagus di babak kedua. Ini cerita serupa selama sebulan terakhir dalam hal menangani kemunduran," ujar Liam Rosenior.
"Jika Anda tertinggal melawan tim sebagus ini, yang harus Anda lakukan selama lima menit berikutnya adalah bertahan dalam permainan. Itu akhirnya menjadi babak kedua yang sangat, sangat sulit," lanjutnya.
Pengakuan Rosenior Soal Tekanan Besar
Rosenior menegaskan dirinya tidak akan lari dari tanggung jawab. Ia melihat para pemain sebenarnya sudah berusaha di lapangan. Namun, kepercayaan diri tim terlihat turun cukup cepat ketika berada di bawah tekanan.
Laga berikutnya menjadi penting untuk menentukan arah musim mereka. Chelsea dituntut bisa kembali bersaing, setidaknya untuk menjaga posisi di papan atas. Rosenior ingin timnya segera keluar dari situasi ini, meski tidak mudah.
"Saya bertanggung jawab. Ini adalah sebuah grup. Ini adalah sesuatu yang perlu kami tingkatkan. Ini dimulai dari kebiasaan dan nilai-nilai Anda. Saya tidak bisa katakan ada kurangnya usaha. Tapi ada kurangnya kepercayaan diri di babak kedua," tutur Rosenior.
"Kami harus berkembang. Kami berada di tempat yang sulit saat ini dan kami memiliki pertandingan besar lainnya minggu depan," tambahnya kemudian.
Kembalinya Enzo Fernandez ke Skuat
Di tengah hasil yang kurang baik, ada perkembangan soal Enzo Fernandez. Gelandang asal Argentina itu sebelumnya tidak dimainkan dalam dua laga karena alasan disiplin. Situasi ini sempat jadi pembahasan, apalagi setelah muncul isu keinginannya untuk pindah.
Namun, kondisi internal tim disebut sudah lebih kondusif. Enzo telah berbicara dengan pelatih dan beberapa pemain senior untuk menyelesaikan masalah tersebut. Ia dijadwalkan kembali bergabung dalam sesi latihan pada Selasa.
"Tim mana pun akan merindukan Enzo. Saya sendiri, didukung oleh grup kepemimpinan dan direktur olahraga, membuat keputusan untuk jangka panjang klub," jelas Rosenior terkait absennya sang bintang.
"Enzo ingin berbicara dengan pemain utama di grup. Dia sudah berbicara dengan saya, grup kepemimpinan, dan semua pemain. Tidak ada masalah personal dengan Enzo. Dia akan kembali bersama grup pada hari Selasa," tegasnya.
Kehadiran Enzo diharapkan bisa memberi dampak positif bagi tim. Chelsea butuh perubahan secepatnya, terutama dalam hal produktivitas gol yang masih menjadi masalah utama dalam beberapa pertandingan terakhir.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Peluang Chelsea Lolos UCL Musim Depan Menipis Karena 2 Pemain Ini, Siapa?
Liga Inggris 13 April 2026, 15:09
-
Chelsea Babak Belur, Absennya Enzo Fernandez Mungkin Memang 'Sengaruh' Itu
Liga Inggris 13 April 2026, 12:47
-
Chelsea Kian Hari Kian Loyo, Liam Rosenior: Tolong Beri Saya Waktu!
Liga Inggris 13 April 2026, 12:41
LATEST UPDATE
-
Carlos Espi, 2 Gol dari 5 Tembakan
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 12:05
-
Arsenal dan Rekam Jejak Mereka Setelah Menjuarai Community Shield
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 11:16
-
Rodri Usung Target Juara Liga Champions di Barcelona, tapi Bisakah Ini Diwujudkan?
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 10:09
-
FIFA Pecat COO Kevin Lamour Usai Menentang Gianni Infantino
Piala Dunia 18 Agustus 2026, 09:27
-
Rodri Tiba di Barcelona, Langusng Tegaskan Ambisi Juara Liga Champions
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 08:36
-
Raphinha Diproyeksikan Jadi Kapten Utama Barcelona
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 08:32
-
3 Pemimpin Real Madrid yang Bisa Jadi Tumpuan Utama di Era Mourinho
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 08:18
-
Manchester United, Bruno Fernandes, dan Sebuah Tawaran dari Galatasaray
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 07:33
-
Inter Milan Siapkan Tawaran Baru untuk Gelandang Liverpool
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 07:27
-
Manchester United dan Para Rival yang Bisa Jegal Arsenal di Premier League 2026-27
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 07:19
-
Inter Milan Bangkit Ketika Semua Mengira Mereka Sudah Mati
Liga Italia 18 Agustus 2026, 06:37
-
Juventus Dapat Kiper Tottenham, Luciano Spalletti: Saya Sangat Mengenalnya
Liga Italia 18 Agustus 2026, 06:32
-
Kylian Mbappe dan Refleksi Level yang Ingin Dilihat Real Madrid Sepanjang Musim
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 06:27
-
Rafael Leao Ditawarkan ke Roma, AC Milan Pasang Harga Anyar
Liga Italia 18 Agustus 2026, 05:55
-
RB Leipzig Ingin Pulangkan Nkunku dari AC Milan
Liga Italia 18 Agustus 2026, 05:49
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59

























KOMENTAR