
Bola.net - Pelatih Manchester United, Michael Carrick menunjukkan kelasnya sebagai pelatih bermental baja saat melawan Fulham. Ia tetap tenang meski Man Utd dalam situasi genting di menit-menit akhir.
Pada laga lanjutan Liga Inggris di Old Trafford, Minggu (1/2/2026) malam WIB, Setan Merah sempat disamakan kedudukannya jelang akhir laga. Namun, kepanikan tidak terlihat di wajah sang juru taktik.
Carrick justru melihat peluang emas di balik tekanan tersebut. Ia yakin anak asuhnya bisa membalikkan keadaan.
Ketenangan Carrick ini terbukti menular ke seluruh skuad di lapangan. Hasilnya, gol kemenangan dramatis tercipta di masa injury time.
Melihat Gambaran Besar Permainan

Menjadi pelatih memberikan sudut pandang berbeda bagi Carrick. Ia tidak hanyut dalam emosi sesaat seperti saat menjadi pemain.
Saat Fulham mencetak gol penyeimbang, Carrick tidak panik. Ia sadar waktu pertandingan belum benar-benar habis.
Masih ada delapan menit tersisa untuk mengubah nasib. Ia percaya kualitas pemain di lapangan bisa membuat perbedaan.
"Agak sedikit berbeda, saat Anda menjadi pemain, Anda berada di momen itu. Anda tidak selalu melihat gambaran besarnya," ujar Carrick.
"Saya cukup tenang sepanjang laga. Saya jelas kecewa dengan gol kedua, tapi saya sadar masih ada delapan menit," tegasnya.
Keyakinan yang Terbayar Lunas
Carrick menolak untuk menyerah sebelum peluit panjang berbunyi. Ia menanamkan mentalitas positif kepada Bruno Fernandes dan kolega.
Instingnya mengatakan bahwa momen ajaib itu akan datang. Manchester United memang identik dengan gol-gol di menit akhir.
Benar saja, Benjamin Sesko sukses menuntaskan peluang emas. Emosi yang ditahan akhirnya meledak saat bola masuk gawang.
"Saya berpikir masih ada waktu panjang. Kami masih punya pemain di lapangan yang benar-benar bisa membuat perbedaan," tutur Carrick.
"Sulit menahan emosi saat gol masuk seperti itu. Jadi saya pikir kami semua merayakannya saat itu terjadi," tambahnya.
Filosofi Keseimbangan Emosi
Ketenangan bukan berarti tidak memiliki gairah bertanding. Carrick menekankan pentingnya keseimbangan antara emosi dan logika.
Ada saatnya pemain harus marah dan berapi-api. Namun, keputusan di lapangan harus diambil dengan kepala dingin.
Tiga laga terakhir menjadi bukti keseimbangan tersebut. Pemain United tampil dengan lapar namun tetap cerdas.
"Ada saatnya untuk tenang, ada saatnya emosional, dan ada saatnya marah. Itu adalah bagian dari permainan," jelas sang legenda.
"Ketenangan itu membuat pemain bisa berpikir jernih, ini soal keseimbangan. Kami punya keseimbangan yang cukup baik," pungkasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Manchester United Menang 3 Kali Beruntun, PR-nya: Bisa Sekonsisten Apa?
Liga Inggris 2 Februari 2026, 10:35
-
MU Kalahkan Fulham di "Fergie Time", Michael Carrick: Sudah Kuduga!
Liga Inggris 2 Februari 2026, 10:22
-
Bawa MU Kalahkan Fulham, Casemiro Dapat Pujian Setinggi Langit dari Eks Setan Merah
Liga Inggris 2 Februari 2026, 10:08
-
Nyaris Imbang tapi Bisa Menang, Michael Carrick Puji Mental Baja Manchester United
Liga Inggris 2 Februari 2026, 09:44
LATEST UPDATE
-
AC Milan Pertimbangkan Sergio Ramos sebagai Solusi Bek Tengah Berpengalaman
Liga Italia 2 Februari 2026, 11:04
-
Kabar Oknum Pelempar Flare ke Arah Emil Audero: 3 Jarinya Putus Karena Ledakan
Liga Italia 2 Februari 2026, 10:49
-
Siap 'Ganggu' Tim Pabrikan Ducati, Ini 6 Potret Livery BK8 Gresini Racing di MotoGP 2026
Otomotif 2 Februari 2026, 10:44
-
Manchester United Menang 3 Kali Beruntun, PR-nya: Bisa Sekonsisten Apa?
Liga Inggris 2 Februari 2026, 10:35
-
MU Kalahkan Fulham di "Fergie Time", Michael Carrick: Sudah Kuduga!
Liga Inggris 2 Februari 2026, 10:22
-
Bawa MU Kalahkan Fulham, Casemiro Dapat Pujian Setinggi Langit dari Eks Setan Merah
Liga Inggris 2 Februari 2026, 10:08
-
Nyaris Imbang tapi Bisa Menang, Michael Carrick Puji Mental Baja Manchester United
Liga Inggris 2 Februari 2026, 09:44
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor La Liga 2025/2026
Liga Spanyol 2 Februari 2026, 09:43
-
Prediksi Bologna vs Milan 4 Februari 2026
Liga Italia 2 Februari 2026, 09:39
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2025/2026
Liga Italia 2 Februari 2026, 09:34
-
Tottenham vs Man City: Kok Bisa Unggul 2 Gol Tapi Gagal Menang, Guardiola?
Liga Inggris 2 Februari 2026, 09:31
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Premier League 2025/2026
Liga Inggris 2 Februari 2026, 09:28
-
Hasil Lengkap, Klasemen, dan Jadwal Pertandingan Proliga 2026
Voli 2 Februari 2026, 09:20
LATEST EDITORIAL
-
7 Klub yang Paling Berpeluang Merekrut Raheem Sterling Usai Berpisah dengan Chelsea
Editorial 30 Januari 2026, 13:06
-
7 Bintang Muda yang Mencuri Perhatian di Liga Champions 2025/26
Editorial 28 Januari 2026, 13:57
-
Arsenal di Ambang Sejarah Liga Champions, Mampukah Menyapu Bersih Fase Liga?
Editorial 28 Januari 2026, 13:46
-
5 Pemain yang Pernah Berseragam Borussia Dortmund dan Inter Milan
Editorial 27 Januari 2026, 16:30



















KOMENTAR