
Bola.net - Mikel Arteta akhirnya buka suara untuk membalas cibiran terhadap Arsenal baru-baru ini. Dia tegas bakal mati-matian mempertahankan reputasi klub.
Keputusan Premier League menunda pertandingan Tottenham vs Arsenal akhir pekan lalu menuai reaksi negatif. Pihak liga dinilai terlalu mudah mengabulkan permintaan penundaan pertandingan.
Duel Tottenham vs Arsenal seharusnya dimainkan pada 16 Januari 2022 lalu. Namun, beberapa hari sebelum pertandingan, Arsenal melayangkan permintaan resmi untuk menunda pertandingan.
Pihak The Gunners beralasan bahwa tim mereka tidak siap bermain. Ada beberapa pemain yang terkena Covid-19, lalu ada yang cedera, akumulasi kartu, dan harus membela timnas di kompetisi lain (AFCON).
Balasan Arteta
Arsenal dianggap terlalu manja dan diistimewakan. Padahal The Gunners mengajukan permintaan penundaan sesuai dengan panduan liga. Artinya, pihak Premier League memang memfasilitasi klub yang tidak siap bermain.
Oleh sebab itu, Arteta terkejut dengan kabar miring yang beredar, khususnya yang menganggap Arsenal terlalu diistimewakan dan tidak mau berjuang.
"Kami akan mati-matian membela klub kami. Kami tidak akan membiarkan siapa pun merusak nama klub atau mencoba berbohong tentang hal-hal yang tidak terjadi," tegas Arteta di Arsenal.com.
"Tentu kami akan membuat kesalahan, kami akan mengaku bersalah, tapi kami akan melakukan segalanya untuk membela klub."
Arsenal bersikap jujur

Menurut Arteta, tidak ada yang salah dengan langkah Arsenal saat meminta penundaan pertandingan kemarin. Mereka melakukannya dengan cara yang adil, tidak ada pemaksaan dan tekanan.
"Kami tahu kami telah melakukan hal yang benar dan kami bekerja sama dengan Premier League dan pihak FA untuk membuat keputusan itu dan menjelaskan alasannya," lanjut Arteta.
"Menurut saya, paling tidak kami telah bersikap sangat jujur. Kami tidak punya pemain yang dibutuhkan untuk membentuk skuad yang bisa bertanding di Premier League, itu 100% benar."
Harga diri klub
Lebih dari itu, Arteta juga menegaskan bahwa Arsenal tidak akan bermain-main dengan penundaan pertandingan atau semacamnya. Harga diri klub dipertaruhkan dan mereka harus menjaga nama baiknya.
"Menurut saya, ada lebih banyak respek daripada kebencian terhadap Arsenal, dan itu terjadi karena sejarah klub ini. Soal cara bertindak klub dan perilaku klub," pungkasnya.
Sumber: Arsenal
Jangan lewatkan ini Bolaneters!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
5 Faktor yang Akan Dukung Liverpool Gulung Arsenal di Leg Kedua Semifinal EFL Cup
Liga Inggris 20 Januari 2022, 19:34
-
Bruno Fernandes dan Pemain dengan Mahar Tertinggi pada Bursa Transfer Musim Dingin
Liga Champions 20 Januari 2022, 18:56
-
5 Alasan Arsenal Bisa Mengalahkan Liverpool di Leg Kedua Semifinal Carabao Cup
Liga Inggris 20 Januari 2022, 15:34
-
Arsenal dan Juventus Belum Sepakat Soal Arthur, Negosiasi Masih Alot
Liga Italia 20 Januari 2022, 13:57
LATEST UPDATE
-
Live Streaming Sassuolo vs Juventus - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
Liga Italia 6 Januari 2026, 19:45
-
Daftar Pemain Voli Putra Surabaya Samator di Proliga 2026
Voli 6 Januari 2026, 19:31
-
IBL Indonesia 2026 Dimulai 10 Januari 2026, Total Gelar 137 Pertandingan
Basket 6 Januari 2026, 19:15
-
Jadwal Lengkap Premier League 2025/2026 Live di SCTV dan Vidio
Liga Inggris 6 Januari 2026, 19:03
-
Menyala Bersama Kanada, John Herdman Dinilai Cocok Nahkodai Timnas Indonesia
Tim Nasional 6 Januari 2026, 18:07
-
Resmi! Chelsea Perkenalkan Liam Rosenior Sebagai Manajer Baru
Liga Inggris 6 Januari 2026, 17:42
-
Live Streaming Lecce vs Roma - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
Liga Italia 6 Januari 2026, 17:00
-
AC Milan Cari Bek Baru, Nathan Ake Jadi Peluang atau Sekadar Mimpi?
Liga Italia 6 Januari 2026, 15:28
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58
-
3 Kandidat Pengganti Enzo Maresca di Chelsea
Editorial 1 Januari 2026, 13:40
























KOMENTAR