
Bola.net - Arsenal baru saja membungkam Tottenham Hotspur Stadium dengan kemenangan telak 4-1. Hasil itu bukan sekadar tiga poin, melainkan penegasan bahwa pasukan Mikel Arteta masih kokoh di puncak klasemen Premier League dengan keunggulan lima angka.
Di tengah tekanan derbi, The Gunners tampil tajam dan klinis. Asa juara pun kian menyala di London Utara.
Eberechi Eze dan Viktor Gyokeres menjadi aktor utama lewat masing-masing dua gol yang mereka lesakkan. Empat gol itu meruntuhkan perlawanan Spurs di hadapan publiknya sendiri, menciptakan malam yang sulit dilupakan bagi tuan rumah.
Namun, tak semua orang larut dalam euforia. Ada nada sumbang yang justru terdengar setelah peluit panjang berbunyi.
Mantan striker Inggris, Chris Sutton, menangkap sesuatu yang menurutnya janggal. Ia merasa selebrasi Arsenal mengirimkan sinyal yang bisa berbahaya dalam perburuan gelar.
Pesta yang Dianggap Terlalu Dini

Kemenangan atas rival bebuyutan memang selalu terasa istimewa, terlebih ketika diraih dengan skor mencolok di kandang lawan. Begitu laga usai, para pemain Arsenal berhamburan ke tepi lapangan untuk merayakan momen itu bersama suporter.
Arteta terlihat puas menyaksikan dominasi timnya yang tampil begitu efektif sepanjang pertandingan. Akan tetapi, Sutton menilai ekspresi kegembiraan tersebut terlampau emosional, seolah-olah trofi sudah berada dalam genggaman.
"Sedikit khawatir dengan selebrasi berlebihan dari para pemain Arsenal," cetus Sutton saat berbicara di BBC Radio 5 Live.
Ia tak ingin kemenangan besar itu justru membuat para pemain kehilangan kewaspadaan. Menurutnya, perjalanan menuju gelar masih panjang dan penuh jebakan.
"Rayakan saja di akhir musim nanti ketika kalian sudah benar-benar memenangkan gelar juara," tegas Sutton mengingatkan.
Pujian untuk Gyokeres

Di tengah peringatan tersebut, Danny Murphy melihat gambaran berbeda. Ia justru terpukau oleh tempo permainan Arsenal yang menurutnya nyaris sempurna dan membuat pertahanan Tottenham tampak kewalahan sepanjang laga.
Murphy menyoroti dominasi Gyokeres di lini depan. Penyerang Swedia itu dinilai menjawab keraguan dengan performa penuh determinasi dan kepercayaan diri.
"Penampilan hari ini akan mengubah pikiran beberapa orang. Secara fisik, dia terlihat sangat menikmatinya," puji Murphy.
Keyakinannya terhadap masa depan Gyokeres bersama Arteta pun melonjak. Ia percaya performa ini bisa menjadi titik awal konsistensi sang striker.
"Dia akan merasa seperti sedang berjalan di atas air sekarang. Saya pikir kita bisa melihatnya memulai rangkaian performa bagus setelah ini," imbuh Murphy.
Ujian Sesungguhnya Menanti
Arsenal tak punya banyak waktu untuk berlama-lama dalam perayaan. Derby London berikutnya melawan Chelsea F.C. sudah menunggu akhir pekan depan dan akan menjadi barometer mentalitas mereka.
Sementara itu, Tottenham yang terpuruk di posisi ke-16 menghadapi tekanan berbeda. Mereka harus segera berbenah sebelum bertemu Fulham, terutama dalam hal organisasi pertahanan yang kerap terlambat menutup ruang.
Kemenangan 4-1 ini memang menegaskan kualitas Arsenal sebagai penantang serius. Meski begitu, bayang-bayang peringatan Sutton tetap ada—apakah selebrasi itu simbol kepercayaan diri, atau awal dari rasa puas yang datang terlalu cepat.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Viktor Gyokeres dan Respons Sempurna Arsenal
Liga Inggris 24 Februari 2026, 22:37
-
Arsenal Dinilai Selebrasi Lebay Usai Kalahkan Tottenham: Padahal Belum Juara!
Liga Inggris 24 Februari 2026, 08:02
-
Gyokeres dan Eze Belum Bersinar di Arsenal Karena Mikel Arteta?
Liga Inggris 24 Februari 2026, 07:53
-
Dua Gol Viktor Gyokeres yang Menjawab Keraguan
Liga Inggris 23 Februari 2026, 19:24
LATEST UPDATE
-
Live Streaming Barcelona vs Alaves: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 15:21
-
Live Streaming AC Milan vs Inter Milan: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:16
-
Live Streaming Udinese vs Roma: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:11
-
Live Streaming Man City vs Brighton: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:06
-
Live Streaming Chelsea vs Man Utd: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:01
-
Klasemen MotoGP 2026 Usai Sprint Race Malaysia: Marc Marquez Makin Kokoh di Puncak
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:43
-
Hasil Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pedro Acosta Menang, Marc Marquez Posisi ke-2
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:34
-
Prediksi Juventus vs Napoli 2 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 14:16
-
Prediksi Liverpool vs Arsenal 1 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 13:08
-
Prediksi Racing Santander vs Madrid 1 November 2026
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 12:03
-
Prediksi Lazio vs Cagliari 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:23
-
Prediksi Como vs Venezia 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:16
-
Hasil Kualifikasi MotoGP Malaysia 2026: Alex Marquez Pole, Marc Marquez Kedua
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:47
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:32
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
























KOMENTAR