
Bola.net - Arsenal kehilangan dua poin penting setelah bermain imbang 2-2 melawan Sunderland dalam laga penuh drama di Stadium of Light, Sabtu malam.
Hasil ini membuat pasukan Mikel Arteta gagal memperlebar jarak di puncak klasemen dan memberi harapan baru bagi Manchester City dan Liverpool.
Gol penyeimbang di masa tambahan waktu dari Brian Brobbey menjadi pukulan telak bagi Arsenal, yang sudah unggul hingga menit-menit akhir.
Hasil ini memastikan bahwa laga besar antara Manchester City dan Liverpool pada Minggu malam akan menjadi titik balik krusial dalam perburuan gelar.
Arsenal sebenarnya sempat bangkit setelah tertinggal lebih dulu melalui gol Dan Ballard. Bukayo Saka dan Leandro Trossard membawa The Gunners berbalik unggul, tetapi kegagalan menjaga konsentrasi di penghujung laga membuat tiga poin melayang begitu saja.
Sunderland Buat Arsenal Frustrasi di Stadium of Light

Sejak awal pertandingan, Sunderland tampil berani dan terorganisasi rapi di bawah arahan Regis Le Bris.
Mereka mengandalkan formasi 5-4-1 kompak, menutup ruang dan memaksa Arsenal berputar-putar tanpa hasil di sepertiga akhir lapangan. Serangan balik cepat ke Wilson Isidor berulang kali merepotkan lini belakang The Gunners.
Arsenal mencoba mengandalkan kombinasi di sisi kanan, dengan Saka menjadi motor utama serangan. Namun, penyelesaian akhir masih jauh dari memuaskan. Upaya William Saliba di babak pertama hanya melambung tinggi, menandakan kebuntuan Arsenal di lini depan.
Ironisnya, justru Sunderland yang membuka skor lewat skema bola mati, sesuatu yang biasanya menjadi senjata utama Arsenal musim ini. Ballard, mantan pemain akademi Arsenal, memenangi duel dengan Declan Rice sebelum melepaskan tembakan keras yang menembus gawang David Raya.
Brobbey Gagalkan Kemenangan
Memasuki babak kedua, perubahan pendekatan dari Arteta mulai terasa. Arsenal tampil lebih agresif dan cepat memindahkan bola dari tengah ke depan.
Hasilnya datang lewat aksi cemerlang Saka, yang memanfaatkan kesalahan Enzo Le Fee untuk menyamakan kedudukan. Gol ini juga melanjutkan catatan apik Mikel Merino, yang kini mencatat 10 kontribusi gol musim ini.
Momentum itu berlanjut ketika Trossard melepaskan tembakan spektakuler yang membawa Arsenal berbalik unggul. Namun, seperti beberapa kali terjadi musim ini, Arsenal gagal menutup laga dengan tenang.
Di masa tambahan waktu, Brobbey memanfaatkan umpan Ballard untuk menorehkan gol penyeimbang yang membuat publik Stadium of Light bergemuruh.
Dengan hasil ini, Arsenal tetap memimpin klasemen sementara, namun keunggulan mereka kini terancam oleh dua rival besar yang siap memangkas jarak.
Kekhawatiran Jangka Panjang untuk Arteta

Meski satu hasil imbang tidak langsung menandakan krisis, Arteta memiliki alasan untuk waspada. Absennya Martin Odegaard membuat kreativitas Arsenal menurun drastis.
Eberechi Eze, yang diharapkan bisa menggantikan peran kapten tim, belum sepenuhnya mampu mengendalikan permainan di area tengah.
Sunderland menampilkan gaya bermain langsung yang efektif, memanfaatkan kekuatan fisik dan duel udara. Bagi Arsenal, ini adalah peringatan bahwa banyak tim Premier League kini mengadopsi pendekatan serupa untuk meredam permainan umpan cepat mereka.
Yang lebih mengkhawatirkan, dua dari lima gol yang mereka kebobolan musim ini terjadi dalam satu malam di Sunderland.
Arteta perlu memastikan kestabilan pertahanan dan daya tahan mental anak asuhnya, terutama menghadapi jadwal berat pasca-jeda internasional.
Peluang Emas untuk Manchester City dan Liverpool
Hasil imbang Arsenal menjadi peluang besar bagi dua rival utama mereka yang akan saling berhadapan di Etihad Stadium. Liverpool dan Manchester City sama-sama sedang mencari momentum untuk kembali bersaing di jalur juara.
Liverpool tampak mulai menemukan irama permainan terbaiknya. Dua kemenangan beruntun dengan catatan nirbobol, termasuk kemenangan atas Real Madrid di Liga Champions, menunjukkan soliditas skuad Arne Slot. Beberapa wajah baru seperti Hugo Ekitike dan Florian Wirtz juga mulai beradaptasi dan menunjukkan potensi besar.
Sementara itu, laga nanti akan menjadi pertandingan ke-1.000 dalam karier kepelatihan Pep Guardiola, momen simbolik melawan lawan yang telah menjadi bagian penting dalam sejarah rivalitasnya.
Kini, dengan Erling Haaland yang kembali tajam dan dukungan lini serang muda seperti Phil Foden, Rayan Cherki, dan Jeremy Doku, City siap memberikan pernyataan tegas di laga besar ini.
Jangan sampai ketinggalan infonya
- 5 Laga Tanpa Kekalahan, Pertanda MU Kembali ke Jalur 4 Besar Klasemen Premier League dan Zona Liga Champions?
- Taktik 'Curang' tapi Cerdas Sunderland Hentikan Lemparan ke Dalam Jauh Arsenal: Papan Iklan Sengaja Dimajukan!
- 5 Pemain Manchester United dalam Kondisi Cedera Usai Laga Melawan Tottenham: Seberapa Parah Maguire dan Sesko?
- 5 Hal yang Bisa Tentukan Hasil Manchester City vs Liverpool
- 4 Pertarungan Kunci yang Bisa Menentukan Nasib Manchester City vs Liverpool: Haaland vs Konate, Siapa Bakal Menang?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal Liga Inggris Pekan Ini Live di SCTV, MOJI, dan Vidio, 8-9 November 2025
Liga Inggris 9 November 2025, 19:59
-
5 Hal yang Bisa Tentukan Hasil Manchester City vs Liverpool
Liga Inggris 9 November 2025, 10:10
LATEST UPDATE
-
Enzo Maresca Dikabarkan Ingin Latih MU, Begini Kata Fabrizio Romano
Liga Inggris 3 Januari 2026, 19:03
-
Ealah! Kobbie Mainoo Ternyata Tidak Berencana Tinggalkan Manchester United
Liga Inggris 3 Januari 2026, 18:52
-
Ruben Amorim Faktor Ini Bisa Buat MU Ketar-ketir di Kandang Leeds United!
Liga Inggris 3 Januari 2026, 18:43
-
Prediksi Lazio vs Napoli 4 Januari 2026
Liga Italia 3 Januari 2026, 18:30
-
Terungkap, MU Tutup Pintu 'Balikan' dengan James Garner
Liga Inggris 3 Januari 2026, 18:21
-
Manchester United Percepat Proses Transfer Carlos Baleba?
Liga Inggris 3 Januari 2026, 18:06
-
Prediksi Aston Villa vs Nottingham Forest 3 Januari 2026
Liga Inggris 3 Januari 2026, 17:54
-
Prediksi BRI Super League: Malut United vs PSBS Biak 4 Januari 2026
Bola Indonesia 3 Januari 2026, 17:45
-
Prediksi Wolves vs West Ham 3 Januari 2026
Liga Inggris 3 Januari 2026, 17:15
-
Daftar Pembalap Indonesia yang Berlaga di Idemitsu Moto4 Asia Cup 2026
Otomotif 3 Januari 2026, 17:01
-
Jadwal Lengkap Idemitsu Moto4 Asia Cup 2026
Otomotif 3 Januari 2026, 17:01
LATEST EDITORIAL
-
3 Kandidat Pengganti Enzo Maresca di Chelsea
Editorial 1 Januari 2026, 13:40
-
5 Pemain Terbaik Real Madrid di 2025: Mbappe Memimpin
Editorial 31 Desember 2025, 15:58
-
6 Calon Suksesor Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 30 Desember 2025, 13:10
-
6 Pemain yang Bisa Tinggalkan Man United pada Jendela Transfer Januari 2026
Editorial 30 Desember 2025, 12:43























KOMENTAR