Leicester bahkan dilanda prahara pada musim panas lalu. Para pemain mereka terlibat insiden seks sekaligus rasisme. Insiden itu menjadi salah satu penyebab dipecatnya pelatih Nigel Pearson.
Leicester lalu menunjuk Claudio Ranieri menjadi juru taktik. Tak disangka, kehadiran Ranieri ternyata menjadi katalis yang membuat Leicester menjadi kekuatan baru di kancah Liga Inggris.
Di awal musim, menurut bursa di hampir semua rumah taruhan, peluang juara Leicester hanya 5000:1. Leicester memang diperkirakan akan berjuang di papan bawah, berusaha menghindari degradasi.
Namun Leicester menunjukkan permainan yang konsisten sepanjang musim. Permainan mereka tidak indah; hanya menunggu diserang dan kemudian melepas serangan balik. Dieksekusi dengan baik, taktik sederhana ini berhasil mengantarkan The Foxes menjadi juara. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Inilah Kekurangan Chelsea Musim Ini Menurut Cahill
Liga Inggris 3 Mei 2016, 23:15
-
Arsenal Siap Tampung Jordon Ibe
Liga Inggris 3 Mei 2016, 23:01
-
Depay Tepis Rumor Hengkang dari MU Lewat Instagram
Liga Inggris 3 Mei 2016, 22:58
-
MU Yakin Raih Piala FA dan Lolos Liga Champions
Liga Inggris 3 Mei 2016, 22:57
-
Presiden: Pemain Bintang Leicester Tak Dijual
Liga Inggris 3 Mei 2016, 22:36
LATEST UPDATE
-
Bruno Fernandes jadi Pemain Terbaik Premier League 2025/2026
Liga Inggris 23 Mei 2026, 22:43
-
Hasil Kualifikasi Moto4 European Cup Catalunya 2026
Otomotif 23 Mei 2026, 21:39
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25
























KOMENTAR