
Bola.net - - Bos Chelsea, Maurizio Sarri menyebut bahwa musim ini memang berjalan sulit untuk timnya. Premier League sangat sulit, Chelsea harus berjuang dan memberikan kemampuan terbaik mereka untuk finis di zona empat besar akhir musim nanti.
Musim Chelsea tidak berjalan begitu mulus musim ini. Sarri menghadapi tantangan yang sulit di musim pertamanya. Bahkan posisi Sarri sudah terancam karena gaya bermain Chelsea yang gagal memenangkan hati fans.
Biar begitu, Sarri percaya kekuatan Sarri tidak bisa diremehkan. Dia percaya Chelsea patut dinilai sama kuatnya dengan tim-tim terkuat di Premier League musim ini seperti Manchester City atau Liverpool.
Sarri bahkan percaya keberhasilan Chelsea mencapai final Carabao Cup patut diapresiasi, meski mereka gagal juara. Baca pengakuan Sarri selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Carabao Cup Lebih Sulit
Saat ini Chelsea menghadapi dua target utama: finis empat besar di Premier League; dan berusaha menjuarai Liga Europa. Dia menegaskan bahwa Chelsea akan berusaha melakukan yang terbaik di kedua kompetisi tersebut.
Lebih lanjut, Sarri bahkan percaya kekuatan Chelsea sudah terbukti setelah mampu mencapai final Carabao Cup - meski pada akhirnya dikalahkan Man City. Baginya, mencapai final itu jauh lebih sulit daripada menembus final Liga Champions.
"Saya paham betul bahwa Premier League sangatlah sulit. Tanpa bermaksud mengabaikan, untuk mencapai final Piala Liga kami harus bermain melawan Liverpool, melawan Tottenham, dan final melawan Man City," buka Sarri di Chelseafc.com.
"Saya kira mencapai final Liga Champions masih lebih mudah [daripada final Carabao Cup]!" lanjutnya.
Tidak Mudah
Kini, nasib Chelsea ditentukan oleh keberhasilan menembus empat besar Premier League atau menjuarai Liga Champions. Keduanya sulit, Sarri mengakui itu, sebab itu dia percaya bahwa Chelsea harus mencoba terbaik di keduanya.
"Jadi, sangatlah sulit untuk mencapai empat besar Premier League, tetapi pada saat ini tentu saja ketika anda mencapai semifinal, itu juga akan jadi sangat sulit di Liga Europa."
"Anda tidak bisa mengharapkan sesuatu yang mudah, tetapi kami akan mencoba melakukan keduanya, ini bukan saatnya memilih," tutup Sarri.
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Diprotes Giroud Soal Jam Bermain, Begini Jawaban Maurizio Sarri
Liga Inggris 22 April 2019, 19:00
-
Arsenal Juga Berminat Pada Hazard
Liga Inggris 22 April 2019, 18:00
-
Prediksi Chelsea vs Burnley 23 April 2019
Liga Inggris 22 April 2019, 13:01
-
5 Tim Top yang Terancam Gagal ke Liga Champions Musim Depan
Editorial 22 April 2019, 11:47
-
Bagi Chelsea, Carabao Cup Lebih Sulit daripada Liga Champions
Liga Inggris 22 April 2019, 10:40
LATEST UPDATE
-
Hasil Dewa United vs Borneo FC: Alex Martins Cetak 2 Gol
Bola Indonesia 22 Februari 2026, 22:26
-
Kylian Mbappe Bermain Hanya dengan Kondisi Fisik 70 Persen
Liga Spanyol 22 Februari 2026, 20:54
-
Surabaya Samator Tutup Babak Reguler Proliga 2026 dengan Kemenangan
Bola Indonesia 22 Februari 2026, 20:23
-
Juventus Amburadul di Bursa Transfer: 3 Musim, Hanya 2 Pemain yang Sukses!
Liga Italia 22 Februari 2026, 20:22
-
Gagal ke Final Four, Bandung BJB Tandamata Kejar Kemenangan atas Jakarta Livin Mandiri
Voli 22 Februari 2026, 20:01
-
Persis Solo Terpuruk: 300 Hari Tanpa Kemenangan di Laga Kandang!
Bola Indonesia 22 Februari 2026, 18:32
-
Nonton Live Streaming Persib vs Persita di Indosiar - BRI Super League 2025/2026
Bola Indonesia 22 Februari 2026, 18:01
-
Inter Milan di Serie A: 92,6 Persen Scudetto!
Liga Italia 22 Februari 2026, 17:41
-
Bek Mereka Masuk Incaran MU, Juventus: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 22 Februari 2026, 17:00
-
5 Laga Tanpa Menang, Ada Apa dengan Juventus?
Liga Italia 22 Februari 2026, 16:46
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR