Fabregas menimba ilmu di La Masia sejak tahun 1997. Pada tahun 2003 ia menerima rayuan Arsenal dan hijrah ke London. Tak butuh waktu lama baginya untuk kemudian bisa bersinar di bawah asuhan Arsene Wenger.
Dalam wawancaranya bersama dengan Sky Sports, Fabregas ditanya di klub manakah perkembangan karir sepakbolanya melesat. Jawabannya pun sudah jelas.
"Di Arsenal, 100 persen! Di usia 16 tahun Anda datang dari barcelona bermain dengan pemain seusia Anda dan keesokan paginya Anda berlatih dengan pemain seperti Thierry Henry, Patrick Vieira, Dennis Bergkamp," seru gelandang timnas Spanyol ini.
"Kemudian di usia 17 tahun, Anda sudah bermain sebanyak 55 kali bagi tim utama Arsenal. Jadi dari detik di mana saya pindah ke Arsenal hingga ke detik di mana hengkang dari klub tersebut di usia 24 tahun, kurun waktu delapan tahun tersebut adalah waktu di mana saya berkembang paling pesat sebagai seorang pemain," tegasnya. [initial]
Baca Juga:
- Fabregas: Chelsea Punya Cukup Waktu Untuk Selamatkan Diri
- Fabregas Ucapkan Selamat Tinggal pada Premier League
- Fabregas: Messi Rekan Terbaik Saya
- Fabregas: Semua Omongan Mourinho Sia-sia
- Fabregas Minta Chelsea Merespon Kritik Mourinho
- Mourinho Nilai Penampilan Empat Pemain Ini Mengecewakan
- Fabregas Anggap Messi Pemain Super Langka
- Fabregas Yakin Neymar Akan Meneruskan Kebintangan Messi
- Fabregas Harap Messi Main di Clasico
- Suarez Datang, Fabregas Menyesal Tinggalkan Barca
- Fabregas: Saya Akan Bermain Hingga Pelatih Tak Menginginkan
- Fabregas Tak Setuju Benitez Dikritik di Madrid
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Henry: Lionel Messi Itu 'Freak'
Liga Spanyol 16 Desember 2015, 23:30
-
Enrique: Barca Pantang Remehkan Guangzhou
Bola Dunia Lainnya 16 Desember 2015, 22:18
-
Bagi Fabregas, Arsenal Lebih Berjasa Ketimbang Barcelona
Liga Inggris 16 Desember 2015, 19:29
-
Scolari Akui Hampir Latih Barcelona
Liga Spanyol 16 Desember 2015, 15:51
-
Scolari: Barcelona Bukan Cuma Messi
Liga Spanyol 16 Desember 2015, 15:49
LATEST UPDATE
-
Ricuh Bos Kartel Meksiko Tewas, Empat Laga Sepak Bola Ditunda
Bola Dunia Lainnya 23 Februari 2026, 16:15
-
Inter Milan Menang di Kandang Lecce, Federico Dimarco Dekati Rekor Serie A
Liga Italia 23 Februari 2026, 16:15
-
Real Madrid Sanggup Naik ke Puncak, tapi Tak Mampu Bertahan di Sana
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 16:10
-
Pesan untuk Mikel Arteta: Eberechi Eze Terlalu Bagus untuk jadi Cadangan!
Liga Inggris 23 Februari 2026, 16:05
-
Dijagokan Marc Marquez di MotoGP 2026, Marco Bezzecchi Merendah: Dia Lebih Diunggulkan
Otomotif 23 Februari 2026, 16:03
-
Keruntuhan Psikologis Juventus
Liga Italia 23 Februari 2026, 15:55
-
Juventus vs Galatasaray: Potensi Absennya Osimhen dan Icardi di Allianz Stadium
Liga Champions 23 Februari 2026, 15:45
-
Link Live Streaming PSIM vs Bali United di BRI Super League Hari Ini, 23 Februari 2026
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 15:45
-
Gol Kontroversial Parma Bungkam Milan, Eks Wasit Italia Ikut Buka Suara: Tidak Sah
Liga Italia 23 Februari 2026, 15:43
-
Gol Kontroversial Troilo Bikin Milan Tumbang dari Parma, Matteo Gabbia Pilih Tahan Emosi
Liga Italia 23 Februari 2026, 15:35
-
Milan vs Parma, Laga yang Menyakitkan Bagi Matteo Gabbia
Liga Italia 23 Februari 2026, 15:26
-
Viktor Gyokeres Yang Terlalu Kuat untuk Bek Tottenham
Liga Inggris 23 Februari 2026, 14:52
-
Marco Bezzecchi Bodo Amat Soal Kans Setim dengan Pecco Bagnaia di Aprilia: Bukan Urusan Saya
Otomotif 23 Februari 2026, 14:12
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR