Bola.net - Bruno Fernandes membantah tegas tudingan bahwa dia mulai kelelahan karena terus-menerus bermain dan selalu jadi bintang utama Manchester United. Sebaliknya, Bruno justtu merasa masih bisa lebih baik lagi.
Dugaan kelelahan ini muncul usai Bruno dicadangkan pada laga Manchester United vs Liverpool di FA Cup kemarin. Setelah sekian lama, gelandang Portugal ini memulai laga sebagai pemain pengganti.
Meski begitu, Bruno maju membantah keras. Dia tidak pernah merasa kelelahan, justru masih punya hasrat yang begitu tinggi untuk terus bermain.
Apa kata Bruno? Selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Tidak boleh lelah
Bruno memahami kekhawatiran itu. Dia nyaris tidak pernah beristirahat, selalu bermain dan selalu berperan penting. Meski begitu, baginya belum waktunya merasa lelah. "Lelah? Di usia 26 tahun Anda tidak boleh lelah!" tegas Bruno kepada Sky Sports.
"Jika saya kelelahan sekarang, ketika saya mencapai usia 30, 32, saya tidak akan bermain. Saya bakal hanya sekali bermain dari lima pertandingan. Jadi tidak, saya tidak kelelahan."
"Tentu saja pelatih tahu apa yang terbaik untuk tim, dan dia memilih bermain dengan Donny [di FA Cup] untuk menyegarkan tim," imbuhnya.
Mental juara
Selain itu, Bruno justru lebih fokus meraih trofi daripada bicara soal kesempatan istirahat. Dia sudah mengoleksi empat penghargaan individu Premier League Player of the Month, tapi baginya yang paling penting adalah membantu tim meraih trofi.
"Saya datang ke klub ini sebab saya tahu saya akan bergabung dengan klub yang ingin menjuarai segalanya, dan mentalitas saya, baik dalam hidup atau sepak bola adalah soal kemenangan," tegas Bruno.
"Juga, Anda pun perlu bersikap percaya diri, harus memercayai rekan-rekan, memercayai diri sendiri, dan Anda harus yakin. Dan saya akan terus percaya sampai situasinya benar-benar sudah tidak mungkin," tutupnya.
Sumber: Sky Sports
Baca ini juga ya!
- Kritik untuk Chelsea: Frank Lampard Harusnya Diberi Kesempatan!
- Kabar Bagus, Mbappe Serius Pertimbangkan Hijrah ke Liverpool
- Chelsea Sempat Dekati Dua Pelatih Jerman Sebelum Pecat Lampard
- Chelsea Dikritik Karena Pecat Lampard: Harusnya Tiru MU, Liverpool, dan Arsenal
- Gabung Arsenal, Martin Odegaard Debut Lawan MU?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Solskjaer Konfirmasi MU Bakal Lepas Facundo Pellistri
Liga Inggris 26 Januari 2021, 22:00
-
David De Gea Siap Bimbing Skuat Muda MU Jadi Juara EPL
Liga Inggris 26 Januari 2021, 21:00
-
Bukan Hanya Lingard, West Ham Juga Ingin Comot Pemain MU Ini
Liga Inggris 26 Januari 2021, 20:40
-
Bruno Fernandes: Saya Benci Kalah!
Liga Inggris 26 Januari 2021, 20:20
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Everton vs Man Utd: Live Streaming Premier League di Vidio
Liga Inggris 23 Februari 2026, 22:15
-
Permainan Mental Guardiola Bisa Jadi Petaka untuk Arsenal!
Liga Inggris 23 Februari 2026, 21:58
-
Shayne Pattynama Siap Hadapi Laga Emosional Persija vs Malut United
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 21:19
-
Prediksi BRI Super League: Bhayangkara FC vs Semen Padang 24 Februari 2026
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 20:47
-
Prediksi BRI Super League: Malut United vs Persija 24 Februari 2026
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 20:42
-
Dua Sisi Koin di Balik Performa Gemilang Virgil van Dijk
Liga Inggris 23 Februari 2026, 20:26
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09





















KOMENTAR