
Bola.net - Mantan pelatih Barcelona, Ernesto Valverde mengaku tidak terlalu tertarik mencoba berkarier di Premier League. Dia justru ingin menjajal liga-liga luar Eropa yang penuh tantangan.
Valverde dipecat Barca pada Januari 2020 lalu. Keputusan ini mengejutkan, sebab Valverde terbilang sukses mempersembahkan dua trofi La Liga dan Copa del Rey.
Pelatih sekelas Valverde jelas tidak akan lama menganggur. Ada banyak klub yang sudah mengantre, mungkin sebagian di antaranya dari Premier League.
Biar begitu, Valverde mengaku punya pandangan berbeda tentang kariernya. Baca halaman berikutnya ya, Bolaneters!
Mending ke Australia
Bekerja di Premier League selalu menarik. Banyak pelatih top yang bersaing di liga terbaik di dunia itu.
Valverde tidak membantah, Premier League memang hebat. Namun, untuk mendulang pengalaman, ternyata dia lebih tertarik pergi ke luar Eropa, misalnya ke Australia.
"Terkadang orang-orang bertanya pada saya: 'Bagaimana dengan Premier League?' dan saya berkata 'Sebenarnya saya lebih tertarik pergi ke Australia'," kata Valverde kepada Goal internasional.
"Karier di dunia sepak bola tidak bertahan selamanya dan terkadang Anda berpikir harus mengambil kesempatan untuk hidup di tempat-tempat aneh."
Meniru Iniesta
Tentang pandangan tersebut, Valverde memberi contoh keberanian Andres Iniesta hengkang ke Jepang. Menurutnya, Iniesta telah membuat keputusan berani dan sesuai dengan prinsip mencoba hal-hal baru.
"Saya memuji Andres ketika dia berkata bakal pergi ke Jepang. Saya berpikir: 'Wow, dia bisa memahami kebudayaan berbeda dan orang-orang berbeda', dan saya pun sangat tertarik ke Jepang," sambung Valverde.
"Kita lihat saja apa keputusan akhir saya. Saya belum menganggur terlalu lama jadi saya tidak perlu memutuskan apa pun. Saya masih belum punya gagasan yang jelas."
"Mungkin saja saya pergi ke luar negeri. Faktanya, saya suka melakukan hal-hal aneh, jadi saya tidak akan mencoret kemungkinan itu," tandasnya.
Sumber: Goal
Baca ini juga ya!
- Kode Raiola, Paul Pogba Gabung Juventus Musim Depan?
- Konsisten dan Komplet, MU Harus Habis-habisan Kejar Jadon Sancho
- Siapkan Gaji Rp1,6 Miliar, Manchester United Amankan Servis Moussa Dembele?
- MU Belum Pasti Main di Liga Champions, Jack Grealish Diminta Pikir-Pikir Dulu
- Diincar Chelsea dan Man United, Begini Sikap Jadon Sancho
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Balik ke Inggris, Klub Ini Dianggap Lebih Pas Bagi Coutinho Ketimbang Liverpool
Liga Inggris 14 Februari 2020, 20:46
-
Perseteruan Dengan Abidal Bukan Penyebab Macetnya Keran Gol Messi
Liga Spanyol 14 Februari 2020, 18:26
-
Meski Sempat Ribut, Situasi Lionel Messi Masih Aman di Barcelona
Liga Spanyol 14 Februari 2020, 18:20
-
Menduetkan Ronaldo dan Messi Itu Tidak Realistis, Kata Rivaldo
Liga Spanyol 14 Februari 2020, 17:51
-
Klasemen La Liga: Real Madrid Dibayangi Barcelona
Liga Spanyol 14 Februari 2020, 15:46
LATEST UPDATE
-
Dipercaya Jadi Caretaker MU, Darren Fletcher: Ini Beneran Kan?
Liga Inggris 7 Januari 2026, 10:27
-
Burnley vs MU: Kobbie Mainoo Bisa Comeback?
Liga Inggris 7 Januari 2026, 10:16
-
Manchester United dan Ole Gunnar Solskjaer Semakin Dekat untuk Balikan
Liga Inggris 7 Januari 2026, 10:02
-
BRI Super League: Ze Valente Mencapai Tonggak Penting 100 Laga
Bola Indonesia 7 Januari 2026, 09:56
-
West Ham vs Nottingham Forest: Keterpurukan West Ham di Premier League 2025/26
Liga Inggris 7 Januari 2026, 08:55
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58
-
3 Kandidat Pengganti Enzo Maresca di Chelsea
Editorial 1 Januari 2026, 13:40




















KOMENTAR